MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 04 Agustus 2021 09:54
Miris Sungai Jadi Tempat Pembuangan Sampah

Kala Pemuda Tapin Susur Sungai Selama 2,5 Jam

SUSUR SUNGAI: Menggunakan perahu dari BPBD Tapin, kelompok pemuda dari berbagai komunitas menyusur sungai Tapin selama 2,5 jam lebih. | Foto: Rasidi Fadli/Radar Banjarmasin

Dalam rangka hari sungai nasional, para pemuda Tapin mengisinya dengan kegiatan yang positif. Salah satunya susur sungai. Seperti apakah pengalaman mereka?

-- Oleh: RASIDI FADLI, Rantau

Terik matahari cukup panas, tapi tidak menyurutkan semangat para pemuda menurunkan dua perahu fiber meminjam dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapin, dan satu ban karet besar untuk susur sungai Tapin.

Rutenya mulai dari belakang SDN Bungur 1 sampai ke belakang taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pasar. Jaraknya sekitar 4 kilometer. Perjalanan memerlukan waktu hampir 2,5 jam lebih, karena hanya mengandalkan arus sungai. Dimulai dari pukul 15.30 Wita sampai pukul 18.00 Wita.

Banyak hal yang ditemukan oleh para pemuda saat susur sungai. Terutama masalah  sampah yang sangat berserakan sepanjang sungai. Bahkan, ada lokasi bantaran sungai yang menjadi tempat pembuangan sampah.

Dalam aksi susur sungai yang dilakukan, para pemuda ini juga menyebar spanduk. Berisi imbauan agar masyarakat menjaga sungai, dan tidak membuang sampah di sungai. "Spanduk tersebut kami taruh di beberapa titik yang memang kelihatan banyak sampah. Total spanduk ada 10," ucap Dewi Rusmalina, anggota Komunitas Banua Rantau Pencinta Sungai (Barangai).

Dewi merasa miris melihat kondisi sungai Tapin. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan, kondisi sungai tidak bersih seperti yang diceritakan orang tua dulu. "Di tengah kondisi sungai yang sudah berubah, tetap ada masyarakat yang menggunakan sungai untuk mandi maupun mencuci," bebernya.

Memang perlu perhatian khusus semua pihak, termasuk generasi muda untuk menanggulangi sampah dan bisa mengembalikan fungsi sungai. "Cara sederhana jangan lagi membuang sampah di sungai, atau selalu menyosialisasikan fungsi sungai untuk kehidupan orang banyak," tuturnya.

Norhafifah menambahkan sampah yang bertebaran di sungai akan jadi fokus utamanya bersama kawan-kawan. Langkah yang akan diambil nanti akan mengedukasi masyarakat yang hidup di bantaran sungai. "Tentang bagaimana cara mengelola sampah agar bisa diolah dan dimanfaatkan dengan baik. Bahkan bisa bernilai ekonomis," ucap cewek yang akrab disapa Afifah tersebut.

Dia tentu sangat miris melihat kondisi sungai yang dipenuhi sampah. Mulai dari sampah rumah tangga, rongsokan, sampai batang pohon. "Ditambah air yang keruh. Bagi saya yang memiliki kulit sensitif, usai susur sungai badan jadi gatal-gatal. Menandakan sungai dalam kondisi tidak baik-baik saja," jelasnya.

Ahmad Zainul Abidin dari Komunitas Barangai juga mengungkapkan hal yang sama. Sungai Tapin sudah keruh, dan banyak sampah. "Dalam kegiatan ini ada empat kelompok pemuda-pemudi yang terlibat. Mulai dari Komunitas Barangai, Duta Lingkungan, Duta Genre dan Forum Anak Kabupaten," ucap pria yang juga sebagai Duta Lingkungan tahun 2021 ini.(dye/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 19:02

Misran, Pembakal Yang Jadi Pembicara Nasional

Berawal dari postingan video tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)…

Jumat, 17 September 2021 18:45

Sebentar Lagi Wisata Kampung Kuin Kacil Dibuka

Dulu Kuin Kacil cuma daerah terpencil di pinggiran kota. Sekarang…

Jumat, 17 September 2021 13:38

Shafa Nur Anisa, Putri Cilik Kalsel 2021 dari Tapin

Shafa Nur Anisa menorehkan prestasi membanggakan untuk Kabupaten Tapin. Ia…

Selasa, 14 September 2021 15:50

Syahridin, Kepala Desa Inspiratif dari Balangan

Keberadaan Pasar Budaya Racah Mampulang dan titian bambu atas sawah…

Selasa, 14 September 2021 15:44

Cerita Balai Bini Pengambangan: Diusulkan Cagar Budaya, Pernah Ditawar Turis Korea

Rumah almarhum pembakal Haji Sanusi di Kelurahan Pengambangan RT 11…

Kamis, 09 September 2021 13:56

Rumbih, Pengayuh Becak Populer yang Menjadi Youtuber

Sudah menjadi ciri khasnya, kemana-mana selalu bersama becak. Itu lah…

Kamis, 09 September 2021 12:27

Cerita Agen Koran di Era Digital: Malah Lebih Untung Menjual yang Bekas

Di era senja media cetak, ada agen koran di Banjarmasin…

Rabu, 08 September 2021 13:31

Sedotan Purun, Kerajinan Desa Banyu Hirang Yang Mendunia

Isu lingkungan mengurangi sampah plastik membuka peluang usaha sedotan organik…

Rabu, 08 September 2021 12:22

Menengok Fasilitas Isoter di Mulawarman: Cukup Bawa Perkakas Mandi

Seorang perawat berjalan melintasi lorong gedung. Berhenti di depan sebuah…

Senin, 06 September 2021 15:59

Dari Pelantikan Dewan Kesenian Banjarmasin: Main Mamanda, Ibnu Jadi Raja

Pelantikan Dewan Kesenian Banjarmasin periode 2021-2026 diramaikan dengan pementasan kesenian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers