MANAGED BY:
JUMAT
17 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 04 Agustus 2021 14:33
Sisa Ganti Rugi Pembebasan Jembatan HKSN, PUPR: Anggarannya Belum Ada
MASIH DIGARAP: Proyek Jembatan HKSN ditarget rampung pada akhir tahun ini. Puluhan bangunan warga dibebaskan demi memuluskan pembangunan infrastruktur tersebut. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN – Proyek pembangunan Jembatan HKSN terganggu lantaran ada 16 bangunan yang belum sepenuhnya dibebaskan pemko. Padahal, proyek itu ditarget rampung pada akhir tahun ini.

Jembatan ini akan menghubungkan dua kecamatan, Banjarmasin Barat dan Banjarmasin Utara.

Dari 46 persil, 30 sudah beres. Selebihnya, uang ganti ruginya belum dicairkan pemko. Maka wajar bila warga enggan membongkar bangunannya.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Doyo Pudjadi mengatakan, kondisi ini lantaran anggaran untuk melunasi pembebasan lahan itu memang belum ada.

“Yang belum dibayar, rencananya dilunasi pada APBD perubahan. Anggarannya sudah kami usulkan. Semoga lekas dicairkan,” ujarnya kemarin (3/8).

Sisa pembebasan ini untuk pelebaran jalan jembatan. Para pemilik tanah dan bangunan juga sudah menyepakati harga yang ditawarkan pemko.

Masalahnya, kontraktor meminta sedikitnya tiga bangunan harus dibongkar dalam waktu dekat karena berdiri di area pile slab.

Ketiga bangunan itu berada di arah menuju Simpang Anem, dimiliki oleh satu orang.

“Harga sudah deal, hanya belum dibayar. Kami akan ajak pemiliknya bicara. Agar bisa membantu proses pembangunan,” jelas Doyo.

Dalam bahasa berbeda, dibongkar dahulu, baru diganti rugi belakangan. “Posisinya berada di titik yang harus dibongkar,” tukasnya.

Muncul masalah lain. Beberapa warga yang sudah menerima ganti rugi memohon kelonggaran waktu untuk membongkar sendiri bangunannya.

PUPR masih berbaik hati. “Kami melihat memang layak untuk ditoleransi. Kami berikan waktu sampai pertengahan Agustus. Melewati tenggat itu, sudah harus dibongkar,” tegasnya.

Salah seorang pemilik bangunan adalah Agus. Diakuinya, uang ganti rugi sudah diterima secara penuh.

“Tapi kami meminta waktu sebulan untuk menyelesaikan pesanan barang yang sudah terlanjur dikerjakan,” kata pemilik workshop speedboat itu.

Agus menegaskan, bangunan lain miliknya sudah dibongkar. Hanya tersisa workshop itu saja. “Setelah orderan selesai, akan saya bongkar,” janjinya.

Proyek Jembatan HKSN alias Jembatan Besi mulai dikerjakan sejak tahun 2020 lalu. Proyeknya menyedot anggaran Rp22 miliar, ditambah Rp33 miliar untuk pembebasan lahannya. Ditargetkan sudah bisa dilintasi pada tahun depan. (war/fud/ema)


BACA JUGA

Kamis, 16 September 2021 19:11

Geram, Risma Sampai Pukul Meja karena Banyak Program Bantuan Tidak Tersalur

BANJARBARU - Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini marah besar ketika…

Kamis, 16 September 2021 19:08

Warga Minta Jembatan Alalak Dibuka Sebelum Diresmikan

BANJARMASIN - Kontrak kerja pekerjaan Jembatan Sungai Alalak resmi berakhir…

Kamis, 16 September 2021 18:58

Pelaku Usaha Minta Jangan Diketati Lagi   BANJARMASIN - Turunnya…

Kamis, 16 September 2021 18:57

Suka-Duka Bank Sampah Sekumpul yang Mampu Bertahan Hingga 10 Tahun

Katanya sampah bernilai ekonomis. Namun retorika itu sangat sulit. Terlebih…

Kamis, 16 September 2021 16:02

Wali Kota Banjarbaru Belum Keluarkan Edaran, Meski Pusat Sudah Umumkan PPKM Turun Level

BANJARBARU - Pemerintah pusat melalui Sekretariat Kabinet menginformasikan ada penurunan…

Kamis, 16 September 2021 16:00

Mengobati Rindu Siswa, Penilaian Tengah Semester Dilakukan Tatap Muka

Wajah siswa-siswi SMP di Banjarmasin kemarin (15/9) terlihat berseri-seri. Sekian…

Kamis, 16 September 2021 15:56

Banjarmasin Pasang Status Waspada Banjir

BANJARMASIN – Hasil koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel…

Kamis, 16 September 2021 15:47

Soal Data Covid-19, Banjarmasin dan Pusat Kini Sudah Sepaham

BANJARMASIN – Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi diutus wali…

Kamis, 16 September 2021 14:22

Tes Pertama, 19 Orang Tidak Hadir, Ruangan Suhu Tinggi Tidak Terpakai

KANDANGAN – Hari pertama pelaksanaan tes seleksi kemampuan bidang (SKB)…

Kamis, 16 September 2021 14:19

Punya KTP dan Kartu Ujian, Bisa Gratis Swab

MARABAHAN - Pemkab Batola memastikan gratis swab antigen untuk peserta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers