MANAGED BY:
MINGGU
17 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 19 Juni 2021 04:58
Sengketa Tapal Batas HST-Kotabaru Berakhir
ALOT: Rapat penyelesaian tapal batas wilayah antara Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dengan Kabupaten Kotabaru di Aula Kantor Gubernur Kalsel di Banjarmasin, Kamis (17/6). | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN - Rapat penyelesaian tapal batas wilayah antara Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dengan Kabupaten Kotabaru di Aula Kantor Gubernur Kalsel di Banjarmasin, Kamis (17/6) sempat alot. Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA menyebut rapat itu “hot" atau panas.

Pantas saja. Meski berdiskusi panjang, adu argumen kerap terjadi. Perbatasan yang disoal sendiri berada di wilayah kawasan hutan lindung di kaki pegunungan Meratus. Kawasan ini luasnya sekitar 34 ribu hektare. Selama ini, wilayah ini masuk ke Kabupaten Kotabaru.

Di rapat itu, Kabupaten HST diwakili oleh Aulia Oktafiandi (Bupati HST), sedangkan dari Kotabaru dihadiri oleh Said Akhmad (Sekda). Aulia meminta dari 34 ribu hektare tersebut ditarik garis lurus. Sehingga dua anak desa yang ada di wilayah tersebut terakomodir jadi satu wilayah dan masuk Kabupaten HST.

Di sisi lain, Said Akhmad juga bersikukuh kawasan tersebut sudah menjadi wilayah Kabupaten Kotabaru sejak lama. Lantaran perdebatan cukup panas dan tak ada titik temu, Safrizal menengahi.

Dia mengatakan, jalan tengah harus diambil, yakni 11 ribu hektare diberikan ke Kabupaten HST, dan sisanya masuk kawasan Kotabaru. “Meski cukup “hot”, saya kira ini sudah keputusan yang cukup adil,” ucap Safrizal.

Dituturkannya, penyelesaian persoalan batas wilayah memang cukup berat. Terlebih ketika kedua belah pihak saling ngotot. “Harus ada titik temu, ini juga untuk kesejahteraan masyarakat di wilayah itu,” katanya.

Kesepakatan ini sebagai bahan pembuatan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) yang rencananya dikeluarkan pada bulan Juli mendatang.

Disampaikannya, persoalan batas daerah merupakan tuntutan dari UU Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah tentang Kemudahan Perizinan, yang syaratnya adalah menyusun tata ruang. “Jangan sampai gara-gara persoalan batas daerah, investasi terganggu,” ucapnya.

Di sisi lain, meski cukup berat dengan kesepakatan tersebut, Aulia mengaku menerima. “Mau bagaimana lagi, tadi kami minta setengahnya saja yakni 17 ribu hektare, tapi diberikan provinsi hanya 11 ribu hektare,” tuturnya. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Minggu, 17 Oktober 2021 12:57

STC dan PWI Gelar UKW Angkatan XIII

BANJARMASIN - Sebagai organisasi profesi wartawan yang memiliki banyak anggota…

Sabtu, 16 Oktober 2021 15:31

Gara-gara Bandara, Salah Level PPKM

BANJARMASIN - Perubahan berkali-kali status PPKM di Kota Banjarmasin ditengarai…

Sabtu, 16 Oktober 2021 15:29

Bando Segera Dieksekusi, Ahmad Muzaiyin: Tunggu Penunjukan Pihak Ketiga

BANJARMASIN - Meski proses eksekusi puing baliho bando yang masih…

Sabtu, 16 Oktober 2021 14:27

[BANUA PEDIA] Fakta Menarik dari Masjid Syuhada Balangan: Markas Pejuang Melawan Belanda

Masjid Syuhada yang berada di Desa Hujan Mas Kecamatan Paringin…

Sabtu, 16 Oktober 2021 14:17

Ada yang Mau ? Pemkab Tanah Bumbu Lelang Ratusan Kendaraan

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Badan Pengelolaan Keuangan…

Sabtu, 16 Oktober 2021 14:16

Pengurus BPKRMI Kepayang Tanah Bumbu Dilantik

BATULICIN – Pengurus DPK BKPRMI Kecamatan Teluk Kepayang dilantik di…

Sabtu, 16 Oktober 2021 14:14

Tutup Gelaran Open Tournament Futsal Dengan Laga Eksebisi

PELAIHARI - Laga eksebisi mewarnai penutupan Open Tournament Futsal Tanah…

Sabtu, 16 Oktober 2021 14:13

Pemkab Tala Kembali Gelar Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW

PELAIHARI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala) menggelar Peringatan…

Sabtu, 16 Oktober 2021 14:09

Tenang, Jembatan Basit Hanya Ditutup Saat Diresmikan

BANJARMASIN - Jembatan Sungai Alalak bakal diresmikan Presiden Joko Widodo…

Sabtu, 16 Oktober 2021 14:07

Siapkan Uang Banyak, Biaya Umrah Bakal Naik

BANJARMASIN - Meski sudah ada lampu hijau dari Kerajaan Arab…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers