MANAGED BY:
RABU
29 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 29 Juli 2021 13:08
Bansos dari Pusat Turun Duluan, Pekerja Resah Tak Masuk Data Bantuan
EKONOMI LEMAH: Seorang nenek saat ingin mengambil bansos dari Kemensos di Kantor Pos di Jalan Panglima Batur, Banjarbaru, kemarin. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

BANJARBARU - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Banjarmasin dan Banjarbaru membuat sejumlah sektor usaha semakin kesulitan. Bantuan sosial (bansos) pun sangat diperlukan para warga yang terdampak dengan kebijakan tersebut.

Sebelum bansos dari pemerintah daerah setempat dibagikan, bantuan dari pemerintah pusat ternyata turun duluan. Yakni, berupa Program Keluarga Harapan dan Bantuan Sosial Tunai untuk para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Di Banjarbaru, kemarin (28/7) ada tiga titik pembagian bansos dari Kementerian Sosial (Kemensos)tersebut. Yaitu, di Kelurahan Bangkal, Kelurahan Cempaka dan di Kantor Pos, Jalan Panglima Batur, Kelurahan Banjarbaru Utara.

Berdasarkan data Dinas Sosial Banjarbaru, di Kota Idaman ada 12.114 KPM yang menerima bansos dari Kemensos. Jumlah ini terbagi dua, 4.194 KPM menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) senilai Rp300 ribu. Sedangkan, 7.920 lainnya merupakan KPM Program Keluarga Harapan yang mendapatkan masing-masing 10 kilogram beras.

Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono usai secara simbolis menyerahkan bansos mengucapkan terima kasih kepada Perum Bulog dan PT Pos Indonesia yang ditugaskan Kemensos menyalurkan beras dan uang untuk KPM.

"Dengan diterimanya bantuan ini semoga dapat mengurangi beban masyarakat di masa PPKM dan pandemi Covid-19," ucapnya.

Ditanya bagaimana dengan bansos dari APBD Kota Banjarbaru, dia memastikan warga terdampak Covid-19 juga akan menerima bantuan dari Pemko Banjarbaru. "Pasti ada (bantuan pemko), sebagian dalam bentuk uang yang disalurkan untuk kelurahan membuat posko bantuan," paparnya.

Dia menjelaskan, posko di kelurahan nantinya bertugas membantu para warga yang melakukan isolasi mandiri. "Nanti akan ada dapur umum di posko untuk menyalurkan makanan bagi warga yang isoman," jelasnya.

Lalu berapa anggaran yang disiapkan untuk bansos dari Pemko Banjarbaru? Kepala Dinas Sosial Banjarbaru, Rokhyat Riyadi menyampaikan bahwa saat ini masih disusun oleh BPKAD. "Masih dirapatkan, karena sejumlah SKPD terkait nantinya akan mengusulkan berapa anggaran yang mereka perlukan," ucapnya.

Di Banjarmasin, keresahan akan bantuan juga terasa. Pasalnya, ketika dibatasi bahkan dilarang, praktis masyarakat pekerja akan terdampak. Bayang-bayang merumahkan pekerja pun menghantui karyawan jika PPKM diperpanjang dengan durasi lama.

“Saya sudah dapat info dari internal. Kalau pendapatan toko tak untung bahkan rugi. Sebagian karyawan rencananya akan dirumahkan,” beber Saleh, salah satu karyawan toko di Pasar Sentra Antasari kemarin.

Dia sendiri tak masuk sebagai warga yang Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Otomatis dia tak mendapat bantuan dari pemerintah pusat berupa uang tunai dan beras. “Bantuan belum jelas akan dapat atau tidak,” ucapnya.

Seperti diketahui, bagi warga yang masuk dalam DTKS, berhak menerima bantuan dari pemerintah pusat yang penyalurannya melalui PT Pos Indonesia. Di Banjarmasin jumlah DTKS sebanyak 23.840 keluarga penerima manfaat (KPM). Jumlah itu gabungan dari penerima program BST sebanyak 10.173 penerima dan PKH sebanyak 13.667 penerima.

Mereka ini mendapat bantuan uang tunai sebesar Rp600 ribu untuk dua bulan dan beras 10 kilogram per KPM. “Hanya DTKS yang menerima bantuan pemerintah pusat ini,” beber Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto kemarin.

Lalu bagaiman warga terdampak PPKM di luar DTKS? Iwan mengatakan, sejauh ini pihaknya belum ada rencana menyalurkan bantuan di luar DTKS. Pasalnya, PPKM dilaksanakan hingga 2 Agustus mendatang. Dengan waktu singkat tersebut, pihaknya berharap tak ada perusahaan yang merumahkan karyawannya.

Meski demikian sebutnya, bisa saja pihaknya akan menyalurkan bantuan bagi yang terdampak. Iwan mencontohkan, seperti PSBB tahun lalu. Di mana pekerja yang terdampak sampai dirumahkan akan mendapat bantuan uang tunai sebesar Rp250 ribu dan sembako." Kita tunggu perjalanan PPKM dulu,” tukasnya.

Soal anggaran, dia belum bisa mengungkapkan. Yang pasti berkaca saat PSBB lalu, anggaran tersebut dipakai melalui biaya tak terduga. “Jika terjadi kasus demikian, bisa saja disalurkan kembali dengan dilakukan pendataan terlebih dulu,” tambahnya.

Pada PSBB tahun lalu, Pemko Banjarmasin menyalurkan bantuan kepada 49 ribu kepala keluarga di luar DTKS yang terdampak Covid-19. “Uangnya Rp250 ribu satu kali kepada mereka,” tandasnya.

Pj Gubernur Kalsel, Safrizal menyampaikan, dirinya akan berbicara dengan para bupati/wali kota agar menambah bansos untuk masyarakat dari anggaran pemda sendiri. "Bisa menggunakan belanja tak terduga," ucapnya.

Apabila kekurangan, dia menuturkan, Pemprov Kalsel juga akan merefocusing anggaran demi bisa menambah bansos. "Saya minta kabupaten/kota juga merefocusing anggaran untuk menambah daya tahan masyarakat melalui bansos," pungkasnya. (ris/mof/ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 28 September 2021 15:44

Dinkes Banjarmasin Usulkan Penolak Vaksin Bisa Dihukum

Dinas Kesehatan Banjarmasin hendak mengusulkan kepada wali kota agar warga…

Selasa, 28 September 2021 15:37

Digarap Selama Sebulan, Angkat Kisah Pengrajin Purun

Siswa-siswa SMKN 1 Marabahan mengukir prestasi yang membanggakan di dunia…

Selasa, 28 September 2021 15:35

Dilarang Lintasi Jembatan Baru, Banyak Truk yang Melanggar

BANJARMASIN - Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XI Banjarmasin…

Selasa, 28 September 2021 15:33

Kapan SMA-SMK Boleh Buka? Tinggal Tunggu Tanda Tangan Gubernur

BANJARBARU - Walaupun sejumlah kabupaten di Kalsel sudah membuka sekolah…

Selasa, 28 September 2021 15:14

Pasokan Air Baku Banjarbakula Seret, Ribuan Pelanggan PDAM Terdampak

BANJARBARU - Setidaknya empat hari terakhir banyak masyarakat Banjarbaru dibuat…

Selasa, 28 September 2021 15:09
Pemkab Tanah Bumbu

Palangka Raya Belajar Tangani Covid-19 ke Tanah Bumbu

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar dan Sekda…

Selasa, 28 September 2021 15:08
Pemkab Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Terima Penghargaan APE

BATULICIN – Kabupaten Tanah Bumbu meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya…

Selasa, 28 September 2021 14:00
Pemkab Balangan

Bappelitbangda Susun Site Plan Wisata Desa

PARINGIN – Sebagai tindak lanjut dari pengembangan sektor pariwisata di…

Selasa, 28 September 2021 12:38

PPKM Banjarmasin Turun ke Level 2

BANJARMASIN - Banjarmasin dan Banjarbaru yang masih berstatus PPKM level…

Selasa, 28 September 2021 12:21

Penuh Haru, Pelepasan Pasung ODGJ di Halong Berlangsung Dramatis

PARINGIN – Pembebasan Als (40), warga Desa Buntu Pilanduk Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers