MANAGED BY:
KAMIS
23 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 15 Juli 2021 10:08
83 Formasi CPNS Masih Kosong di HSS
CEK FORMASI: Kasubbid Pengadaan Pemberhentian dan informasi Kepegawaian ASN BKPSDM, Zulkifli Mahmud (Kepala Pelontos) melihat formasi yang sudah ada pelamarnya. | FOTO: SALAHUDIN/RADAR BANJARMASIN

KANDANGAN – Memasuki dua pekan pendaftaran peneriman calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), puluhan formasi CPNS dan PPPK masih banyak kosong pelamar.

Kasubbid Pengadaan Pemberhentian dan informasi Kepegawaian ASN Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten HSS, Zulkifli Mahmud mengatakan, sampai pukul 14.00 Wita, Rabu (14/7).

Dari formasi CPNS tenaga kesehatan sebanyak 227 formasi, teknis 129 formasi dan CPNS disabilitas tujuh orang terdiri dari lima formasi tenaga kesehatan dan dua formasi teknis. Terdata ada sebanyak 942 pelamar yang mendaftar.

“Rinciannya mendaftar CPNS formasi kesehatan 421 dan teknis 521,” ujarnya, Rabu (14/7). Sementara ada 83 formasi CPNS yang kosong pelamarnya paling banyak dari formasi kesehatan.
“Formasi CPNS kesehatan masih kosong 61 dan teknis 22 formasi,” sebutnya.

Sedangkan dari PPPK tenaga kesehatan 41 formasi dan PPPK tenaga teknis 16 formasi. Baru ada 13 orang yang mendaftar.

“Ada enam orang mendaftar formasi tenaga kesehatan dan tujuh orang tenaga teknis,” kata Mahmud.

Khusus untuk formasi PPPK guru sebanyak 681 yang terdiri dari Pendidikan Agama Islam sebanyak 119, Bahasa Indonesia enam, Bahasa Inggris tiga, Bimbingan Konseling 21, IPA tiga, IPS dua, PPKN 16, Prakarya dan Kewirausahaan tujuh, Seni dan Budaya 20, Matematika dua, Penjasorkes 117, dan guru kelas 365. Baru ada sebanyak 598 orang yang mendaftar.

“Untuk formasi mana yang masih kosong kami tidak mengetahui, karena datanya ada di Kemendikbud Ristek,” tuturnya.

Sarif, salah satu calon pelamar CPNS dari Kecamatan Kandangan mengaku masih mempersiapkan berkas sebelum mendaftar online. “Rencananya akhir pekan ini mendaftar,” ujarnya. (shn/ema)


BACA JUGA

Rabu, 22 September 2021 14:08

Beasiswa Beres Asalkan Dicium? Ada Dugaan Pelecehan Mahasiswi Uniska

  Tak semua korban pelecehan seksual mau membuka diri. Maka…

Rabu, 22 September 2021 13:47

Indikator Berganti Tanpa Dikabari, Masuk Level 4 Karena Vaksinasi Masih Rendah

BANJARMASIN - Rendahnya angka vaksinasi Covid-19 di Banjarmasin dan Banjarbaru…

Rabu, 22 September 2021 13:44

Demi Atmosfer Ilmiah Kampus, ULM Bakal Bangun Lab Senilai 50 Miliar

BANJARMASIN - Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin berusia 63 tahun kemarin.…

Rabu, 22 September 2021 13:42

Harus Belanja, Jangan Sampai Ada Dana Mengendap

BANJARMASIN - Menggerakkan sektor ekonomi di tengah pandemi, Presiden Joko…

Rabu, 22 September 2021 13:03

Banjarmasin Masuk Level 4, Nasib PTM Ditentukan Sepekan Lagi

BANJARMASIN - Pemerintah pusat mengumumkan, Banjarmasin termasuk kota di luar…

Rabu, 22 September 2021 10:56

6 Orang Lapor Swab Antigen Positif, Sudah 117 yang Tak Ikut SKD di HSS

KANDANGAN – Selalu saja ada peserta yang tidak ikut ujian…

Rabu, 22 September 2021 10:55

Jalan Raya Sungai Buluh Rusak Lagi, Makin Bahaya karena Tak Ada Rambu Peringatan

BARABAI - Kondisi jalan raya di Sungai Buluh, Kecamatan Labuan…

Rabu, 22 September 2021 10:51

Indikator PPKM Ditambah Lagi, Wali Kota pun Bingung

BANJARBARU - Lagi, Kota Banjarbaru diberi harapan palsu (PHP) oleh…

Rabu, 22 September 2021 10:46

Karhutla di Jalur A Yani Arah Pelaihari: 300 Meter Lagi Sampai Rumah Warga

BANJARBARU - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di wilayah…

Rabu, 22 September 2021 08:51
Pemkab Tanah Laut

10 Penyuluh KB Tala Terima Penghargaan dari Presiden

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut HM Sukamta menyerahkan secara simbolis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers