MANAGED BY:
JUMAT
17 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 04 Agustus 2021 14:40
Hujan Masih Turun, Kalsel Sudah Antisipasi Karhutla
SIAGA: Apel Gelar Pasukan Satgas Karhutla Kalsel 2021 di Posko Komando Siaga Darurat Bencana Kabut Asap dan Karhutla Guntung Damar, Kecamatan Kecamatan Landasan Ulin, kemarin (3/8) pagi. | FOTO: BIRO ADPIM SETDAPROV KALSEL

BANJARBARU - Meski hujan masih turun beberapa hari ini, tapi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tetap mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Banua denganmulai mengaktifkan empat posko komando siaga darurat.

Empat posko tersebut berada di Guntung Damar Banjarbaru; di RSJ Sambang Lihum; di Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, serta di Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala.

Dibukanya empat posko itu terungkap dalam Apel Gelar Pasukan Satgas Karhutla Kalsel 2021 di Posko Komando Siaga Darurat Bencana Kabut Asap dan Karhutla Guntung Damar, Kecamatan Kecamatan Landasan Ulin, kemarin (3/8) pagi.

Bertindak selaku pemimpin apel Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar. Sedangkan, peserta apel terdiri berbagai elemen. Di antaranya, Kepolisian Daerah Kalsel, TNI, PMI, ORARI, BPK dari Banjarbaru dan Martapura, Manggala Agni, dan sejumlah relawan.

Dalam kesempatan itu, Roy mengingatkan dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Tidak hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga perekonomian dalam skala lokal, regional dan nasional. “Untuk mencegah Karhutla, berbagai upaya telah dilakukan bersama. Seperti pembuatan kanal, embung, kolam-kolam penampungan air,” katanya.

Lanjutnya, patroli terpadu juga tetap dilakukan selama status siaga darurat karhutla. Untuk itu semua peralatan pendukung dan personel satgas disiapkan untuk menjaga provinsi Kalsel dari kabut asap serta karhutla.

Penyebab karhutla sendiri umumnya, kata Roy, akibat hutan sengaja dibakar untuk membuka lahan pertanian. Serta, aktivitas membakar api yang masih menyala lalu ditinggalkan. “Banyak kerugian akibat karhutla seperti jarak pandang pendek, udara tercemar dan pernafasan pun terganggu,” paparnya.

Maka dari itu, menurutnya karhutla harus dicegah dan ditanggulangi sedini mungkin dan hal itu menjadi tangung jawab bersama.

Roy juga meminta kepada seluruh elemen kebencanaan di provinsi ini, agar tetap siaga dan peralatan kebakaran selalu siap setiap saat.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Mujiyat menyampaikan, titik rawan karhutla selama ini adalah kawasan Guntung Damar Banjarbaru. Sehingga, menjadi salah satu lokasi penempatan pos lapangan satgas Karhutla Kalsel.

BPBD Kalsel sendiri tambahnya memiliki total 150 personel yang bertugas di pos lapangan secara shift. "Jadi per pos jaga ada 30 personel yang bekerja secara shift," rincinya.

Dengan adanya pos jaga harapnya dapat menekan jumlah karhutla yang terjadi di Kalimantan Selatan tahun ini. Selain itu dapat mempercepat informasi titik api serta gerak petugas ke titik api. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Jumat, 17 September 2021 08:32
Pemkab Tanah Laut

Bupati Terima Bantuan Korban Banjir

PELAIHARI - Kepedulian dari berbagai kalangan terhadap bencana banjir yang…

Jumat, 17 September 2021 08:31
Pemkab Tanah Laut

Atlet PON Resmi Dilepas

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut HM Sukamta bersama Ketua Komite…

Jumat, 17 September 2021 08:25
Pemkab Tanah Bumbu

Ahli Waris Menerima Santunan

BATULICIN – Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagri) Kabupaten Tanah Bumbu…

Jumat, 17 September 2021 08:23
Pemkab Tanah Bumbu

Petani Gunung Tinggi Gelar Syukuran

BATULICIN – Kelompok Tani Sejahtera di Kelurahan Gunung Tinggi menggelar…

Kamis, 16 September 2021 19:11

Geram, Risma Sampai Pukul Meja karena Banyak Program Bantuan Tidak Tersalur

BANJARBARU - Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini marah besar ketika…

Kamis, 16 September 2021 19:08

Warga Minta Jembatan Alalak Dibuka Sebelum Diresmikan

BANJARMASIN - Kontrak kerja pekerjaan Jembatan Sungai Alalak resmi berakhir…

Kamis, 16 September 2021 18:57

Suka-Duka Bank Sampah Sekumpul yang Mampu Bertahan Hingga 10 Tahun

Katanya sampah bernilai ekonomis. Namun retorika itu sangat sulit. Terlebih…

Kamis, 16 September 2021 16:02

Wali Kota Banjarbaru Belum Keluarkan Edaran, Meski Pusat Sudah Umumkan PPKM Turun Level

BANJARBARU - Pemerintah pusat melalui Sekretariat Kabinet menginformasikan ada penurunan…

Kamis, 16 September 2021 16:00

Mengobati Rindu Siswa, Penilaian Tengah Semester Dilakukan Tatap Muka

Wajah siswa-siswi SMP di Banjarmasin kemarin (15/9) terlihat berseri-seri. Sekian…

Kamis, 16 September 2021 15:56

Banjarmasin Pasang Status Waspada Banjir

BANJARMASIN – Hasil koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers