MANAGED BY:
RABU
20 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Sabtu, 03 Juli 2021 12:01
Kalsel Haus Investasi Asing, Tawarkan Sejumlah Proyek ke Investor Korsel
KARPET MERAH: Penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) yang dilakukan oleh Pemprov Kalsel dengan manajemen PT Pasific Global Investment, Korea Selatan di ruang rapat Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru, Jumat (2/7). | FOTO: BIRO ADPIM KALSEL

BANJARBARU - Lantaran menghabiskan anggaran sangat besar, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memutuskan untuk menawarkan sejumlah proyek strategis bidang infrastruktur dengan nilai triliunan rupiah kepada manajemen PT Pasific Global Investment, Korea Selatan.

Penjajakan kerja sama tersebut telah dipertajam dalam penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) yang dilakukan di ruang rapat Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru, Jumat (2/7).

Penandatangan MoU Pemprov Kalsel dengan perusahaan di bawah naungan Fasific Group, sekaligus rapat pembahasan investasi tersebut menghadirkan Ketua DPRD Kalsel, Supian HK dan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalsel, Nurul Fajar Desira di awal pertemuan memaparkan, proyek yang ditawarkan ke investor Korsel di antaranya ialah pembangunan Jembatan Pulau Laut - Dataran Kalimantan senilai Rp3,6 triliun.

Saat ini, jembatan yang terletak di antara Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu itu sudah terbangun jalan penghubung. Sementara, bentang utama jembatan sepanjang 700 meter belum dibangun.

Fajar menambahkan, proyek kedua yang ditawarkan yaitu pembangunan Jalan Lintas Banjarbaru – Batulicin, Tanah Bumbu yang sudah memiliki Kawasan Ekonomi Terpadu (KET).

"Jalan sepanjang 157 kilometer ini akan melintasi Pegunungan Meratus yang bisa mempercepat jarak tempuh dibanding jalur yang digunakan masyarakat saat ini,” tambahnya.

Estimasi biaya proyek tersebut kata dia mencapai Rp14,3 triliun, dengan tawaran pola pinjaman daerah kepada investor.

Selanjutnya, proyek yang ditawarkan yakni jalur kereta api sepanjang 215 kilometer yang menghubungkan Kota Banjarmasin – Tanjung, Kabupaten Tabalong dengan perkiraan biaya Rp25,7 triliun.

Pembangunan Pelabuhan Trisakti baru senilai Rp220 miliar di Kota Banjarmasin juga jadi alternatif investor Korsel yang berminat berinvestasi di Kalsel.

Jika proyek ini ditambah dengan kawasan industri terpadu di Mantuil, investasi diperkirakan mencapai Rp2 triliun. "Kita tawarkan proyek pelabuhan, lengkap dengan kawasan ekonomi terpadu dan jalan aksesnya,” jelas Fajar.

Terakhir disampaikannya, proyek tambahan yang ditawarkan Pemprov Kalsel adalah pembangunan Pusat Jantung Terpadu di RSUD Ulin Banjarmasin senilai Rp175 miliar dengan pola kerja sama berupa pinjaman.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA mengatakan, setelah penandatanganan MoU, akan dilanjutkan dengan tahapan lain yang lebih detil. Sehingga bisa dilakukan Memorandum of Agreement (MoA).

“Kita harapkan jarak MoU dan MoA tidak terlalu lama, karena perencanaan ini bagi Kalsel sudah lama sekali: sejak 2016 direncanakan." ujarnya usai melakukan pertemuan.

Dikatakannya, sebenarnya ada banyak proyek pembangunan di Kalsel. Namun yang ditawarkan hanya sebagian. "Yakni yang menjadi skala prioritas dan mampu memberikan dampak luas terhadap perekonomian Kalsel," katanya.

Menurutnya, Kalsel memiliki masa depan cerah terkait dunia usaha. Karena terdapat banyak potensi, mulai perkebunan, kekayaan laut, kekayaan alam dan sebagainya.

Namun diakuinya, untuk mengolah hasil yang maksimal, diperlukan infrastruktur dan sarana/prasarana yang memadai. Karenanya kerja sama lebih banyak ditujukan kepada penyediaan infrastruktur, sehingga bisnis lain bisa terdorong.

“Infrastuktur rumah sakit bonus saja ini, karena Korea terkenal dengan medical bisnis yang baik, maka belajar dengan Korea sesuatu yang lumrah,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK menyambut baik penjajakan kerjasama Pemprov Kalsel dengan PT Pasifik Global Investment Manajemen. Diharapkan kerja sama lebih konkret segera terwujud dan berkelanjutan.

Diungkapkannya, keterbatasan dana pemerintah dalam pembiayaan pembangunan tidak bisa dipungkiri, sehingga upaya percepatan pembangunan perlu melibatkan pihak swasta atau investor. "Kami mendukung penuh upaya ini," tegasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 14:03

Suplai Normal, Harga Gas 3 Kg Eceran Malah Mahal, Tanggungjawab Siapa ?

BANJARMASIN - Harga gas elpiji 3 kilogram di eceran masih…

Senin, 18 Oktober 2021 06:25

Kemeja Thrift Shop Masih Digemari

BANJARMASIN - Thrift shop menjadi kian ramai belakangan ini. Terutama…

Senin, 18 Oktober 2021 06:22

Raup Jutaan Perbulan dari Copotan Onderdil Kendaraan

BANJARMASIN - Bisnis otomotif bukan sekadar jual beli motor atau…

Senin, 18 Oktober 2021 06:17

Potensi Industri Halal Sangat Besar

BANJARBARU - Besarnya jumlah konsumen produk halal di Indonesia dapat…

Senin, 18 Oktober 2021 06:14

Waspada..! Jangan Tertipu Pinjaman Koperasi

BANJARBARU - Layanan pinjaman online (pinjol) ilegal semakin mengkhawatirkan. Terbaru,…

Senin, 18 Oktober 2021 06:08

Pertalite Sering Kosong di SPBU Banjarbaru

BANJARBARU - Bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite akhir-akhir ini…

Minggu, 17 Oktober 2021 08:01

Dongkrak Literasi Perbankan Syariah, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Bersama Awak Media

BANJARBARU - PT Bank Syariah Indonesia Regional Banjarmasin, Rabu (13/10)…

Sabtu, 16 Oktober 2021 06:54

Kominfo Dorong Peralihan ke TV Digital di Provinsi Bali

BALI - Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar koordinasi dengan Dinas…

Jumat, 15 Oktober 2021 07:19

Jasa Kontruksi juga Dapat Insentif PPh Final

BANJARBARU - Salah satu insentif pajak yang diberikan oleh pemerintah…

Jumat, 15 Oktober 2021 07:18

OJK Dorong Bank Kalsel Percepat Isi Kekosongan Dirut

BANJARMASIN - Posisi Direktur Utama Bank Kalsel masih kosong sejak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers