MANAGED BY:
KAMIS
23 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Kamis, 01 Juli 2021 14:55
Akankah Dikelola..?? Rawa-Rawa di Kabupaten Hulu Sulu Utara Berpotensi Gas Metana
POTENSI: Wilayah darat dan perairan di Kabupaten HSU mengandung cadangan gas metana. | Foto: Muhammad Akbar/Radar Banjarmasin

AMUNTAI - Diam-diam, wilayah daratan perairan dan rawa di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menyimpan potensi sumber daya alam berupa gas metana. Apabila dikelola, memungkinkan meningkatkan ekonomi di daerah ini.

Fenomena munculnya gas metana ini kerap dijumpai warga saat melakukan pengeboran air tanah. Khususnya di Kecamatan Babirik dan Danau Panggang. Bau gas sering muncul menyengat.

Soal potensi gas metan ini pernah diberitakan Radar Banjarmasin, Maret 2016. Saat itu, Johan, warga RT 03 Desa Sungai Dalam, Kecamatan Babirik berniat mengolah sumur bor. Yang tak hanya air, gas juga ikut serta.

Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda HSU Ir Muhammad Rafiq membenarkan potensi kandungan mineral berupa metana di HSU. Geografis daerah ini merupakan lahan rawa dan gambut. 

Dengan demikian, tidak menutup kemungkinan di bawah rawa mengandung mineral metana. "Beberapa kejadian gas yang keluar apabila disulut api berkobar dan mengeluarkan bau khas metana," katanya, Rabu (30/6).

Pria yang pernah bertugas di Tim-Tim (Timor-Timor,red) ini mengaku, menurut ahli dari PT Pertamina EP yang pernah melihat lokasi saat itu, gas yang keluar merupakan metana pada permukaan.

"Infonya, gas ini keluar akibat proses penggalian sumur bor, saat tepat berada pada kedalaman 80 meter. Cadangannya tidak terlalu banyak," ungkapnya. Namun dapat dipastikan, hampir di seluruh wilayah HSU memiliki potensi kandungan gas tersebut.

Budi Lesmana, akademisi di STIA Amuntai, menyampaikan, secara normatif daerah yang punya potensi SDA gas metana tentu berkah. Apalagi gas pada jangka panjang sebenarnya dapat memberi manfaat bagi daerah.

Tetapi, karena sifat SDA yang ada bukan mineral atau ekstrak, tentu butuh perlakuan yang lebih khusus. "Kita harapkan dari pemerintah dan Pertamina selaku pemegang kuasa khusus minyak dan gas, menjamin bahwa SDA itu aman bagi publik dan ekosistem setempat," ucapnya. (mar)


BACA JUGA

Selasa, 21 September 2021 13:56

Ditegur Satpol PP, Izin Caviar pun Disoal

BANJARMASIN – Pengelola tempat hiburan malam (THM) yang melabrak PPKM…

Senin, 20 September 2021 13:46

Hiswana Usul Naikkan Gas 3kg, Pakar: Pemprov Harus Melihat Keadaan

BANJARMASIN – Pakar ekonomi Gusti Suryasari Rahmatiilah merespons usulan Hiswana…

Sabtu, 18 September 2021 19:00

Ingin Buka, Museum Tunggu Izin

BANJARBARU - Hampir dua tahun sudah Museum Lambung Mangkurat di…

Jumat, 17 September 2021 21:01
PLN Kalselteng

PLN Kalselteng Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Kalteng

PALANGKA RAYA - Tidak hanya fokus melakukan memulihkan pasokan listrik,…

Jumat, 17 September 2021 13:32

Belum Pasti Kapan Bioskop Buka

BANJARBARU - Mulai kemarin (16/9) bioskop di seluruh Indonesia dibuka…

Kamis, 16 September 2021 18:58

Pelaku Usaha Minta Jangan Diketati Lagi

BANJARMASIN - Turunnya level PPKM di Banjarmasin dan Banjarbaru disambut…

Kamis, 16 September 2021 15:39

Ada Wacana Kenaikan Tarif Air Leding, PDAM: Pemprov Lebih Tahu

BANJARMASIN – Wacana kenaikan tarif air leding menghebohkan media sosial.…

Kamis, 16 September 2021 15:34

Harga Elpiji Ingin Dinaikkan, Momennya yang Tidak Tepat

BANJARMASIN – Usulan Hiswana Migas Kalsel untuk menaikkan harga eceran…

Rabu, 15 September 2021 09:44

Pandemi, Baayun Maulid di Masjid Banua Halat Kembali Ditiadakan

RANTAU – Pelaksanaan Baayun Maulid belum bisa di gelar pada…

Selasa, 14 September 2021 17:46

Ternyata Bukan Cuma Isu, Hiswana Minta HET Gas 3 Kg Dinaikkan

BANJARMASIN - Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi Kalsel…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers