MANAGED BY:
KAMIS
23 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Jumat, 09 Juli 2021 16:08
Kasus Naik, Permintaan Obat dan Suplemen Meningkat
PERMINTAAN MENINGKAT: Salah satu pedagang obat dan alat kesehatan di pusat pertokoan Pasar Niaga Banjarmasin. Sejak banyaknya kasus, permintaan obat dan vitamin meningkat. | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN - Selain menjaga kebugaran, obat-obatan dan suplemen menjadi keharusan di saat pandemi. Khususnya mereka yang sedang isoman (isolasi mandiri).

Ilmi, salah satu pedangan obat dan alat kesehatan di pusat pertokoan Pasar Niaga Banjarmasin mengaku, tren permintaan dalam beberapa hari ini mulai meningkat. Khususnya vitamin untuk meningkatkan data tahan tubuh. “Sekitar sepekan permintaan mulai bertambah,” ungkapnya kemarin.

Dia mengatakan onjakan permintaan bahkan mencapai 5 kali lipatnya. “Kasus Covid-19 di Banjarmasin kan mulai meningkat, mungkin gara-gara ini permintaan tinggi,” imbuhnya.

Tak hanya suplemen, obat antibiotik pun diburu masyarakat dalam beberapa hari ini. Dia mencontohkan seperti Azithromycin yang acap kali dicari pembeli. “Kalau vitamin seperti Becomzet, Caviplex juga banyak dicari,” bebernya.

Lalu bagaimana dengan ketersediaan stok di tempatnya? Ilmi menerangkan, stok masih cukup karena pasokan dari perusahaan distribusi masih rutin mengirim. “Insya Allah masih aman. Permintaan tinggi kan baru saja. Sebelumnya normal, jadi stok dulu pun masih ada,” tukasnya.

Lalu bagimana dengan obat Ivermectin yang saat ini disebut-sebut sebagai obat yang dapat mengobati Covid-19? Dia mengungkapkan, permintaannya tak seperti vitamin dan suplemen. Hanya beberapa orang yang bertanya. “Tapi saya tak jual. Itu kan obat khusus mengobati cacingan. Lakunya lama, kalah dengan merk lain,” terangnya.

Ivermectin sendiri saat ini masih dilakukan uji klinis oleh BPOM dan Kementerian Kesehatan. Belum ada hasil resmi, apakah obat ini benar-benar ampuh mengobati Covid-19.

Soal obat ini, Dosen Farmasi STIKES Borneo Lestari, Hasan Ismail mengingatkan, agar masyarakat tak gegabah dan mengkonsumsi obat ini.Pasalnya, baik BPOM dan Kementerian Kesehatan belum mengeluarkan izin edar indikasi obat ini untuk mengobati Covid-19. Dikatakannya, izin edar Ivermectin saat ini adalah hanya untuk obat cacing, yang dosisnya pun harus sesuai aturan.

Dijelaskannya, obat ini digunakan hanya 1 kali dalam setahun. Secara farmakologi sebutnya, masyarakat harus memikirkan dampak efek samping yang ditimbulkan jika mengkonsumsi obat ini tak sesuai aturan. “Kabarnya ada yang menyebutkan bisa dikonsumsi dua sampai tiga kali sehari, tentu harus diperhatikan dampaknya. Jangan sampai malah menimbulkan permasalahan lain di kesehatan tubuh. Khususnya gangguan saraf,” katanya kemarin.

Pria yang juga menjabat sebagai Presidium Nasional Farmasis Indonesia Bersatu ini menambahkan Ivermectin adalah obat cacing yang berhubungan dengan usus. Beda dengan Covid-19 yang mana organ tubuh diserang adalah paru-paru dengan mengabitakan sesak napas. “Di Pulau Jawa obat ini sudah ramai dicari. Saya sudah menyampaikan kepada rekan sejawat apoteker tak menyerahkan Ivermectin sebagai terapi obat Covid-19 sebelum ada izin edar,” tandasnya. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 21 September 2021 13:56

Ditegur Satpol PP, Izin Caviar pun Disoal

BANJARMASIN – Pengelola tempat hiburan malam (THM) yang melabrak PPKM…

Senin, 20 September 2021 13:46

Hiswana Usul Naikkan Gas 3kg, Pakar: Pemprov Harus Melihat Keadaan

BANJARMASIN – Pakar ekonomi Gusti Suryasari Rahmatiilah merespons usulan Hiswana…

Sabtu, 18 September 2021 19:00

Ingin Buka, Museum Tunggu Izin

BANJARBARU - Hampir dua tahun sudah Museum Lambung Mangkurat di…

Jumat, 17 September 2021 21:01
PLN Kalselteng

PLN Kalselteng Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Kalteng

PALANGKA RAYA - Tidak hanya fokus melakukan memulihkan pasokan listrik,…

Jumat, 17 September 2021 13:32

Belum Pasti Kapan Bioskop Buka

BANJARBARU - Mulai kemarin (16/9) bioskop di seluruh Indonesia dibuka…

Kamis, 16 September 2021 18:58

Pelaku Usaha Minta Jangan Diketati Lagi

BANJARMASIN - Turunnya level PPKM di Banjarmasin dan Banjarbaru disambut…

Kamis, 16 September 2021 15:39

Ada Wacana Kenaikan Tarif Air Leding, PDAM: Pemprov Lebih Tahu

BANJARMASIN – Wacana kenaikan tarif air leding menghebohkan media sosial.…

Kamis, 16 September 2021 15:34

Harga Elpiji Ingin Dinaikkan, Momennya yang Tidak Tepat

BANJARMASIN – Usulan Hiswana Migas Kalsel untuk menaikkan harga eceran…

Rabu, 15 September 2021 09:44

Pandemi, Baayun Maulid di Masjid Banua Halat Kembali Ditiadakan

RANTAU – Pelaksanaan Baayun Maulid belum bisa di gelar pada…

Selasa, 14 September 2021 17:46

Ternyata Bukan Cuma Isu, Hiswana Minta HET Gas 3 Kg Dinaikkan

BANJARMASIN - Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi Kalsel…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers