MANAGED BY:
JUMAT
17 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 27 Juli 2021 10:17
Terapkan Protokol, di Pasar yang Paling Berat
SERUKAN PPKM: Petugas Disperdagin Banjarmasin meminta pedagang dan pembeli di Pasar Sudimampir untuk mengenakan masker, kemarin (26/7). | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN – Sosialisasi penerapan PPKM level 4 dimulai kemarin (26/7). Salah satu sasarannya Pasar Sudimampir Baru di Banjarmasin Tengah.

Dengan megafon, belasan pegawai Dinas Perdagangan dan Perindustrian Banjarmasin hilir mudik menyuarakan sejumlah aturan selama masa pembatasan itu berlaku. Ditujukan kepada pedagang dan pembeli.

Seperti diketahui, pasar tradisional masih bisa beroperasi. Tapi dibatasi untuk 50 persen pengunjung saja dari kapasitas pasar. Selain itu, sudah harus tutup sebelum jam 8 malam. Dan tentu saja harus menerapkan prokes ketat.

Pantauan Radar Banjarmasin, pedagang dan pengunjung terus diingatkan petugas tentang masker. Mereka juga diminta menjaga jarak.

Tak bisa dipungkiri, masih ada yang cuma mengenakan masker karena ditegur petugas. Bila sudah berlalu dari pandangan, masker pun kembali diturunkan ke dagu.

Kasi Pembinaan Disperdagin Banjarmasin, M Afriansyah bukannya tak mengetahui. “Pelanggaran yang banyak kami temui, masih saja soal masker," ujarnya di sela sosialisasi.

Perihal menjaga jarak, Afriansyah maklum, antar lorong dan lapak pasar terlampau sempit. Hampir tak mungkin menjaga jarak di sana.

Sedangkan kepada pembeli, ia mengharapkan kesadaran mereka. Agar menjaga diri selama berbelanja.

Ditanya apakah bakal ada sanksi bagi para pedagang atau pembeli yang bebal, ia menegaskan tak ada sanksi.
Wali kota sudah menekankan, PPKM ini harus persuasif. "Yang tidak punya masker, kami berikan masker," tukasnya.

Terpisah, Plt Kepala Disperdagin Banjarmasin, Ichrom M Tezar menyebutkan ada tiga tim patroli yang diturunkan setiap hari untuk menertibkan prokes di pasar-pasar.

Targetnya adalah pasar yang paling besar dan ramai. Seperti Pasar Sentra Antasari, Sudimampir Baru, Ujung Murung dan Pasar Baru Permai.

"Karena jumlah petugas kami terbatas, pengawasan tidak mungkin serentak, tapi bergiliran," ungkapnya.
Pertanyaannya, bagaimana membatasi pengunjung pasar sampai 50 persen saja? Tezar mengakui tak bisa menerapkan sistem buka tutup pasar.

Ujung-ujungnya, kembali lagi pada prokes. “Misalkan ada kerumunan, kami coba urai,” jawabnya.

Selain melayangkan surat edaran, Disperdagin juga mengandalkan grup-grup pedagang di WhatsApp. Benar saja, masih ada pedagang yang tak mengetahui PPKM level 4 sudah diberlakukan.

"Ya, saya tahu ada PPKM level 4. Tapi tidak tahu kalau kapasitas pengunjung pasar tradisional dikurangi sebanyak 50 persen," ucap seorang pedagang kebutuhan sekunder berinisial JH di Pasar Sudimampir Baru.

Tapi perempuan 35 tahun itu tak khawatir. Tanpa PPKM pun, pasar-pasar sudah sepi.

Dampak tak terelakkan dari PPKM di kota dan kabupaten tetangga. Pasalnya, sebagian pelanggan JH berasal dari luar Banjarmasin. Mereka datang kemari untuk membeli borongan untuk kemudian diecer di daerahnya masing-masing.

"Saya rasa itu sudah berpengaruh terhadap pendapatan kami. Kalau ada pembatasan pengunjung lagi, aduh…" tutupnya. (war/fud/ema)


BACA JUGA

Kamis, 16 September 2021 19:11

Geram, Risma Sampai Pukul Meja karena Banyak Program Bantuan Tidak Tersalur

BANJARBARU - Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini marah besar ketika…

Kamis, 16 September 2021 19:08

Warga Minta Jembatan Alalak Dibuka Sebelum Diresmikan

BANJARMASIN - Kontrak kerja pekerjaan Jembatan Sungai Alalak resmi berakhir…

Kamis, 16 September 2021 18:58

Pelaku Usaha Minta Jangan Diketati Lagi   BANJARMASIN - Turunnya…

Kamis, 16 September 2021 18:57

Suka-Duka Bank Sampah Sekumpul yang Mampu Bertahan Hingga 10 Tahun

Katanya sampah bernilai ekonomis. Namun retorika itu sangat sulit. Terlebih…

Kamis, 16 September 2021 16:02

Wali Kota Banjarbaru Belum Keluarkan Edaran, Meski Pusat Sudah Umumkan PPKM Turun Level

BANJARBARU - Pemerintah pusat melalui Sekretariat Kabinet menginformasikan ada penurunan…

Kamis, 16 September 2021 16:00

Mengobati Rindu Siswa, Penilaian Tengah Semester Dilakukan Tatap Muka

Wajah siswa-siswi SMP di Banjarmasin kemarin (15/9) terlihat berseri-seri. Sekian…

Kamis, 16 September 2021 15:56

Banjarmasin Pasang Status Waspada Banjir

BANJARMASIN – Hasil koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel…

Kamis, 16 September 2021 15:47

Soal Data Covid-19, Banjarmasin dan Pusat Kini Sudah Sepaham

BANJARMASIN – Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi diutus wali…

Kamis, 16 September 2021 14:22

Tes Pertama, 19 Orang Tidak Hadir, Ruangan Suhu Tinggi Tidak Terpakai

KANDANGAN – Hari pertama pelaksanaan tes seleksi kemampuan bidang (SKB)…

Kamis, 16 September 2021 14:19

Punya KTP dan Kartu Ujian, Bisa Gratis Swab

MARABAHAN - Pemkab Batola memastikan gratis swab antigen untuk peserta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers