MANAGED BY:
JUMAT
17 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 05 Agustus 2021 10:51
Warga Protes Stok Vaksin Kosong, Wali Kota Meminta Maaf
DICECAR: Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina dan Kadinkes, Machli Riyadi menyimak protes yang disampaikan warga. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

Meski yang dihadapinya adalah orang nomor satu di Banjarmasin, perempuan 74 tahun itu tak gentar melancarkan protes.

---

BANJARMASIN - Vaksinasi di GOR Hasanuddin HM di Jalan Pangeran Antasari kemarin (4/8) dikhususkan untuk penyuntikan dosis kedua.

Baru tiba di lokasi, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina sudah menghadapi Siti Sarawiyah Toyyib.

Dalam pengakuannya, Sarawiyah semestinya sudah menerima dosis kedua pada Juli lalu.

Tapi ketika mendatangi puskesmas dekat rumahnya di Kompleks Banjar Indah Permai, stok vaksin sedang kosong.

"Saya disuruh ke mal, di situ katanya ada vaksinasi massal. Saya ke sana, ikut ngantre, berjubel. Tapi ujung-ujungnya juga tidak kebagian," cecarnya.

Dia bahkan mengulangi upayanya sampai tiga kali berturut-turut. Jawaban yang didengarnya selalu sama: vaksin kosong.

Kemarin, Sarawiyah juga sempat ditolak petugas. Ia berargumen bahwa dirinya lansia yang berhak menjadi prioritas.

“Tadi anak saya bolak-balik melapor. Syukurlah, akhirnya bisa,” tambahnya.

Ia mengingatkan wali kota, bahwa stok vaksin di puskesmas harus didahulukan. “Apa gunanya ada puskesmas kalau di sana vaksinnya malah kosong,” cecarnya.

Mendengar itu semua, Ibnu pun meminta maaf.

Kepada wartawan, diakuinya, seharusnya tak hanya didahulukan, antrean lansia juga harus dipisahkan.
“Tapi mungkin ibu tadi terpisah dari antreannya. Mungkin karena antreannya terlalu panjang. Mudah-mudahan tak terulang lagi,” harapnya.

Perihal kekosongan vaksin di puskesmas, Ibnu menjawab, kiriman yang datang hanya 918 vial. Belum cukup untuk didistribusikan ke seluruh puskesmas.

Alhasil, diputuskan untuk dihabiskan dalam sekali vaksinasi massal saja. “Jumlahnya terbatas. Nanti malah jadi persoalan lagi di masing-masing puskesmas,” tukasnya.

Ditekankannya, masalah yang dihadapi Banjarmasin juga terjadi di seluruh daerah di Indonesia.

"Ada informasi bahwa vaksin menumpuk di Jakarta. Setelah dicek, ternyata ada benarnya. Padahal di daerah semuanya berteriak. Tapi akan teratasi, pemerintah pusat berjanji akan mendatangkan 35 juta dosis. Itu yang kita tunggu-tunggu," jelasnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Banjarmasin mengusulkan 25 ribu vial untuk memenuhi kebutuhan 26 puskesmas.
Disampaikannya, ada titik terang. Sembilan ribu vial akan dikirimkan. Dipakai untuk menuntaskan 69 ribu dosis kedua yang belum disuntikkan.

“Sehingga kekebalan kelompok bisa dikejar. Angka penularan bisa ditekan dan dalam sepekan kita keluar dari level 4,” tutupnya.

Kerumunan Menjadi Catatan

VAKSINASI massal yang digelar pemko bersama TNI dan Polri di GOR Hasanuddin HM memicu kerumunan.
Petugas tampak kesulitan menertibkan antrean warga.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengakui, pemandangan itu bertentangan dengan aturan PPKM level 4.
Ia meminta panitia untuk membuat jadwal shift. Misalkan dalam satu jam dijatah untuk 200 orang.

“Mulai besok (hari ini) diatur seperti itu. Tadi kupon antreannya sudah dibagikan. Agar tak lagi muncul penumpukan,” kata Ibnu.

Vaksinasi massal ini digelar 4-6 Juli. Targetnya, seribu warga akan divaksin. Sekali lagi khusus untuk warga yang menantikan dosis kedua.

Ditekankannya, tak ada syarat administrasi khusus. “Cukup membawa KTP dan sertifikat vaksinasi dosis pertama,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi menjelaskan, dari gelombang pertama, vaksinasi di Banjarmasin sudah mencapai 27,6 persen.

Masih jauh dari targetnya. “Untuk membentuk herd immunity, minimal 80 persen dari populasi harus divaksin,” tukasnya.

"Ada 69 ribu orang yang belum divaksin dosis kedua. Semoga bisa diselesaikan. Asalkan ada vaksinnya," tuntas Juru Bicara Satgas COVID-19 Banjarmasin itu. (war/fud/ema)


BACA JUGA

Jumat, 17 September 2021 08:32
Pemkab Tanah Laut

Bupati Terima Bantuan Korban Banjir

PELAIHARI - Kepedulian dari berbagai kalangan terhadap bencana banjir yang…

Jumat, 17 September 2021 08:31
Pemkab Tanah Laut

Atlet PON Resmi Dilepas

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut HM Sukamta bersama Ketua Komite…

Jumat, 17 September 2021 08:25
Pemkab Tanah Bumbu

Ahli Waris Menerima Santunan

BATULICIN – Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagri) Kabupaten Tanah Bumbu…

Jumat, 17 September 2021 08:23
Pemkab Tanah Bumbu

Petani Gunung Tinggi Gelar Syukuran

BATULICIN – Kelompok Tani Sejahtera di Kelurahan Gunung Tinggi menggelar…

Kamis, 16 September 2021 19:11

Geram, Risma Sampai Pukul Meja karena Banyak Program Bantuan Tidak Tersalur

BANJARBARU - Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini marah besar ketika…

Kamis, 16 September 2021 19:08

Warga Minta Jembatan Alalak Dibuka Sebelum Diresmikan

BANJARMASIN - Kontrak kerja pekerjaan Jembatan Sungai Alalak resmi berakhir…

Kamis, 16 September 2021 18:57

Suka-Duka Bank Sampah Sekumpul yang Mampu Bertahan Hingga 10 Tahun

Katanya sampah bernilai ekonomis. Namun retorika itu sangat sulit. Terlebih…

Kamis, 16 September 2021 16:02

Wali Kota Banjarbaru Belum Keluarkan Edaran, Meski Pusat Sudah Umumkan PPKM Turun Level

BANJARBARU - Pemerintah pusat melalui Sekretariat Kabinet menginformasikan ada penurunan…

Kamis, 16 September 2021 16:00

Mengobati Rindu Siswa, Penilaian Tengah Semester Dilakukan Tatap Muka

Wajah siswa-siswi SMP di Banjarmasin kemarin (15/9) terlihat berseri-seri. Sekian…

Kamis, 16 September 2021 15:56

Banjarmasin Pasang Status Waspada Banjir

BANJARMASIN – Hasil koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers