MANAGED BY:
MINGGU
25 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 18 Juni 2021 13:05
Kuasa Hukum Tagih Komitmen Penyidik Kejaksaan Negeri HST, Masa Tahanan Ditambah 20 Hari
TAGIH JANJI: Para kuasa hukum tersangka dugaan korupsi PDAM HST setelah bertemu Kasi Pidsus Kejari HST, Kamis (17/6) siang. Mereka akan datang lagi Senin 21 Juni untuk bertemu Kepala Kejaksaan Negeri HST. | FOTO: JAMALUDDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO,

BARABAI- Para kuasa hukum tersangka dugaan korupsi PDAM HST mendatangi Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Tengah, Kamis (17/6) siang. Mereka menagih konsistensi penyidik setelah para tersangka mengembalikan uang dugaan korupsi ke kejaksaan pada 31 Mei 2021 lalu.

"Para tersangka ini dijamin tidak akan ditahan setelah mengembalikan uang. Tapi faktanya tetap ditahan. Jaminan awalnya seperti itu," kata Muhammad Rusdi, kuasa hukum tersangka Kodriadi.

Rusdi menilai penyidik tidak bisa memegang komitmen. "Jadi kerugian negara Rp354 juta itu dibagi empat. Masing-masing mengembalikan Rp88.500.000 dengan jaminan tidak ditahan. Mana komitmen teman-teman penyidik?," tanyanya.

Bahkan masa penahanan tersangka korupsi PDAM HST diperpanjang 20 hari ke depan. Yang sebelumnya habis pada 12 Juni 2021. Rusdi menduga bukti-bukti dan dokumen yang dimiliki Kejaksaan Negeri HST belum lengkap. Sehingga penyidik belum bisa melimpahkan berkas perkara ke pengadilan Tipikor. "Benar saja, sampai saat ini ternyata berkas masih tahap satu. Pasti berkasnya belum lengkap. Kalau sudah lengkap enggak mungkin masa penahanan diperpanjang lagi," bebernya.

Sedangkan kuasa hukum Antung Nimatunzaidah, Dermawan Saputra mengatakan pihaknya akan menelusuri siapa yang melaporkan dugaan korupsi PDAM HST ini. "Kasus ini kan bukan temuan Kejaksaan Negeri HST, tapi laporan. Makanya kami akan meneliti siapa yang melaporkan," katanya.

Menurutnya laporan ini dianggap palsu jika tidak sesuai dengan fakta yang ada. "Nah kalau sudah laporan palsu, ini bahaya. Kami akan pidanakan. Soalnya keterangan dari Dirut PDAM HST, semua yang dilakukan sudah sesuai peraturan di PDAM," ungkapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers