MANAGED BY:
JUMAT
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 06 Agustus 2021 09:27
Warga Lawahan Keluhkan Jalan Rusak di Matang Asam
INGIN PERBAIKAN: Pengendara harus berhati-hati melewati jalan Matang Asam Desa Lawahan Kecamatan Tapin Selatan yang rusak parah. | Foto: Lator for Radar Banjarmasin.

RANTAU - Warga Desa Lawahan Kecamatan Tapin Selatan mengeluhkan jalan Matang Asam yang rusak parah. Jalan sepanjang 3 kilometer dengan lebar 3 meter itu kondisinya berlubang digenangi air serta lumpur.

Jalan ini dibangun sejak tahun 2016 lalu. Namun sampai sekarang tidak ada pemeliharaan atau perbaikan yang dilakukan. Kalau lewat jalan sana pengendara roda dua maupun roda empat harus berhati-hati.

Kepala Desa Lawahan, Indriyadi mendapatkan laporan warga bahwa rusaknya jalan tersebut karena angkutan material pembangunan sarang burung walet. "Memang sekitar tiga tahun lalu mulai rusak. Sejak mobil angkutan material sarang burung walet lewat sana," ucapnya, Kamis (5/8). Lantas memberitahukan bahwa tiga tahun lalu belum menjabat sebagai kepala desa.

Pria yang akrab disapa Yadi ini heran di sekitar jalan itu ada 10 sarang burung walet. Tapi, mengapa tidak ada kontribusi untuk membantu perbaikan jalan. "Atas nama warga, saya memohon agar pengusaha sarang burung walet di sana bisa membantu perbaikan jalan. Apalagi sedikit banyak kerusakan karena angkutan material pembangunan," bebernya.

Menurutnya, setiap tahun sudah diusulkan perbaikan ini di Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa. Sempat ingin diperbaiki dinas terkait sekitar 2 tahun lalu. Berhubung adanya pandemi Covid-19, Yadi memprediksi rencana ini dibatalkan. "Tapi nanti di Musrenbang akan terus kami usulkan. Supaya jalan ini bisa diperbaiki. Apalagi ada sekitar 250 kepala keluarga yang sering lalu lalang di jalan tersebut," jelasnya.

Lantas mengapa tidak memakai Dana Desa? Yadi menuturkan untuk memperbaiki jalan sekitar 3 kilometer berdasarkan pertimbangan pihaknya memang tidak akan cukup. "Karena kami di desa banyak juga keperluan lain. Oleh sebab itu, semoga ada perhatian khusus dari dinas terkait," harapnya.(dly/dye/ema)


BACA JUGA

Jumat, 22 Oktober 2021 17:41

Jokowi: Jembatan Alalak, Tahan Gempa dan Kuat Sampai 100 Tahun

BANJARMASIN - Presiden RI Joko Widodo, (21/10) akhirnya meresmikan Jembatan…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:39

Presiden Pantau Vaksinasi, Mahasiswa Demo

BANJARMASIN – Sebelum meresmikan Jembatan Basit Presiden RI Joko Widodo…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:35

Vaksinasi Lansia di Banjarbaru, Meski Tinggi Masih Ada yang Anti

BANJARBARU - Di tingkat Kalsel, cakupan vaksinasi untuk kategori lanjut…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:19

Menahan Dingin dan Hujan Demi Presiden

BANJARMASIN - Menuju Jembatan Sungai Alalak, Presiden Joko Widodo sempat…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:15

Kartu Merah untuk Jokowi-Ma’ruf, ke Banjarmasin Jokowi Disambut Demo Mahasiswa

BANJARMASIN – Mahasiswa dari berbagai kampus di Banjarmasin menggelar aksi…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:09

Vaksinasi Massal Pelajar Digelar

BATULICIN – Desa Persiapan Hidayah Makmur bersama Kodim 1022 TNB…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:08

Bupati Zairullah Bangga Investasi Lokal

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar ikut menghadiri…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:07

Perencanaan Titik Awal Keberhasilan Pembangunan

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut (Tala) HM Sukamta membuka secara…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:06

Bupati Tala Siap Mendukung Pembangunan Madrasah

TAKISUNG - Selain pengetahuan umum yang diajarkan di madrasah, pengetahuan…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:02

Awas, Kasus DBD di Banjarmasin Mulai Meningkat

BANJARMASIN - Belum bebas dari pandemi COVID-19, warga Kota Banjarmasin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers