MANAGED BY:
KAMIS
23 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 05 Agustus 2021 10:37
Walhi Sebut Pemprov Lamban

BANJARMASIN - Direktur Eksekutif Walhi Kalsel, Kisworo Dwi Cahyo hadir sebagai saksi fakta dalam sidang lanjutan class action korban banjir di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banjarmasin, kemarin (4/8).

Diceritakannya, pada 12 Januari, tim dari Walhi sudah mengecek titik-titik banjir di beberapa kabupaten.
Cak Kis, demikian sapaannya, menyaksikan air semakin meninggi, tidak menyurut. Tapi pemprov tak kunjung menetapkan status tanggap darurat. Hanya mengandalkan status siaga.

Maka ia berinisiatif mendatangi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel. Kenaikan status itu penting agar korban lekas ditangani.

“14 Januari, pagi hari saya ke BPBD. Tapi baru sorenya bisa bertemu kepala pelaksana Mujiyat. Saya mendesaknya untuk segera menetapkan status darurat. Beliau berjanji akan menyampaikannya kepada gubernur,” kisahnya di depan majelis hakim yang dipimpin Andriyani Masyitoh.

Soal deteksi dini bencana, setahunya, tak pernah ada peringatan bencana yang valid dari pemprov.
“Banjir awal tahun lalu, saya malah tahunya dari kawan-kawan media,” tambahnya.

Walhi juga melihat kerusakan yang luar biasa terhadap sawah. Terutama di Kabupaten Banjar yang merupakan lumbung pangan di provinsi ini.

“Sampai sekarang belum ada pemulihan yang serius dari pemprov,” tegasnya.

Sementara tim hukum pemprov dan gubernur, berkeberatan dengan keterangan saksi fakta. Karena mirip seperti keterangan dari saksi ahli. “Jadi kami keberatan dengan saksi Walhi,” ujar Kepala Biro Hukum Setdaprov Kalsel, Bambang Eko.

Sedangkan keterangan saksi korban yang mengaku tak kebagian bantuan, Bambang mengaku bisa memahaminya. Tapi bukan berarti pemprov tak berbuat apapun.

“Karena yang ditangani ini satu provinsi, mungkin saja ada bantuan yang tak sampai ke tangan korban,” pungkasnya. (gmp/fud/ema)


BACA JUGA

Rabu, 22 September 2021 14:08

Beasiswa Beres Asalkan Dicium? Ada Dugaan Pelecehan Mahasiswi Uniska

  Tak semua korban pelecehan seksual mau membuka diri. Maka…

Rabu, 22 September 2021 13:47

Indikator Berganti Tanpa Dikabari, Masuk Level 4 Karena Vaksinasi Masih Rendah

BANJARMASIN - Rendahnya angka vaksinasi Covid-19 di Banjarmasin dan Banjarbaru…

Rabu, 22 September 2021 13:44

Demi Atmosfer Ilmiah Kampus, ULM Bakal Bangun Lab Senilai 50 Miliar

BANJARMASIN - Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin berusia 63 tahun kemarin.…

Rabu, 22 September 2021 13:42

Harus Belanja, Jangan Sampai Ada Dana Mengendap

BANJARMASIN - Menggerakkan sektor ekonomi di tengah pandemi, Presiden Joko…

Rabu, 22 September 2021 13:03

Banjarmasin Masuk Level 4, Nasib PTM Ditentukan Sepekan Lagi

BANJARMASIN - Pemerintah pusat mengumumkan, Banjarmasin termasuk kota di luar…

Rabu, 22 September 2021 10:56

6 Orang Lapor Swab Antigen Positif, Sudah 117 yang Tak Ikut SKD di HSS

KANDANGAN – Selalu saja ada peserta yang tidak ikut ujian…

Rabu, 22 September 2021 10:55

Jalan Raya Sungai Buluh Rusak Lagi, Makin Bahaya karena Tak Ada Rambu Peringatan

BARABAI - Kondisi jalan raya di Sungai Buluh, Kecamatan Labuan…

Rabu, 22 September 2021 10:51

Indikator PPKM Ditambah Lagi, Wali Kota pun Bingung

BANJARBARU - Lagi, Kota Banjarbaru diberi harapan palsu (PHP) oleh…

Rabu, 22 September 2021 10:46

Karhutla di Jalur A Yani Arah Pelaihari: 300 Meter Lagi Sampai Rumah Warga

BANJARBARU - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di wilayah…

Rabu, 22 September 2021 08:51
Pemkab Tanah Laut

10 Penyuluh KB Tala Terima Penghargaan dari Presiden

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut HM Sukamta menyerahkan secara simbolis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers