MANAGED BY:
RABU
29 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 02 Agustus 2021 05:59
Kok Bisa Pemancing ini Telan Papuyu Hidup-Hidup? Begini Kronologi Lengkapnya...
LEWAT MASA KRITIS : Kondisi Syamsuddin usai menjalani operasi mengeluarkan ikan papuyu dari tenggorokannya. | Foto: AHMAD FOR RADAR BANJARMASIN

PARINGIN – Ini peringatan bagi para mancing mania. Baru-baru tadi, kejadian langka menimpa Syamsuddin (32). Dia tertelan ikan hidup yang baru saja dipancingnya.

Ceritanya Warga Desa Palajau, Balangan itu pergi memancing pada hari Kamis (29/7) siang di wilayah Batumandi. Membawa dua joran pancing, Syamsuddin langsung memasang keduanya di spot danau.

Tak sampai menunggu lama, salah satu alat pancingnya berhasil menangkap ikan jenis papuyu (betok). Dia segera menyentak dan menariknya. Kegirangan Syamsuddin bertambah saat melihat jorannya yang lain juga tengah ditarik ikan.

Karena tidak ingin ikan di alat pancing kedua lepas, sontak secara refleks Syamsuddin menggigit ikan papuyu yang dia dapatkan pertama dengan maksud untuk menahan sekaligus melepaskan dari kailnya.

Saat itulah kejadian naas itu terjadi. Ketika dia menangani alat pancing yang kedua, ikan papuyu yang sedang dia gigit menggelepas dan langsung meluncur masuk ke dalam tenggorokan Syamsuddin.

Syamsuddin mencekik lehernya karena merasa kesakitan. Dia mencoba mengeluarkannya dengan cara memuntahkannya. Namun Ikan itu sudah terlanjur masuk dan sangkut di tulang tenggorokannya.

Dengan susah payah karena menahan sakit, Syamsuddin bergegas pulang ke rumah untuk mencari pertolongan. Namun karena tidak bisa ditangani, keluarga sepakat melarikannya ke RSUD Balangan.

Arif, Dokter jaga IGD RSUD Balangan yang menerimanya mengatakan kondisi pasien sudah sangat kritis ketika tiba. Pasalnya ikan yang menyangkut di tenggorokan masih dalam keadaan hidup dan terus bergerak-gerak. Darah keluar dari tenggorokan.

“Setelah melakukan rontgen dan mengetahui posisi ikan, kami berupaya mengeluarkannya," ucap Arif seraya mengatakan akan sangat berbahaya kalau ikan ditelan mengingat ukurannya yang cukup besar.

Papuyu yang sangkut berukuran tiga jari orang dewasa dan panjang mencapai 15 cm."Itu berpotensi mengakibatkan tersedak sehingga mengganggu pernafasan,” terangnya.

Sementara kalau tertahan di tenggorokan dengan waktu yang lama, maka akan mengancam nyawa korban. Karena setiap kali ikan yang masih hidup itu bergerak, tenggorokan akan terluka.

Pihaknya sendiri sempat kesulitan. Mereka melakukan lima kali upaya mengeluarkan ikan tersebut dari tenggorokan Syamsuddin, namun tak kunjung berhasil. Pihaknya kemudian memutuskan merujuk Syamsuddin ke rumah sakit di Banjarmasin.

Jarak yang cukup jauh ke Banjarmasin--202 kilometer-- membuat keluarga cemas. Apalagi Syamsuddin terus kesakitan. Ikan terus meronta-ronta dalam tenggorokan.

Setelah melewati 5 jam perjalanan darat, Syamsuddin segera tiba di RSUD Anshari Saleh Banjarmasin. Namun keterbatasan dokter THT di rumah sakit itu membuat Syamsuddin akhirnya dibawa lagi ke RSUD Ulin.

Tim dokter di RSUD Ulin kemudian segera melakukan operasi pengeluaran ikan papuyu dari tenggorokan Syamsuddin. Cara yang dilakukan adalah memotong sirip ikan papuyu yang sudah masuk menusuk organ tenggorokan.

Setelah berjuang berjam-jam, Syamsuddin akhirnya lepas dari masa kritis. Saat ini ia tengah menjalani perawatan dan pemulihan di RSUD Ulin.

 

Penampakan ikan papuyu usai dikeluarkan dari tenggorokan Syamsuddin.

Ahmad, adik Syamsuddin mengatakan kondisi kakaknya masih dalam tahap pemulihan. Tenggorokan Syamsuddin mengalami luka cukup parah akibat tusukan dari sirip ikan papuyu yang tajam.“Sementara untuk makan menggunakan selang yang dimasukkan lewat hidung menuju lambung,” ungkapnya.

Dia mengatakan pesan khusus dari kakaknya kepada para pemancing. “Kakak berpesan, khususnya kepada para pemancing, agar jangan sesekali menggigit ikan papuyu hidup, kalau tidak mau mengalami hal serupa seperti yang dia alami, sakit sekali,” imbuhnya.

IKAN HIDUP DALAM TENGGOROKAN SYAMSUDDIN

1) Syamsuddin pergi membawa dua alat pancing pada hari Kamis (29/7) siang di wilayah Batumandi. Dia langsung memasang keduanya sekaligus.

2) Kedua jorannya berhasil menangkap ikan sekaligus. Saat akan membuka ikan papuyu di joran pertama, dia menggigit ikan itu untuk menarik jorannya yang lain.

3) Papuyu yang digigit tiba-tiba berontak dan langsung meluncur masuk ke tenggorokan Syamsuddin. kesakitan, Syamsuddin berusaha memuntahkannya namun gagal.

4) Syamsuddin pulang dan langsung dilarikan ke RSUD Balangan. Namun tim dokter angkat tangan dan langsung merujuknya ke Banjarmasin. Tenggorokan Syamsudin mulai terluka karena ikan terus bergerak. Darah mulai keluar dari mulut Syamsuddin.

5) Di Banjarmasin, RSUD Anshari Saleh juga kekurangan sumber daya untuk menangani Syamsuddin. Dia dirujuk kembali ke RSUD Ulin.

6) Setelah berjuang dalam operasi, tim dokter RSUD Ulin akhirnya berhasil memotong sirip ikan dalam tenggorokan Syamsuddin. (why/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers