MANAGED BY:
KAMIS
23 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 03 Juli 2021 12:03
Ingin Jadi TKI? Wajib Divaksin!
RAWAN: Para TKW Indonesia saat dipulangkan dari Malaysia beberapa waktu lalu. | FOTO: IST/JPG

BANJARBARU - Masih mengkhawatirkannya virus corona, membuat pemerintah mewajibkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI disuntik vaksin Covid-19 sebelum bertolak ke luar negeri.

Kepala UPT Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Banjarbaru, Amir Hakim Abdi Sihotang mengatakan, program vaksinasi bagi PMI sebagai upaya mereka hadir dalam menangani dampak pandemi Covid-19. "Khususnya bagi PMI yang akan berangkat," katanya.

Selain itu, dia menambahkan vaksinasi bagi PMI juga merupakan arahan langsung dari BP2MI pusat. "Kami langsung berkoordinasi dengan mengirimkan surat ke Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Kalsel terkait ini," tambahnya.

Lanjutnya, pada 9 Juni 2021 lalu BP2MI juga telah melakukan rapat dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Ketenagakerjaan ihwal vaksinasi kepada Calon Pekerjaan Migran Indonesia (CPMI) di daerah. "CPMI akan divaksin di kabupaten atau kota tempat mereka tinggal, sebelum akhirnya diberangkatkan ke luar negeri," jelasnya.

Untuk tahun ini sendiri kata Amir, ada empat orang PMI yang akan berangkatkan ke Jepang dalam program G to G (goverment to goverment). "Empat orang ini bakal menjadi perawat di Jepang," katanya.

Ke empat CPMI itu lanjutnya, berasal dari Banjarbaru, Tanah Bumbu, Hulu Sungai Utara dan Tabalong. "Nanti mereka akan divaksin di kabupaten kota tempat mereka tinggal, dengan berkoodinasi ke Dinas Kesehatan," terangnya.

Selain empat orang tersebut menurutnya masih ada yang ingin berangkat menjadi TKI, namun secara non prosedural. Oleh karena itu, pihaknya tidak punya data ada berapa total CPMI asal Kalsel yang akan bertolak ke luar negeri.

Terkait masih adanya warga yang ingin berangkat sebagai PMI secara non prosedural, Amir menyampaikan pihaknya terus berupaya untuk menggagalkannya.

Tahun ini sendiri, sejak Januari sudah ada 10 orang yang digagalkan berangkat bekerja ke luar negeri tanpa prosedur resmi.

Lalu apa yang membuat masyarakat Kalsel mau menjadi PMI non prosedural? Kasi Perlindungan pada UPT BP2MI Banjarbaru, Fachrizal menuturkan, ada banyak cara yang dilakukan agen atau sindikat untuk merekrut TKI. Di antaranya adalah iming-iming gaji yang besar dan iming-iming uang untuk keluarga yang ditinggalkan. "Selain itu juga bisa berhaji, sehingga masyarakat mau," tuturnya.

Padahal kenyataannya, Rizal menyampaikan, ada banyak permasalahan yang dialami PMI non prosedural. Mulai dari penyiksaan hingga gaji tidak dibayar majikannya. "Sementara mereka tidak mempunyai perlindungan, karena berangkat secara non prosedural," ucapnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Rabu, 22 September 2021 14:08

Beasiswa Beres Asalkan Dicium? Ada Dugaan Pelecehan Mahasiswi Uniska

  Tak semua korban pelecehan seksual mau membuka diri. Maka…

Rabu, 22 September 2021 13:47

Indikator Berganti Tanpa Dikabari, Masuk Level 4 Karena Vaksinasi Masih Rendah

BANJARMASIN - Rendahnya angka vaksinasi Covid-19 di Banjarmasin dan Banjarbaru…

Rabu, 22 September 2021 13:44

Demi Atmosfer Ilmiah Kampus, ULM Bakal Bangun Lab Senilai 50 Miliar

BANJARMASIN - Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin berusia 63 tahun kemarin.…

Rabu, 22 September 2021 13:42

Harus Belanja, Jangan Sampai Ada Dana Mengendap

BANJARMASIN - Menggerakkan sektor ekonomi di tengah pandemi, Presiden Joko…

Rabu, 22 September 2021 13:03

Banjarmasin Masuk Level 4, Nasib PTM Ditentukan Sepekan Lagi

BANJARMASIN - Pemerintah pusat mengumumkan, Banjarmasin termasuk kota di luar…

Rabu, 22 September 2021 10:56

6 Orang Lapor Swab Antigen Positif, Sudah 117 yang Tak Ikut SKD di HSS

KANDANGAN – Selalu saja ada peserta yang tidak ikut ujian…

Rabu, 22 September 2021 10:55

Jalan Raya Sungai Buluh Rusak Lagi, Makin Bahaya karena Tak Ada Rambu Peringatan

BARABAI - Kondisi jalan raya di Sungai Buluh, Kecamatan Labuan…

Rabu, 22 September 2021 10:51

Indikator PPKM Ditambah Lagi, Wali Kota pun Bingung

BANJARBARU - Lagi, Kota Banjarbaru diberi harapan palsu (PHP) oleh…

Rabu, 22 September 2021 10:46

Karhutla di Jalur A Yani Arah Pelaihari: 300 Meter Lagi Sampai Rumah Warga

BANJARBARU - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di wilayah…

Rabu, 22 September 2021 08:51
Pemkab Tanah Laut

10 Penyuluh KB Tala Terima Penghargaan dari Presiden

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut HM Sukamta menyerahkan secara simbolis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers