MANAGED BY:
KAMIS
23 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 05 Agustus 2021 09:02
Ruang Rawat Inap Penuh, RSUD H Badarudin Kasim Tabalong juga Kesulitan Regulator Oksigen
RAWAT INAP: Kondisi pasien yang dirawat inap di RSUD H Badarudin Kasim di Tabalong.

TANJUNG – Kondisi pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Badarudin Kasim di Kabupaten Tabalong memprihatinkan.

Ruang rawat inap yang telah penuh pun terus disiasati dengan berbagai cara. Ujungnya, sejumlah pasien terpaksa tetap harus dilayani dipelataran bangunan sebagai upaya penyembuhan.

Pantauan Radar Banjarmasin, kondisi pasien ditempatkan di pelataran bangunan tetap mendapatkan layanan yang baik dari pihak rumah sakit. Oksigen dan penunjang perawatan lainnya diberikan maksimal. Jumlah ada beberapa, sekitar lima orang pasien berada di sana. Informasi yang diterima, mereka sudah dirawat dua sampai empat hari perawatan.

Untuk menjaga privasi pasien dan keluarga yang menunggu, pelataran pun disekat dengan tirai kain, sehingga tidak begitu tampak dari luar. Namun tetap saja cukup memprihatinkan.

Memang sebagai upaya pencegahan pasien yang membludak dan tidak bisa kendalikan jumlahnya, pihak rumah sakit diberi bantuan tenda dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk antisipasi. Namun, pasien tidak ada yang ditempatkan di sana.

Direktur RSUD H Badarudin Kasim, Mastur mengatakan, keberadaan tenda darurat itu memang sengaja tidak dimanfaatkan untuk memaksimalkan perawatan pasien, khususnya terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kasihan perawat dan pasiennya juga kalau harus menginap di tenda, karena pelayanan harus bolak-balik,” jelasnya, belum lama tadi.

Lebih baik dekat dengan bangunan rumah sakit, sehingga perawat bisa memantaunya setiap saat. Dan sangat mudah untuk melakukan tindakkan medis lainnya.

Meski begitu, rumah sakit terus mengupayakan pasien tetap bisa masuk ke dalam ruang inap agar lebih nyaman. Yang saat ini diupayakan diantaranya mengatur ruang layanan lain untuk bisa menempatkan pasien Covid-19.

“Kami sedang menyusun ruang inap penyakit dalam supaya bisa untuk pasien Covid-19. Jadi tidak sampai ada yang dipelataran,” terang Mastur.

Ternyata, walaupun sudah berulang kali diatur agar mampu menampung, ternyata tetap saja pasien terus bertambah dan akhirnya harus dilayani semampunya.

Bagaimana dengan kondisi oksigen yang selama ini dikabarkan sulit? Mengenai itu, Mastur menegaskan aman. Sebab, dua distributor oksigen telah menyuplai secara rutin.

Hanya saja, kesulitannya pada regulator atau alat pembagi oksigen dari tabung ke para pasien. Pihak rumah sakit sudah mengupayakan untuk mengadakannya, namun tidak ada.

“Kami sudah berusaha mengadakan, tapi masalah regulator langka ini bersamaan rumah sakit se Indonesia,” imbuhnya. Ini pun membuat pesien harus diatasi dengan segala cara.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tabalong, H Taufiqurrahman Hamdie sebelumnya juga telah memberitahukan kondisi RSUD H Badarudin Kasim yang penuh. Untungnya, ada RSUD H Usman Dundrung untuk membantu, tapi hanya untuk layanan pasien dengan isolasi mandiri (Isoman) ringan.

Oleh karenanya, dia mengharapkan masyarakat lebih ketat menerapkan Prokes Covid-19 untuk mencegah penularan. Dengan begitu tidak menambah jumlah pasien yang harus dirawat di RSUD H Badarudin Kasim.

Selain itu, Pemkab Tabalong pun terus berupaya untuk menambah ranjang. “Kami usahakan ada penambahan ranjang untuk pasien. Jadi perawatan bisa tetap dilayani,” imbuhnya. (ibn/ema)


BACA JUGA

Rabu, 22 September 2021 14:08

Beasiswa Beres Asalkan Dicium? Ada Dugaan Pelecehan Mahasiswi Uniska

  Tak semua korban pelecehan seksual mau membuka diri. Maka…

Rabu, 22 September 2021 13:47

Indikator Berganti Tanpa Dikabari, Masuk Level 4 Karena Vaksinasi Masih Rendah

BANJARMASIN - Rendahnya angka vaksinasi Covid-19 di Banjarmasin dan Banjarbaru…

Rabu, 22 September 2021 13:44

Demi Atmosfer Ilmiah Kampus, ULM Bakal Bangun Lab Senilai 50 Miliar

BANJARMASIN - Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin berusia 63 tahun kemarin.…

Rabu, 22 September 2021 13:42

Harus Belanja, Jangan Sampai Ada Dana Mengendap

BANJARMASIN - Menggerakkan sektor ekonomi di tengah pandemi, Presiden Joko…

Rabu, 22 September 2021 13:03

Banjarmasin Masuk Level 4, Nasib PTM Ditentukan Sepekan Lagi

BANJARMASIN - Pemerintah pusat mengumumkan, Banjarmasin termasuk kota di luar…

Rabu, 22 September 2021 10:56

6 Orang Lapor Swab Antigen Positif, Sudah 117 yang Tak Ikut SKD di HSS

KANDANGAN – Selalu saja ada peserta yang tidak ikut ujian…

Rabu, 22 September 2021 10:55

Jalan Raya Sungai Buluh Rusak Lagi, Makin Bahaya karena Tak Ada Rambu Peringatan

BARABAI - Kondisi jalan raya di Sungai Buluh, Kecamatan Labuan…

Rabu, 22 September 2021 10:51

Indikator PPKM Ditambah Lagi, Wali Kota pun Bingung

BANJARBARU - Lagi, Kota Banjarbaru diberi harapan palsu (PHP) oleh…

Rabu, 22 September 2021 10:46

Karhutla di Jalur A Yani Arah Pelaihari: 300 Meter Lagi Sampai Rumah Warga

BANJARBARU - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di wilayah…

Rabu, 22 September 2021 08:51
Pemkab Tanah Laut

10 Penyuluh KB Tala Terima Penghargaan dari Presiden

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut HM Sukamta menyerahkan secara simbolis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers