MANAGED BY:
KAMIS
23 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 23 Juni 2021 10:10
Sampai di Kantor Presiden, Petisi Mahasiswa Banua Diterima Staf TU
AMANAT MAHASISWA: Rombongan dari DPRD Kalsel menyerahkan petisi dari mahasiswa Kalsel untuk presiden RI di Jakarta, kemarin (22/6). | FOTO: ENDANG SYARIFUDDIN/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN - Petisi mahasiswa Banua untuk memecat Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri telah disampaikan DPRD Kalsel ke kantor presiden.

Surat tuntutan mahasiswa itu dibawa tiga legislator: Rachmah Norlias, Noortita Ayu Febria Roosani dan Firman Yusi. Diserahkan kepada Sekretariat Negara (Setneg) dan Kantor Staf Presiden di Jakarta, kemarin (22/6) pagi.

"Kami berangkat pagi, langsung ke kantor setneg dan staf presiden," kata Firman kepada Radar Banjarmasin via sambungan telepon.

Persoalannya, DKI Jakarta sedang memberlakukan PPDB akibat lonjakan kasus COVID-19. Pegawai pemerintah dan karyawan swasta diminta bekerja dari rumah. Tak terkecuali di kantor setneg dan staf presiden. DPRD datang pada momen yang kurang tepat.

Para tamu pun tak bisa berlama-lama. Tapi Firman menjamin, sebelum diserahkan, surat itu sudah dibacakan terlebih dulu.

"Di setneg, kami tak bisa berdialog. Hanya diterima staf tata usaha saja," jelasnya.

Dihubungi terpisah, Ketua Aliansi BEM se-Kalsel, Ahmad Renaldi mengaku sudah menerima kabar serupa. "Iya, dikabari dewan," ujarnya.

Apakah mahasiswa sudah puas? Renaldi tak bisa menjawab sekarang. Ia harus berembuk dulu dengan rekan-rekan mahasiswa lainnya.

"Masih konsolidasi untuk menentukan aksi selanjutnya. Mungkin satu dua hari ke depan diputuskan," jawabnya.

Sehari sebelumnya, ratusan mahasiswa berdemo di Jalan Lambung Mangkurat, depan gedung DPRD Kalsel. Ketika diadang aparat, aksi tersebut nyaris ricuh.

Aksi itu merupakan pembelaan terhadap KPK yang kian dilemahkan. Dimulai sejak revisi Undang-Undang KPK dan skandal tes wawasan kebangsaan (TWK) yang berujung pada pemberhentian 51 pegawai KPK. (gmp/fud/ema)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers