MANAGED BY:
JUMAT
17 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 04 Agustus 2021 14:45
Supriyadi Bantah Jadi Owner PT Travelindo
DITINGGAL PENGHUNI: Markas Travellindo di kawasan Jalan Pangeran Hidayatullah Banjarmasin Timur tampak sunyi. Sang owner Supriadi ditangkap atas tuduhan penipuan 16 Januari 2021. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN - Dua saksi dihadirkan dalam persidangan dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan haji dan umrah yang dilakukan Bos PT Travelindo Lusyana di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, kemarin (3/8).

Kedua saksi yang dihadirkan jaksa adalah Risnawati selaku staf administrasi dan Endarsah, Manager Operasional PT Travelindo Lusyana.

Jaksa Radityo Wisnu Aji mengungkapkan, kedua saksi yang dihadirkan membenarkan ada lima orang calon jemaah haji khusus non kuota yang batal berangkat. Penyebabnya mereka tidak bisa memenuhi menambah biaya. Mereka sendiri telah menandtangani surat perjanjian dengan PT Travelindo Lusyana.

Namun Supriyadi membantah beberapa detil dari surat tersebut, yakni soal tandatangan. Supriyadi mengatakan tidak menandatangani dengan kapasitasnya.

"Surat pertama, jabatan direktur ditandatangani Agus Hariyanto dan Supriyadi sebagai owner, sementara di surat perjanjian, Supriyadi sebagai komisaris. Terdakwa membantah tandatangan di surat itu," tambahnya.

Pengacara Supriyadi Isai Panantulu SH mengatakan keterangan saksi yang dihadirkan banyak menguntungkan kliennya. Isai menjelaskan, dalam perkara ini kliennya tidak bersalah, justru yang melakukan kesalahan adalah Agus Hariyanto yang tak lain masih saudara Supriyadi. Karena semenjak dipegang Agus, banyak uang perusahaan yang tidak jelas penggunaannya."Meski bukan owner lagi, Supriyadi mau bertanggungjawab atas perbuatan Agus Hariyanto terhadap uang jamaah," jelasnya.

Diwartakan sebelumnya, Bos Travelindo ini sampai diseret ke persidangan, setelah dilaporkan lima orang calon jamaah yang gagal berangkat haji. Sementara korban sudah menyetorkan sejumlah uang kepada terdakwa. Nilainya sebesar Rp 862 juta.

Akibat perbuatannya, terdakwa dijerat empat pasal, yang dua diantaranya terkait undang-undang haji serta dua pasal lagi adalah Pasal 378 dan 372 KUHP dengan hukuman empat tahun penjara.

Meski banyak kesaksian yang dibantah Supriyadi, jaksa Radityo Wisnu Aji menyerahkan sepenuhnya kepada majelis hakim yang dipimpin M Yuli Hadi. Rencananya pada sidang berikutnya akan menghadirkan saksi ahli dari kanwil Kemenag Provinsi Kalsel."Saksi yang akan kita hadirkan sidang nanti adalah saksi ahli," ucapnya. (gmp/ran/ema)


BACA JUGA

Jumat, 17 September 2021 08:18

Pelaku Pembunuhan di Sungai Malang Akhirnya Ditangkap di Terminal Kandangan

AMUNTAI - Unit Jatanras Satreskrim Polres Hulu Sungai Utara (HSU)…

Kamis, 16 September 2021 15:16

Ada Operasi KPK di Daerahnya, Begini Kata Kapolres HSU...

AMUNTAI - Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan SIK membenarkan bahwa…

Kamis, 16 September 2021 14:29

Mayat Penuh Luka Ditemukan di Sungai Malang

AMUNTAI - Warga Gang Mukmin 1 RT 10, Kelurahan Sungai…

Kamis, 16 September 2021 14:27

Pengedar Sabu Diintai dan Digeledah

TANJUNG – MI alias Acan (30), warga Desa Pulau, Kecamatan…

Kamis, 16 September 2021 13:49

Hanya Siapkan Ruangan, Polda Kalsel Tak Ikut OTT KPK di HSU

BANJARMASIN - Operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi…

Kamis, 16 September 2021 12:04

BREAKING NEWS..!! KPK Lakukan OTT di Dinas PUTR Hulu Sungai Utara

AMUNTAI - Tim Satuan Tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan…

Rabu, 15 September 2021 17:06

Mayat Bersimbah Darah Gegerkan Warga Sungai Malang HSU, Diduga Korban Pembunuhan

AMUNTAI - Warga Gang Mukmin RT 10 Kelurahan Sungai Malang…

Rabu, 15 September 2021 11:51

Bisa Atur Pemenang Tender, Oknum ASN RSUD Ulin Tertangkap OTT

BANJARMASIN - Memakai kaos tahanan warna jingga, SBH dan SH…

Rabu, 15 September 2021 10:39

Padahal Ditutup Selama PPKM, Tapi Tawuran di Siring Pierre Tendean Sudah Puluhan Kali Terjadi

BANJARMASIN – Tawuran dua kelompok remaja   menjadi viral di media…

Rabu, 15 September 2021 10:28

Terlambat Membuang Barbuk, Parno Sudah Dikepung

BANJARMASIN – Saat rumahnya digerebek, Parno sudah mencoba membuang sabu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers