MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 18 Juni 2021 16:00
Dunia Usaha Mulai Menggeliat, 6 Ribu Pekerja Masih Terdampak Covid
BANYAK MENGANGGUR: Para buruh mengaso seusai kerja proyek. Sejak 2020 lalu 11 ribu tenaga kerja di Kalsel yang kehilangan pekerjaan. Sekarang, angka tersebut menurun jadi 6 ribu orang.

BANJARBARU - Memasuki 2021 dunia kerja di Kalsel mulai menggeliat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya perusahaan yang kembali memanggil karyawannya, setelah sebelumnya dirumahkan.

Kepala Disnakertrans Kalsel, Siswansyah mengatakan, lantaran terdampak Covid-19 pada 2020 ada 11 ribu tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan. Baik itu dirumahkan, maupun di PHK. Sekarang, angka tersebut tersisa 6 ribu orang.

"Karena sejak Januari 2021 dunia usaha mulai menggeliat. Yang dirumahkan, dipanggil perusahaannya untuk bekerja lagi," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Dia mengungkapkan, pekerja yang mulai dipanggil perusahaan paling banyak di sektor pariwisata. Seperti, restoran, mal dan lain-lain. "Kalau yang masih belum kerja kebanyakan para buruh harian lepas di pelabuhan," ungkapnya.

Walaupun belum semua tenaga kerja kembali bekerja, namun dia optimis dunia usaha bisa stabil lagi. "Hal itu ditandai dengan patuhnya perusahaan membayar THR. Tahun lalu banyak perusahaan yang menyicil THR, sementara tahun ini sebagian besar tepat waktu," ujarnya.

Disampaikan Siswansyah, tahun ini dari sekitar 4 ribu perusahaan cuma 14 yang digugat karena tidak membayar THR. Namun, setelah diproses sudah ada 11 yang menyelesaikannya. "Jadi hanya sisa 3 perusahaan yang bermasalah dengan THR. Artinya, perusahaan di Kalsel sudah membaik," ucapnya.

Dia berharap, wabah virus corona segera berlalu. Sehingga, dunia usaha bisa semakin menggeliat. "Sebenarnya, setelah menuju new normal ini ekonomi mulai menggeliat. Sebab, hotel, rumah makan, mal dan hiburan sudah mulai memanggil karyawannya kembali," ujarnya.

Sementara itu, selain para pekerja yang mulai dipanggil perusahaan untuk bekerja lagi, Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel mencatat, angka pengangguran periode Agustus 2020 - Februari 2021 juga mengalami penurunan.

Kepala BPS Kalsel, Yos Rusdiansyah mengatakan, pada Agustus 2020 jumlah pengangguran di Banua mencapai 103.648 orang, sedangkan Februari 2021 turun menjadi 95.001. "Jadi ada penurunan sekitar 8.647 orang," katanya, baru-baru tadi.

Diungkapkannya, pengangguran yang mereka catat merupakan masyarakat yang masuk dalam penduduk usia kerja berusia di atas 15 tahun. "Karena usia ini memiliki potensi untuk masuk ke pasar kerja," ungkapnya.

Yos menambahkan, penduduk usia kerja di Kalsel dalam setahun terakhir mengalami kenaikan: dari 3,13 juta orang pada Februari 2020, menjadi 3,18 juta di Februari 2021. "Penduduk usia kerja cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk Kalsel," tambahnya.

Terkait turunnya angka pengangguran di Banua, dia menyampaikan, ini dikarenakan semua lapangan pekerjaan mengalami kenaikan dalam menyerap tenaga kerja. "Kecuali sektor pertanian, perdagangan, rumah makan dan jasa akomodasi yang mengalami penurunan," ucapnya.

Sektor pertanian sendiri kata dia, saat ini masih menjadi lapangan pekerjaan yang memiliki distribusi tenaga kerja terbesar. "Pada Februari 2021 ada 30,64 persen penduduk Kalsel yang bekerja di sektor pertanian. Turun dibandingkan Agustus 2021 yang mencapai 33,33 persen," katanya.

Sedangkan, perdagangan, rumah makan dan akomodasi menurut Yos, menjadi sektor terbesar kedua dalam menyerap tenaga kerja. Februari 2021, ada 26,61 persen penduduk Banua bekerja di sektor ini. Sedangkan Agustus 2020 sebanyak 26,65 persen.

Ihwal lapangan kerja yang mengalami kenaikan dalam menyerap tenaga kerja, dia menyebut, salah satunya sektor jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan. "Sektor ini Agustus 2020 cuma menyerap 15,65 persen tenaga kerja. Pada Februari 2021 mampu menyerap 17,43 persen tenaga kerja," sebutnya.

Sektor transportasi, pergudangan dan komunikasi juga mengalami kenaikan penyerapan tenaga kerja: dari 4,60 persen menjadi 4,87 persen. "Sektor industri juga naik, dari 8,79 persen pada Agustus 2020, menjadi 8,89 persen pada Februari 2021," ucap Yos. (ris/ran/ema) 


BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 18:56

Abdul Karim Resmi Dipecat dari KPU Banjar

BANJARMASIN - Abdul Karim Omar resmi dipecat sebagai Komisioner KPU…

Sabtu, 18 September 2021 18:49

Ratusan Sopir Bus Divaksin

BANJARBARU - Vaksinasi di Kalimantan Selatan mulai menyasar ke sejumlah…

Sabtu, 18 September 2021 18:12
Pemkab Tanah Bumbu

Penyegaran Kembali Dilakukan

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kembali melakukan penyegaran di…

Sabtu, 18 September 2021 17:48
Pemkab Tanah Bumbu

Posyandu Widuri Dinilai

BATULICIN – Posyandu Widuri Desa Ringkit, Kecamatan Kuranji, mewakili Kabupaten…

Sabtu, 18 September 2021 09:45
Pemkab Tanah Laut

3000 Vaksin Untuk Ponpes dan Madrasah Di Tanah Laut

PELAIHARI - Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mencapai herd…

Sabtu, 18 September 2021 09:40
Pemkab Tanah Laut

PKM Bumi Makmur Akan Menjadi PKM Rawat Inap

PELAIHARI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut sedang menyusun perencanaan…

Sabtu, 18 September 2021 09:38
Pemkab Tanah Laut

Tim Wastib Beraksi Lagi

PELAIHARI – Sempat berjalan lancar, keluhan akan kelangkaan Liquid Petroleum…

Jumat, 17 September 2021 18:43

Mesti Rampung Tahun ini, Jalan Mesjid Jami Bakal Dilebarkan Sampai 12 Meter

BANJARMASIN – Proyek pelebaran jalan di kawasan Masjid Jami Sungai…

Jumat, 17 September 2021 18:30

Banjarmasin Seleksi 1.516 Calon Guru PPPK, Jangan Tunggu Kesempatan Ketiga

BANJARMASIN – Sebanyak 1.851 calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja…

Jumat, 17 September 2021 15:39

Yatim karena Covid-19 dapat Bantuan, Langsung dari Menteri Risma

BANJARMASIN – Anak-anak di Banjarmasin yang menjadi yatim setelah ditinggal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers