MANAGED BY:
RABU
29 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 27 Juli 2021 10:45
Covid-19 Melonjak, Kapasitas Bed Rumah Sakit di Banua Mendekati 80 Persen
PERSIAPAN: Tenda darurat dipersiapkan di RSUD Ulin Banjarmasin untuk menjaga terjadinya lonjakan pasien COVID-19. Tenda yang didirikan sejak Minggu (25/7) malam, itu mampu menampung 20 pasien COVID-19. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

BANJARBARU - Terus melonjaknya jumlah kasus baru Covid-19 di Kalsel, membuat tingkat keterisian tempat tidur atau bed accupancy rate (BOR) di rumah sakit rujukan semakin tinggi.

Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA mengatakan, hingga kemarin (26/7) tingkat BOR mendekati 80 persen. "Bahkan, beberapa rumah sakit sudah ada 100 persen, sehingga menambah tempat perawatan," katanya.

Untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19, dia mengungkapkan sejumlah RS mulai mendirikan tenda darurat. Salah satunya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin. "Tenda kita pasang untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu harus dilakukan perawatan di tenda," ungkapnya.

Selain mendirikan tenda darurat, Safrizal juga memastikan pemerintah telah menyiapkan tiga lokasi yang diperuntukkan pasien tanpa gejala untuk menjalani isolasi mandiri (isoman).

Namun, dia tak merinci lokasi pasti ketiga tempat tersebut, akan tetapi ketiganya mampu menampung 3.000 pasien Covid-19. "Tapi semoga itu tidak diisi kalau semua menjalankan dengan disiplin," jelasnya.

Safrizal meminta kepada bupati dan walikota agar juga melakukan penambahan kapasitas di rumah sakit di daerahnya masing-masing, guna mengantisipasi lonjakan pasien. "Sekurangnya ditambah 50 persen atau lebih. Baik ICU, maupun isolasi," pintanya.

Selain itu, dia juga berharap pemerintah kabupaten/kota menambah alat dan bahan kesehatan yang dibutuhkan. Sehingga, masyarakat yang terpapar Covid-19 dapat langsung dirawat di daerah, sebelum dirujuk ke provinsi. "Karena daya tampung provinsi walupun sudah diperluas, tetap terbatas," paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, M Muslim menuturkan, untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19, selain menambah kapasitas di rumah sakit rujukan, pemerintah juga mewajibkan semua rumah sakit di Kalsel memberikan pelayanan Covid-19. "Sudah kami sampaikan ke semua rumah sakit, bahkan rumah sakit yang baru buka pun wajib melayani pasien Covid-19,"ucapnya.

Pemerintah sendiri kata dia akan memberikan dukungan berupa obat-obatan khusus Covid-19 secara gratis bagi rumah sakit yang melayani pasien yang terpapar virus corona. "Terutama obat-obatan program bagi pasien Covid-19," kata Muslim

Di sisi lain, setelah sempat naik, kasus Covid 19 harian Kalsel kembali melandai. Jika sebelumnya kasus baru hampir 900, kemarin (26/7) hanya 195 kasus.

Namun kasus meninggal positif Covid-19 mengalami lonjakan hingga 17 orang. Jumlah ini jauh naik dari sebelumnya paling banyak tiga hingga lima orang dalam sehari.

Berdasarkan data Satgas Covid 19 Kalsel penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 195 orang masing-masing berasal dari Hulu Sungai Tengah, 57 orang; Tanah Bumbu, 38 orang; Kota Banjarmasin 36,orang; Kota Banjarbaru, 23 orang; Tanah Laut, 13 orang; Banjar, 9 orang; Kotabaru, 6 orang; Hulu Sungai Selatan, 6 orang; Tabalong, 4 orang; Tapin, 1 orang; Hulu Sungai Utara, 1 orang dan Balangan 1 orang.

Dengan penambahan tersebut maka total warga Kalsel yang positif Covid-19 ada 44.031 orang. Rinciannya, sembuh 36.740 orang, dirawat 6.074 orang, meninggal 1.217 orang, dan suspek 898 orang.

Kasus tertinggi masih terjadi di Banjarmasin dengan 11.569 kasus, disusul Banjarbaru 6.715 kasus dan urutan ketiga ada Tanah Laut dengan jumlah kasus 4.747. (ris/ran/ema)

 


BACA JUGA

Selasa, 28 September 2021 15:44

Dinkes Banjarmasin Usulkan Penolak Vaksin Bisa Dihukum

Dinas Kesehatan Banjarmasin hendak mengusulkan kepada wali kota agar warga…

Selasa, 28 September 2021 15:37

Digarap Selama Sebulan, Angkat Kisah Pengrajin Purun

Siswa-siswa SMKN 1 Marabahan mengukir prestasi yang membanggakan di dunia…

Selasa, 28 September 2021 15:35

Dilarang Lintasi Jembatan Baru, Banyak Truk yang Melanggar

BANJARMASIN - Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XI Banjarmasin…

Selasa, 28 September 2021 15:33

Kapan SMA-SMK Boleh Buka? Tinggal Tunggu Tanda Tangan Gubernur

BANJARBARU - Walaupun sejumlah kabupaten di Kalsel sudah membuka sekolah…

Selasa, 28 September 2021 15:14

Pasokan Air Baku Banjarbakula Seret, Ribuan Pelanggan PDAM Terdampak

BANJARBARU - Setidaknya empat hari terakhir banyak masyarakat Banjarbaru dibuat…

Selasa, 28 September 2021 15:09
Pemkab Tanah Bumbu

Palangka Raya Belajar Tangani Covid-19 ke Tanah Bumbu

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar dan Sekda…

Selasa, 28 September 2021 15:08
Pemkab Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Terima Penghargaan APE

BATULICIN – Kabupaten Tanah Bumbu meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya…

Selasa, 28 September 2021 14:00
Pemkab Balangan

Bappelitbangda Susun Site Plan Wisata Desa

PARINGIN – Sebagai tindak lanjut dari pengembangan sektor pariwisata di…

Selasa, 28 September 2021 12:38

PPKM Banjarmasin Turun ke Level 2

BANJARMASIN - Banjarmasin dan Banjarbaru yang masih berstatus PPKM level…

Selasa, 28 September 2021 12:21

Penuh Haru, Pelepasan Pasung ODGJ di Halong Berlangsung Dramatis

PARINGIN – Pembebasan Als (40), warga Desa Buntu Pilanduk Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers