MANAGED BY:
RABU
29 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Sabtu, 31 Juli 2021 08:45
Larangan Makan di Tempat, Banyak Kucing Kelaparan, Beginilah Aksi 'PPKM' Sesama Movement di Banjarbaru
KASIH PAKAN: Relawan Sesama Movement memberi pakan kepada kucing jalanan di Banjarbaru yang mereka nilai ikut terdampak pemberlakukan PPKM level 4. | Foto: Sesama Movement for Radar Banjarmasin

Pemberlakuan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Banjarbaru rupanya turut berdampak kepada hewan. Hal ini dipicu adanya aturan larangan makan di tempat.

-- Oleh: MUHAMMAD RIFANI, Banjarbaru --

Kucing jalanan jadi sasaran aksi dari komunitas sosial Sesama Movement. Mereka menilai bahwa kucing selama aturan PPKM Level 4 juga makhluk yang terdampak.

Menariknya, komunitas yang anggotanya anak-anak muda ini turut mengambil tajuk aksi bernama PPKM. Akronim yang mereka pilih yakni berarti Pasukan Peduli Kesejahteraan Meong (PPKM).

Menurut PIC Program dan Media Sesama Movement, Nadya, pemberlakuan larangan makan di tempat membuat kucing jalanan kekurangan asupan makan. Terlebih katanya selama ini banyak kucing yang memang berharap sisa-sisa makanan dari warung-warung.

"Saat kita umumkan aksi ini, ternyata respons masyarakat bagus sekali. Alhamdulillah kita tak perlu menunggu lama sudah ada yang berdonasi, baik berupa pakan kucing atau donasi berupa uang tunai," cerita Nadya.

Mahasiswi Prodi Bimbingan Konseling FKIP ULM Banjarmasin ini mengatakan jika aksi perdana mereka sudah digelar kemarin. Mereka menyusuri sejumlah ruas jalan di sudut Kota Banjarbaru.

"Ternyata memang benar, banyak kucing-kucing yang kelaparan. Soalnya ketika kita membawa pakan mereka langsung menyerbu, kelihatan sekali kekurangan makan," katanya.

Dilanjutnya, aksi ini tak hanya sekali gelaran saja. Melainkan Nadya dan kawan-kawan berencana rutin dan bertahap memberi pakan kucing di jalan. Terlebih katanya pemberlakuan PPKM Level 4 masih cukup lama.

"Yang jelas selama masih ada larangan makan di tempat kita akan berusaha memenuhi pakan kucing ini dengan pola membuka donasi. Kita sangat terbuka donasi dalam bentuk apapun, kalau donasi terkumpul kita langsung turun," tegasnya.

Ditambahkan oleh Co-Project Leader Sesama Movement, Feisal Rizky Kurniawan, aksi ini menurutnya simbol bahwa manusia pada dasarnya dianugerahi Tuhan rasa peduli dan semangat tolong menolong yang tak terbatas. Termasuk terhadap hewan.

"Semangat yang kita bangun adalah bahwa Indonesia luar biasa semangat gotong royongnya. Begitupun di Banjarbaru atau Kalsel, ini sudah jadi identitas kita. Dari aksi ini kami ingin buktikan, jika membantu hewan pun sebenarnya bangsa kita itu sangat peduli, apalagi sesama manusia," bebernya.

Di masa-masa PPKM level 4 ini kata Feisal turut banyak muncul gerakan-gerakan sosial di berbagai elemen dan kelompok masyarakat. Semisal sebutnya aksi peduli tenaga kesehatan, pasien isolasi mandiri, peduli oksigen, maupun peduli warga berpenghasilan rendah yang terdampak parah.

"Artinya, di tengah ujian berat ini ternyata muncul berbagai gerakan saling bantu yang luar biasa, ini patut kita apresiasi dan dukung. Nah kami melihat untuk yang berorientasi kepada hewan masih belum tampak, akhirnya kita putuskan mencoba menggelar aksi ini," tuntasnya seraya berterima kasih kepada donatur dan pihak yang terus mendukung aksi Sesama Movement. (rvn/bin/ema)


BACA JUGA

Rabu, 23 September 2015 09:58

Gudang SRG Kebanjiran Gabah

<p style="text-align: justify;"><strong>MARABAHAN</strong> &ndash; Memasuki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers