MANAGED BY:
RABU
29 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 02 Agustus 2021 05:52
BLT DD Sudah Tersalur 183 Miliar
Foto ilustrasi bantuan sosial. | Foto: Kaltim.prokal.co

BANJARBARU - Meski pada bulan Juni realisasi Bantuan Langsung Tunai (BLT) bersumber dari dana desa masih rendah. Namun secara keseluruhan, BLT yang tersalurkan untuk masyarakat desa ini cukup besar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kalsel, Zulkipli mengatakan, sampai Juni 2021, BLT-DD sudah tersalur Rp183.661.500.000. "Atau dirata-ratakan per bulannya ada 148.401 KPM (keluarga penerima manfaat) yang menerima," katanya.

Jika dipersentasekan, dia mengungkapkan, realisasi BLT-DD dari Januari hingga Juni rata-rata setiap bulannya 63,78 persen. "Ini sudah termasuk baik," ungkapnya.

Lanjutnya, kabupaten yang paling tinggi menyalurkan BLT-DD adalah Hulu Sungai Utara. Di daerah ini, realisasinya mencapai 97,98 persen. "Kemudian ada Tanah Bumbu yang sudah 84,03 persen dan Batola, 82,91 persen," ujarnya.

Sedangkan kabupaten yang realisasi BLT dana desanya masih rendah, ialah Kotabaru yang hanya 23,48 persen dan Tabalong, 50 persen. "Kotabaru ini masih rendah karena ada 16 desa di sana yang semua KPM sudah tercover oleh dana Kemensos. Sehingga desa tersebut tidak lagi menyalurkan BLT dana desa," sebut Zulkipli.

Kendala lain masih ada desa yang belum menyalurkan BLT-DD menurutnya lantaran terkendala dengan permasalahan data. "Karena ada perubahan status ekonomi masyarakat di desa," katanya.

Selain itu, dia mengungkapkan, sejumlah desa juga masih memperbaiki data keluarga penerima manfaat (KPM) BLT-DD yang double dengan bantuan dari Kemensos. "Karena kalau sudah dapat bantuan dari Kemensos, tidak bisa lagi menerima BLT desa," ungkapnya.

Meski begitu, Zulkipli menyampaikan bahwa desa terus berupaya mempercepat pencairan BLT-DD. "Karena setiap saat selalu berubah dan diperlukan penyesuaian lagi," ucapnya.

Lalu bagaimana dengan pola penyaluran baru BLT Desa yang semula dicairkan secara bulanan: Rp300 ribu sebulan, menjadi sekaligus untuk 3 bulan? Zulkipli menuturkan, regulasi tersebut hingga kini belum mereka terima.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah menerbitkan aturan baru sebagai upaya percepatan realisasi anggaran penanganan pandemi Covid-19 di daerah.

Guna mendorong upaya tersebut, Kemenkeu menggunakan sumber Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui belanja Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).

"Nah yang terbaru, telah terbit Peraturan Menteri Keuangan No 94/PMK.07/2021 untuk percepatan penyaluran dana desa dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa," kata Sri Mulyani seperti dikutip dari Instagram resminya @smindrawati, Kamis (29/7).

Sri Mulyani menerangkan melalui peraturan ini pola penyaluran BLT Desa yang semula dicairkan secara bulanan: Rp300 ribu sebulan, sekarang dapat disalurkan sekaligus untuk 3 bulan. Sehingga, BLT Desa dapat segera diterima oleh keluarga miskin yang berhak.

"Selain itu diatur pula bahwa Kepala Desa dapat menyesuaikan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan memperhatikan warga miskin yang terdampak Covid-19 dan belum menerima bantuan," ujarnya.

Dia pun berharap agar Kepala Desa dapat melakukan pendataan secara seksama dan segera melakukan penyesuaian jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar BLT Desa dapat segera tersalurkan sesuai kebutuhan masyarakat desa.

“Dengan adanya BLT Desa ini dan bantuan sosial dari pemerintah pusat, saya harap dapat membantu menjaga daya beli masyarakat desa,” jelasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 28 September 2021 15:44

Dinkes Banjarmasin Usulkan Penolak Vaksin Bisa Dihukum

Dinas Kesehatan Banjarmasin hendak mengusulkan kepada wali kota agar warga…

Selasa, 28 September 2021 15:37

Digarap Selama Sebulan, Angkat Kisah Pengrajin Purun

Siswa-siswa SMKN 1 Marabahan mengukir prestasi yang membanggakan di dunia…

Selasa, 28 September 2021 15:35

Dilarang Lintasi Jembatan Baru, Banyak Truk yang Melanggar

BANJARMASIN - Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XI Banjarmasin…

Selasa, 28 September 2021 15:33

Kapan SMA-SMK Boleh Buka? Tinggal Tunggu Tanda Tangan Gubernur

BANJARBARU - Walaupun sejumlah kabupaten di Kalsel sudah membuka sekolah…

Selasa, 28 September 2021 15:14

Pasokan Air Baku Banjarbakula Seret, Ribuan Pelanggan PDAM Terdampak

BANJARBARU - Setidaknya empat hari terakhir banyak masyarakat Banjarbaru dibuat…

Selasa, 28 September 2021 15:09
Pemkab Tanah Bumbu

Palangka Raya Belajar Tangani Covid-19 ke Tanah Bumbu

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar dan Sekda…

Selasa, 28 September 2021 15:08
Pemkab Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Terima Penghargaan APE

BATULICIN – Kabupaten Tanah Bumbu meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya…

Selasa, 28 September 2021 14:00
Pemkab Balangan

Bappelitbangda Susun Site Plan Wisata Desa

PARINGIN – Sebagai tindak lanjut dari pengembangan sektor pariwisata di…

Selasa, 28 September 2021 12:38

PPKM Banjarmasin Turun ke Level 2

BANJARMASIN - Banjarmasin dan Banjarbaru yang masih berstatus PPKM level…

Selasa, 28 September 2021 12:21

Penuh Haru, Pelepasan Pasung ODGJ di Halong Berlangsung Dramatis

PARINGIN – Pembebasan Als (40), warga Desa Buntu Pilanduk Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers