MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Kamis, 01 Juli 2021 15:17
Pemprov Tak tahu Investasi Kotabaru

BANJARMASIN - Meski kabar investasi besar di Kotabaru sudah lama beredar, namun pemerintah provinsi mengaku masih tidak mengetahui secara pasti. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kalsel, Nafarin menerangkan, sampai saat ini pihaknya belum mendapat kabar resmi. Hanya dapat kabar dari kabupaten dan melalui media.

Meski demikian dia memaklumi hal itu. “Memang saat ini kewenangannya tak ada di Pemprov Kalsel. Lebih banyak di pemerintah pusat. Kecuali izin lokasi dan IMB yang dikeluarkan pemerintah kabupaten dan kota,” terangnya kemarin. 

Pemprov sebutnya, hanya dalam kapasitas fasilitasi. Soal izin lingkungan pun tambahnya kewenangannya ada di pemerintah pusat. “Pemberitahuan saja ke provinsi. Sampai ini belum ada juga secara resmi. Saya hanya dapat kabar dari media dan informasi dari kabupaten. Karena itu tadi. Kewenangannya tak ada di provinsi,” imbuhnya.

Meski demikian, Nafarin mengatakan, dengan hadirnya kilang minyak tersebut, tentu akan berdampak besar bagi Kalsel. Khususnya di sektor ekonomi. “Belum lagi akan banyaknya terserap tenaga kerja,” tukasnya seraya mengatakan posisi kilang minyak yang berada tak jauh dari kawasan ekonomi khusus (KEK) Mekar Putih sebut Nafarin memang sangat strategis.

Seperti diketahui, Sekretaris Daerah Kotabaru, Said Akhmad mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan rapat dengan investor asal Oman di Jakarta terkait pembangunan kilang minyak ini. Bahkan sebutnya, pihaknya telah mengeluarkan perizinan bagi perusahaan asal Oman tersebut untuk membangun kilang minyak di Kotabaru.

Untuk membangun kilang minyak ini terangnya, perusahaan tersebut memerlukan lahan sekitar 1.500 hektare termasuk sarana lainnya. Dikatakannya, pihak perusahaan juga sudah menghitung populasi penduduk yang ada di daerah pantai, untuk pembangunan pipa dan pelabuhan. Dari data sementara sebutnya, jumlah perumahan yang akan diganti rugi sekitar 800 kepala keluarga.

Perusahaan asal Oman ini rencananya akan membangun industri hilir untuk pengolahan minyak mentah menjadi bahan jadi siap pakai, seperti minyak sebagai bahan bakar dan lainnya. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 19:00

Ingin Buka, Museum Tunggu Izin

BANJARBARU - Hampir dua tahun sudah Museum Lambung Mangkurat di…

Jumat, 17 September 2021 21:01
PLN Kalselteng

PLN Kalselteng Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Kalteng

PALANGKA RAYA - Tidak hanya fokus melakukan memulihkan pasokan listrik,…

Jumat, 17 September 2021 13:32

Belum Pasti Kapan Bioskop Buka

BANJARBARU - Mulai kemarin (16/9) bioskop di seluruh Indonesia dibuka…

Kamis, 16 September 2021 18:58

Pelaku Usaha Minta Jangan Diketati Lagi

BANJARMASIN - Turunnya level PPKM di Banjarmasin dan Banjarbaru disambut…

Kamis, 16 September 2021 15:39

Ada Wacana Kenaikan Tarif Air Leding, PDAM: Pemprov Lebih Tahu

BANJARMASIN – Wacana kenaikan tarif air leding menghebohkan media sosial.…

Kamis, 16 September 2021 15:34

Harga Elpiji Ingin Dinaikkan, Momennya yang Tidak Tepat

BANJARMASIN – Usulan Hiswana Migas Kalsel untuk menaikkan harga eceran…

Rabu, 15 September 2021 09:44

Pandemi, Baayun Maulid di Masjid Banua Halat Kembali Ditiadakan

RANTAU – Pelaksanaan Baayun Maulid belum bisa di gelar pada…

Selasa, 14 September 2021 17:46

Ternyata Bukan Cuma Isu, Hiswana Minta HET Gas 3 Kg Dinaikkan

BANJARMASIN - Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi Kalsel…

Selasa, 14 September 2021 16:21

Kumuh, Los Ikan Pasar Keramat Barabai Ditinggal Pedagang

BARABAI – Setelah diterjang banjir, tak ada upaya serius Pemerintah…

Selasa, 14 September 2021 15:46

PPKM Picu Deflasi

BANJARBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel, telah merilis Indeks…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers