MANAGED BY:
KAMIS
29 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Sabtu, 17 Juli 2021 09:33
Wajib PCR, Penumpang Pesawat Turun Signifikan
SEMAKIN SEPI: Suasana Bandara Internasional Syamsudin Noor yang semakin sepi. Penyebabnya lantaran diwajibkannya para penumpang pesawat membawa hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dan kartu vaksin minimal dosis pertama sebagai syarat terbang. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO,

BANJARBARU - Diwajibkannya para penumpang pesawat membawa hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dan kartu vaksin minimal dosis pertama sebagai syarat terbang, membuat Bandara Internasional Syamsudin Noor semakin sepi.

Stakeholder Relation Bandara Internasional Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor mengatakan, sejak kebijakan tersebut diberlakukan jumlah penumpang yang mereka layani turun signifikan. "Biasanya penumpang kita setiap harinya rata-rata 2 ribu lebih, sekarang cuma sekitar 800," kata Zulfian kepada Radar Banjarmasin.

Dia mengungkapkan, para penumpang jauh menurun karena masyarakat lebih memilih menunda perjalanan, dibandingkan harus mengeluarkan banyak uang untuk biaya tes PCR. "Juga masih banyak warga yang belum bervaksin," ungkapnya.

Di Bandara Internasional Syamsudin Noor sendiri kata dia, menyediakan layanan PCR seharga Rp777 ribu dengan hasil diketahui satu hari setelah tes. "Namun jika perlu hasilnya lebih cepat di hari tes, biayanya Rp888 ribu," katanya.

Zulfian menjelaskan, syarat PCR dan kartu vaksin sendiri berdasarkan Surat Edaran Kementerian Perhubungan RI Nomor 45 Tahun 2021 dan SE Forkopimda Kalsel. "Jadi penerbangan ke pulau Jawa dan Bali atau sebaliknya sama-sama diperketat karena PPKM Darurat," jelasnya.

Lalu bagaimana dengan nasib maskapai penerbangan? Area Manager Lion Air Banjarmasin, Agung Purnama menuturkan, sejak diperketatnya penerbangan, penumpang mereka di Bandara Internasional Syamsudin Noor turun hingga 98 persen. "Ini dikarenakan harga PCR jauh lebih mahal dibandingkan tiketnya," paparnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers