MANAGED BY:
RABU
29 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 29 Juli 2021 12:46
Level 4 Ternyata Kurang Pedas: Posko PPKM Sempat Kosong Tak Dijaga, Warga Sebut Posko itu Penuh Saat Foto-Foto Saja
PASANG MASKERNYA: Pengendara dari arah luar kota terjaring tanpa mengenakan masker di pos penjagaan pal enam, kemarin (28/7) sore. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

Ini perbandingan antara pernyataan yang bersemangat dari Satgas COVID-19 Banjarmasin dengan kenyataan di lapangan saat PPKM level 4 diterapkan.

---

BANJARMASIN – Rabu (28/7) pagi di depan Siring RE Martadinata, gelar pasukan dikomando Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina sebagai ketua satgas penanganan pandemi.

Seusai apel dibubarkan, petugas gabungan menyebar ke pos-pos operasi yustisi yang didirikan di pintu keluar dan masuk kota. Yakni gerbang batas kota di Jalan Ahmad Yani km 6 dan Bundaran Kayu Tangi di Jalan Hasan Basri.

Wali kota menginginkan pemeriksaan meliputi kepatuhan prokes dan kartu identitas. Ia tak ingin orang dari kota atau kabupaten tetangga bisa lolos tanpa pemeriksaan.

Khusus bagi warga luar provinsi, harus mengantongi surat tes negatif covid dan sertifikat vaksinasi.
“Tapi pemeriksaannya tetap persuasif dan humanis. Semoga masyarakat bisa memahaminya,” kata Ibnu.
Kalau ditemukan pelanggaran, misalkan tak mengenakan masker, maka cukup ditegur. Ibnu menyadari, tak mungkin perbatasan dijaga selama 24 jam. “Penjagaan ada pagi, siang dan malam. Misalkan pagi hari, ada pengetatan selama dua jam,” jelasnya.

Senada dengan Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan. Bahwa anggotanya harus santun. Ketika menghadapi pelanggaran prokes, lebih mengutamakan edukasi.

“Saya minta sama petugas tanya baik-baik kepada masyarakat. Kalau belum divaksin, silakan mendatangi gerai-gerai vaksinasi yang sudah disiapkan Polresta,” ujarnya.

Dalam pengetatan ini, sekali lagi bukan penyekatan, dihindari menyuruh pengendara putar balik.

“Kami akan surat tugas dari tempat bekerja. Lalu surat keterangan sudah divaksin. Kalau tidak ada, ditegur secara humanis,” kata Rachmat. “Tapi kalau warga provinsi tetangga, kemungkinan langsung dikembalikan,” tegasnya.

Semuanya adalah pernyataan. Lantas, bagaimana kenyataan di lapangan?

Radar Banjarmasin coba mengecek sejumlah posko. Contoh di pusat perdagangan Pasar Sudimampir, petugas berkeliling menyeru-nyeru warga untuk mengenakan masker. Yang kedapatan tak memakai masker, diberikan masker gratis.

Sayangnya, kegigihan serupa tak tampak di batas kota. Di kilometer enam, poskonya malah kosong melompong.
Bahkan, meja dan kursi saja tak terlihat. Keadaan itu berlangsung sampai jam 12 siang.

Kekosongan itu menarik perhatian warga. Salah satunya Yunani. Kebetulan tempatnya bekerja tak jauh dari perbatasan kota.

“Posko ini tampaknya cuma buat tempat foto-foto saja. Soalnya tadi ada petugas datang. Setelah potret sana-sini, langsung menghilang,” sindirnya.

Kalau begini terus, Yunani merasa PPKM hanya ajang membuang-buang anggaran. “Saya mendukung program pemerintah untuk melawan pandemi. Tapi tolong dong lebih serius,” pintanya.

Yang Bebal yang Terjaring

ANGGAP saja kemarin (28/7) merupakan hari pertama PPKM level 4 di Banjarmasin karena dua hari sebelumnya adalah masa sosialisasi.

Hasilnya, puluhan pengendara terjaring karena melanggar prokes. Yakni tidak mengenakan masker.

Untung, namanya saja pendekatan humanis, mereka cuma ditegur dan didata. Bahkan diberi masker gratis. Tidak ada sanksi kerja sosial atau denda seperti pada masa PSBB lalu.

Ini menunjukkan kondisi masyarakat yang kian longgar dalam menerapkan prokes. Pantauan Radar Banjarmasin, kondisinya merata di lima kecamatan.

Plt Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin mengatakan, hingga sore kemarin sudah puluhan yang terjaring. "Kalau operasi sampai malam, bisa sampai ratusan," ujarnya.

Operasi masih mengacu pada Perwali Nomor 68 Tahun 2020. Lewat pendataan, bakal ketahuan jika ada warga yang terjaring sampai dua kali.

Muzaiyin menjamin, bagi yang bebal, sanksi telah menunggu. "Kan sudah ada datanya. Bila mengulangi kesalahan yang sama, bisa saja disanksi kerja sosial atau denda," tegasnya.

Meski tak ada penerapan jam malam, ia menyatakan bakal ada patroli dari petugas gabungan.

Tujuannya, memastikan seluruh kafe dan restoran hanya buka sampai pukul 8 malam. Lalu memastikan tak ada yang makan dan minum di tempat. Plus membubarkan kerumunan.

"Kalau ada tempat usaha yang melanggar, perlakuannya sama. Kami edukasi dahulu dan didata," tutupnya. (war/fud/ema)


BACA JUGA

Selasa, 28 September 2021 15:44

Dinkes Banjarmasin Usulkan Penolak Vaksin Bisa Dihukum

Dinas Kesehatan Banjarmasin hendak mengusulkan kepada wali kota agar warga…

Selasa, 28 September 2021 15:37

Digarap Selama Sebulan, Angkat Kisah Pengrajin Purun

Siswa-siswa SMKN 1 Marabahan mengukir prestasi yang membanggakan di dunia…

Selasa, 28 September 2021 15:35

Dilarang Lintasi Jembatan Baru, Banyak Truk yang Melanggar

BANJARMASIN - Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XI Banjarmasin…

Selasa, 28 September 2021 15:33

Kapan SMA-SMK Boleh Buka? Tinggal Tunggu Tanda Tangan Gubernur

BANJARBARU - Walaupun sejumlah kabupaten di Kalsel sudah membuka sekolah…

Selasa, 28 September 2021 15:14

Pasokan Air Baku Banjarbakula Seret, Ribuan Pelanggan PDAM Terdampak

BANJARBARU - Setidaknya empat hari terakhir banyak masyarakat Banjarbaru dibuat…

Selasa, 28 September 2021 15:09
Pemkab Tanah Bumbu

Palangka Raya Belajar Tangani Covid-19 ke Tanah Bumbu

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar dan Sekda…

Selasa, 28 September 2021 15:08
Pemkab Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Terima Penghargaan APE

BATULICIN – Kabupaten Tanah Bumbu meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya…

Selasa, 28 September 2021 14:00
Pemkab Balangan

Bappelitbangda Susun Site Plan Wisata Desa

PARINGIN – Sebagai tindak lanjut dari pengembangan sektor pariwisata di…

Selasa, 28 September 2021 12:38

PPKM Banjarmasin Turun ke Level 2

BANJARMASIN - Banjarmasin dan Banjarbaru yang masih berstatus PPKM level…

Selasa, 28 September 2021 12:21

Penuh Haru, Pelepasan Pasung ODGJ di Halong Berlangsung Dramatis

PARINGIN – Pembebasan Als (40), warga Desa Buntu Pilanduk Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers