MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Sabtu, 19 Juni 2021 04:49
Neraca Perdagangan Kalsel Surplus USD640 Juta

BANJARBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan mencatat, neraca perdagangan (ekspor impor) Kalimantan Selatan mengalami surplus USD640,09 juta pada bulan Mei 2021.

Hal tersebut disebabkan meningkatnya ekspor dengan nilai USD671,15 juta atau naik 28,42 persen, dibanding bulan sebelumnya sebesar USD522,61 juta.

Kepala BPS Kalsel, Yos Rusdiansyah mengatakan dibandingkan dengan nilai ekspor bulan Mei 2020 yang mencapai USD363,57 juta, nilai ekspor bulan Mei 2021 juga naik sebesar 84,60 persen.

Adapun kelompok komoditas barang yang paling banyak diekspor kata dia, kelompok bahan bakar mineral yakni sebesar USD524,60 juta. "Sedangkan negara tujuan ekspor terbesar adalah Tiongkok dengan nilai USD274,00 juta,” ujar Yos.

Di sisi lain, meskipun mengalami kenaikan, nilai impor Kalimantan Selatan tidak sebesar capaian ekspor, dengan mencatatkan USD31,06 juta pada bulan Mei 2021.

“Jika dibandingkan dengan nilai impor bulan Mei 2020, nilai tersebut naik sebesar 55,10 persen yang pada saat itu nilainya mencapai USD20,03 juta,” papar Yos.

Dia menyebutkan, negara importir tertinggi untuk Kalsel, yakni Korea Selatan dengan nilai USD21,34 juta, yang naik sebesar 8,49 persen dibandingkan pada April 2021.

“Diikuti oleh impor dari Malaysia yang mencapai USD3,57 juta. Berikutnya adalah impor dari Tiongkok dengan nilai USD3,49 juta yang juga mengalami kenaikan sebesar 46,13 persen,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani membenarkan jika ada kenaikan neraca perdagangan Kalsel pada Mei 2021. "Ini disebabkan lebih besar ekspor, dibandingkan impor," bebernya.

Kondisi ini menurutnya, perlu menjadi perhatian para pelaku usaha untuk terus meningkatkan produksi dan perbaikan kualitas produk. "Mengingat saat ini permintaan pasar dunia semakin tinggi, terutama terhadap komoditi dan produk pertambangan serta kelapa sawit/CPO," ujarnya.

Terlebih saat ini kata dia, harga kedua komoditi tersebut sedang mengalami kenaikan di pasar dunia. Begitu pula produk lainnya, seperti karet alam, kayu maupun rotan.

"Pelaku usaha harus memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya untuk turut serta memperbaiki pertumbuhan ekonomi Kalsel dan Indonesia pada umumnya," ucapnya.

Sedangkan pemerintah menurutnya harus semakin memperbaiki pelayanan terhadap upaya-upaya peningkatan perekonomian dengan memberikan kemudahan untuk para pelaku usaha. "Pelayanan yang cepat serta tepat sangat diperlukan, agar terjalin kerjasama yang baik dan harmonis dengan pelaku usaha," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 19:00

Ingin Buka, Museum Tunggu Izin

BANJARBARU - Hampir dua tahun sudah Museum Lambung Mangkurat di…

Jumat, 17 September 2021 21:01
PLN Kalselteng

PLN Kalselteng Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Kalteng

PALANGKA RAYA - Tidak hanya fokus melakukan memulihkan pasokan listrik,…

Jumat, 17 September 2021 13:32

Belum Pasti Kapan Bioskop Buka

BANJARBARU - Mulai kemarin (16/9) bioskop di seluruh Indonesia dibuka…

Kamis, 16 September 2021 18:58

Pelaku Usaha Minta Jangan Diketati Lagi

BANJARMASIN - Turunnya level PPKM di Banjarmasin dan Banjarbaru disambut…

Kamis, 16 September 2021 15:39

Ada Wacana Kenaikan Tarif Air Leding, PDAM: Pemprov Lebih Tahu

BANJARMASIN – Wacana kenaikan tarif air leding menghebohkan media sosial.…

Kamis, 16 September 2021 15:34

Harga Elpiji Ingin Dinaikkan, Momennya yang Tidak Tepat

BANJARMASIN – Usulan Hiswana Migas Kalsel untuk menaikkan harga eceran…

Rabu, 15 September 2021 09:44

Pandemi, Baayun Maulid di Masjid Banua Halat Kembali Ditiadakan

RANTAU – Pelaksanaan Baayun Maulid belum bisa di gelar pada…

Selasa, 14 September 2021 17:46

Ternyata Bukan Cuma Isu, Hiswana Minta HET Gas 3 Kg Dinaikkan

BANJARMASIN - Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi Kalsel…

Selasa, 14 September 2021 16:21

Kumuh, Los Ikan Pasar Keramat Barabai Ditinggal Pedagang

BARABAI – Setelah diterjang banjir, tak ada upaya serius Pemerintah…

Selasa, 14 September 2021 15:46

PPKM Picu Deflasi

BANJARBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel, telah merilis Indeks…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers