MANAGED BY:
JUMAT
17 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 04 Agustus 2021 14:57
Pasien Bertambah, Ruangan Krisis, Rumah Sakit Rekrut Nakes Kontrak
Ilustrasi pelayanan rumah sakit. | Foto: Kaltara.prokal.co

MARABAHAN - Kapasitas kesehatan benar-benar teruji di masa pandemi. Rumah Sakit Daerah Idaman (RSDI) Banjarbaru misalnya kekurangan jumlah ruangan untuk Covid-19. Selain itu tenaga kesehatan mulai kewalahan karena banyak kolega mereka yang terjangkit.

Kondisi ini pun memaksa manajemen pihak RSDI Banjarbaru melakukan penutupan layanan. Pelayanan direncanakan ditutup selama sepekan hingga tanggal 8 Agustus. Bahkan akses masuk ke RSDI juga diportal.

"Pengecualian untuk layanan kegawatan kebidanan seperti mau bersalin, keguguran atau pendarahan. Selain itu masih ditutup," konfirmasi Kabag Tata Usaha RSDI Banjarbaru, Firmansyah.

Pertimbangan lainnya penutupan layanan dipengaruhi oleh banyaknya tenaga kesehatan mereka yang menjalani karantina atau isolasi mandiri gegara tertular Covid-19 saat melalukan pelayanan.

"Jika ditotal sudah ada lebih dari 200 nakes RSD Isaman yang menjalani Isoman sampai sekarang ini. IGD juga sistem buka tutup, untuk kondisi sekarang tutup dulu sampai nanti ada perubahan lagi," jawabnya.

RSUD H Abdul Aziz Marabahan juga kekurangan satu ruangan dari jumlah Pasien Covid-19 yang dirawat. Untuk sementara, satu pasien ini dirawat di IGD rumah sakit.

"Untuk sementara satu pasien masih di IGD. Ruang penuh dan ruang baru yang disediakan masih dalam proses persiapan," ujar Supriadi, Supervisor RSUD Abdul Aziz Marabahan kepada Radar Banjarmasin.

Supriadi menambahkan satu pasien yang dirawat di IGD masih berkemungkinan di pindahkan ke ruang isolasi yang disediakan. Hanya saja tidak di dalam ruangan. Mungkin akan dirawat di selasar ruangan.

Dia mengatakan tenaga kesehatan yang diperlukan untuk ruang baru ini sebanyak 13 orang. "Sampai saat ini, sudah terisi 11 orang yang direkrut dari internal dan pendaftar dari luar," ungkapnya sembari mengatakan masih kurang dua tenaga perawat.

Selain persiapan ruang isolasi baru, kesiapan nakes, dan jumlah bed yang sudah penuh, Supriadi mengaku untuk obat-obatan dapat dikatakan aman. Sejak awal Covid-19, persediaan obat-obatan selalu aman. "Untuk oksigen masih terkendali. Setiap hari ada saja yang datang," ujarnya.

Di RSUD Brigjend H. Hassan Basry Kandangan, manajemen terus mempersiapkan berbagai kebutuhan mulai dari tenaga kesehatan (Nakes) sampai tempat tidur atau bed.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Medik dan Penunjang Medik RSUD Brigjend H.Hasan Basry Kandangan, Ismayanti mengatakan tempat tidur atau bed yang disediakan sementara sebanyak 120 unit. “Dari tempat tidur disediakan sudah terpakai 84 tempat tidur atau bed,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (3/8) kemarin.

Meningkatnya kasus Covid-19 membuat beberapa pelayanan di RSUD Brigjen H Hasan Basry Kandangan yang menjadi rumah sakit rujukan dari Banua Anam sementara ditutup. “Pelayanan yang ditutup sementara ruang RPD yang berada di lantai dua, ruang syaraf, ruang anak dan ruang paru dan ruang VIP” tutur Isma.

RSUD Datu Sanggul Rantau, Milhan mengatakan tidak ada masalah dengan bed. Yang menjadi masalah hanyalah oksigen yang minim. "Hampir rata-rata menggunakan oksigen. Jadi keperluan oksigen yang kritis," ucapnya.

Setiap hari rumah sakit mengambil ke distributor, jatahnya hanya 30 tabung. "Kalau diambil pagi, sorenya sudah habis dipakai. Kemudian diambil lagi sore, paginya juga habis," ucapnya seraya mengatakan obat-obatan di RSUD Datu Sanggul masih aman.

Lain halnya dengan RSUD Pambalah Batung di Amuntai. Rumah sakit ini mulai kehabisan obat-obatan untuk keperluan penanganan Covid-19. Direktur RSUD Pambalah Batung Mochammad Yandi mengatakan telah melaporkan permasalahan ini ke Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel.

"Kira-kira sepekan ketersediaan obat sudah datang lagi khusus pasien Covid-19," lengkapnya. Dia sendiri berniat menyiagakan 134 nakes terdiri 13 tenaga dokter baik umum dan spesialis untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19. (rvn/bar/shn/dly/shn/mar/ran/ema)


BACA JUGA

Jumat, 17 September 2021 08:32
Pemkab Tanah Laut

Bupati Terima Bantuan Korban Banjir

PELAIHARI - Kepedulian dari berbagai kalangan terhadap bencana banjir yang…

Jumat, 17 September 2021 08:31
Pemkab Tanah Laut

Atlet PON Resmi Dilepas

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut HM Sukamta bersama Ketua Komite…

Jumat, 17 September 2021 08:25
Pemkab Tanah Bumbu

Ahli Waris Menerima Santunan

BATULICIN – Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagri) Kabupaten Tanah Bumbu…

Jumat, 17 September 2021 08:23
Pemkab Tanah Bumbu

Petani Gunung Tinggi Gelar Syukuran

BATULICIN – Kelompok Tani Sejahtera di Kelurahan Gunung Tinggi menggelar…

Kamis, 16 September 2021 19:11

Geram, Risma Sampai Pukul Meja karena Banyak Program Bantuan Tidak Tersalur

BANJARBARU - Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini marah besar ketika…

Kamis, 16 September 2021 19:08

Warga Minta Jembatan Alalak Dibuka Sebelum Diresmikan

BANJARMASIN - Kontrak kerja pekerjaan Jembatan Sungai Alalak resmi berakhir…

Kamis, 16 September 2021 18:57

Suka-Duka Bank Sampah Sekumpul yang Mampu Bertahan Hingga 10 Tahun

Katanya sampah bernilai ekonomis. Namun retorika itu sangat sulit. Terlebih…

Kamis, 16 September 2021 16:02

Wali Kota Banjarbaru Belum Keluarkan Edaran, Meski Pusat Sudah Umumkan PPKM Turun Level

BANJARBARU - Pemerintah pusat melalui Sekretariat Kabinet menginformasikan ada penurunan…

Kamis, 16 September 2021 16:00

Mengobati Rindu Siswa, Penilaian Tengah Semester Dilakukan Tatap Muka

Wajah siswa-siswi SMP di Banjarmasin kemarin (15/9) terlihat berseri-seri. Sekian…

Kamis, 16 September 2021 15:56

Banjarmasin Pasang Status Waspada Banjir

BANJARMASIN – Hasil koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers