MANAGED BY:
SENIN
25 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 12 Juni 2021 10:43
Pentingnya Belajar dari Pengalaman; Janji-Janji Harus Diingat, Kalau Perlu Tagih..!!
AKRAB: Ibnu Sina dan Arifin Noor berhasil memenangkan kontestasi Pilkada Banjarmasin tahun ini. Foto diambil sebelum pandemi.

BANJARMASIN - Janji-janji Ibnu Sina dan Arifin Noor harus diingat-ingat. Kalau perlu ditagih.

Setidaknya, ada 20 kegiatan pembangunan yang disampaikan pada masa kampanye lalu.

Diberi slogan Baiman Jilid II, sebenarnya lanjutan dan kembangan saja dari periode sebelumnya. Contoh pembangunan trotoar di jalan protokol, normalisasi dan pariwisata sungai. Lalu pengembangan kawasan industri di Mantuil dan Alalak.

Yang baru, sebut saja pembangunan museum sungai dan pembangunan mall pelayanan publik.

Bagi dosen FISIP Universitas Lambung Mangkurat, Arif Rahman Hakim, pengalaman Ibnu Sina pada lima tahun terakhir merupakan pengalaman berharga.

Ia mengingatkan, ada beberapa kekurangan yang sebaiknya jangan diulangi.

Pertama, mengabaikan pemberdayaan masyarakat. "Terlalu terpaku pada pembangunan infrastuktur," ujarnya, Kamis (10/6). Padahal, pemberdayaan masyarakat itu penting, apalagi di tengah pandemi.

Ia menyayangkan trotoar yang mahal dan bagus tapi malah menjadi tempat parkir atau lapak dagangan.

Kedua, jangan terjebak pada penciptaan ikon-ikon kota. "Ikon yang abadi bukan lah bangunan-bangunan, tapi sumber daya orangnya," tegasnya.

Bisa dimulai dari edukasi sampai ke level rukun tetangga. Tak melulu harus pelatihan keterampilan kerja.

Soal pelatihan ke komunitas atau kelompok juga kurang diawasi. Akibatnya, keuntungan hanya dinikmati segelintir orang tersebut. Tidak menular ke tengah masyarakat.

Terakhir, ia menyoroti kabar miring yang kerap terdengar dari Balai Kota. Antar pejabat kerap berpolemik. Jelas mengganggu pembangunan dan bukan teladan yang baik untuk masyarakat.

"Wajar bila muncul perbedaaan pendapat di tataran pimpinan. Tapi hanya sebatas perbedaan pemikiran atau program. Ranah perdebatan cukup sampai di situ. Jangan sampai ada kepentingan lain yang ujung-ujungnya malah merusak," tutupnya. (war/fud/ema)


BACA JUGA

Senin, 25 Oktober 2021 12:54

Target 70 Persen Vaksin di Tanah Bumbu

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar menghadiri vaksinasi…

Senin, 25 Oktober 2021 12:52

Zairullah Ingin Bangun Istana Yatim di Semua Daerah

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar memeringati Maulid Nabi…

Senin, 25 Oktober 2021 12:51

Santri Punya Kesempatan Posisi Strategis

PANYIPATAN -  Peringatan Hari Santri Nasional 2021 mengangkat tema "Santri…

Senin, 25 Oktober 2021 12:49

Aspirasi Warga Langsung Ditanggapi Bupati Tala

TAKISUNG - Warga Desa Pagatan Besar yang mayoritas berprofesi sebagai…

Senin, 25 Oktober 2021 08:35
BREAKING NEWS

Sampah Meluber di Komplek Mulawarman, Sudah Lapor Tapi Dicueki

BANJARMASIN - Warga Komplek Pelajar Mulawarman kembali kecewa, karena hingga…

Sabtu, 23 Oktober 2021 19:38

Jembatan Basit Batal Diberi Nama Tokoh Kalsel

BANJARMASIN - Jembatan Basit yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo…

Sabtu, 23 Oktober 2021 19:34

2022, TPA Banjarbakula Kenakan Tarif

BANJARBARU - Sejak diresmikan Presiden RI Joko Widodo pada Februari…

Sabtu, 23 Oktober 2021 19:32

Saatnya Buka Semua Sekolah Belajar Tatap Muka

BANJARBARU - Melihat semakin melandainya kasus Covid-19 di Banua, Dinas…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:41

Jokowi: Jembatan Alalak, Tahan Gempa dan Kuat Sampai 100 Tahun

BANJARMASIN - Presiden RI Joko Widodo, (21/10) akhirnya meresmikan Jembatan…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:39

Presiden Pantau Vaksinasi, Mahasiswa Demo

BANJARMASIN – Sebelum meresmikan Jembatan Basit Presiden RI Joko Widodo…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers