MANAGED BY:
RABU
20 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 09 Agustus 2021 13:12
Anggaran Covid-19 Terus Ditambah
BANYAK RUGI: Bandara Internasional Syamsudin Noor semakin sepi lantaran penumpang pesawat diwajibkan membawa hasil tes PCR dan kartu vaksin sebagai syarat terbang. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalsel terus menambah anggaran penanganan Covid-19. Ini dikarenakan, hingga kini pandemi belum juga usai. Malahan dalam beberapa pekan terakhir lonjakan kasus terjadi.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kalsel Agus Dyan Nur mengatakan, anggaran penanganan Covid-19 diambil dari Belanja Tidak Terduga (BTT). Agar tidak mengalami kekurangan, maka BTT terus ditambah.

"BTT murni kita Rp50 miliar, kemudian setelah dilakukan refocusing ditambah menjadi Rp90 miliar. Mungkin, pada APBD perubahan nanti bisa ditambah lagi jadi Rp100 miliar lebih," katanya.

APBD perubahan sendiri ucap Agus, saat ini masih dalam proses. Kemungkinan pertengahan Agustus ini bakal dibahas di DPRD Kalsel. "Dalam APBD perubahan, yang jadi fokus tetap penanganan covid. Apalagi melihat kondisi saat ini," ucapnya.

Untuk bisa menambah BTT lagi, dia menyampaikan, dalam APBD perubahan kemungkinan akan ada refocusing lagi. Yakni, mengalihkan anggaran kegiatan yang tidak terlalu penting ke kegiatan untuk penanganan Covid-19.

"Refocusing itu menjadwal ulang kegiatan yang tidak perlu. Misal ada pembangunan jalan yang belum perlu, bisa diganti untuk covid dulu," ucapnya.

Selain me-refocusing anggaran, Agus menuturkan, penambahan BTT juga dilakukan dengan cara memaksimalkan pendapatan asli daerah. "Salah satunya dengan cara memberikan keringanan pajak kendaraan bermotor," tuturnya.

Dijelaskannya, mulai 9 Agustus sampai 9 Oktober 2021, Pemprov Kalsel bakal memberikan keringanan tunggakan pajak untuk tahun 2021 ke bawah sebesar 50 persen. "Ditambah dengan keringanan denda administrasi. Sedangkan yang 2021 tetap 100 persen," jelasnya.

Bukan hanya itu, dia mengungkapkan, pajak progresif juga bakal diberikan keringanan. "Kendaraan non DA yang mau dialihkan ke DA juga tarifnya kami hapus," ungkapnya.

Diharapkan, dengan adanya keringanan pajak kendaraan bermotor, PAD Kalsel bisa naik. Sehingga, dapat menambah anggaran penanganan covid di BTT.

Sebelumnya, Penjabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA juga mengatakan, penanganan Covid-19 sekarang menjadi prioritas. Sehingga, dana yang digunakan bersumber dari Anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) di APBD.

"Kalau kita tiba-tiba membutuhkan anggaran dalam pengadaan untuk penanganan Covid-19, ini menggunakan dana BTT. Jadi semua siap," katanya.

Di samping itu, dia menyebut seluruh dana di APBD juga bisa masuk ke BTT. Kalau habis maka bisa ditambah dengan mereposisi keuangan kegiatan lain menjadi BTT.

"Habis lagi, ditambah lagi. Kalau perlu keluar uang lagi, kegiatan lain yang prioritasnya rendah kita stop dan anggarannya dialihkan ke BTT," bebernya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 14:35

Jembatan Basit Baru Ditutup Langsung Macet, Demi Jokowi Lubang Jalan pun Ditambal

BANJARMASIN - Pasca ditutupnya satu lajur di Jembatan Basit, kemarin…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:31

SMA/SMK Perdana Belajar Tatap Muka, Tidak Ada Istirahat, Makan pun di Kelas

BANJARBARU - Sejumlah SMA/SMK piloting di Kalsel, kemarin (18/10) akhirnya…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:29

Pandemi Melandai, Festival Budaya Terapung Bisa Terlaksana

Pandemi yang melandai membuat sektor pariwisata akhirnya bergeliat lagi. Festival…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:12

Al Jihad Sudah Cabut Stiker Pembatas Saf, Sabilal Muhtadin Belum

BANJARMASIN - Tidak hanya Masjidil Haram dan Masjid Nabawi saja…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:07

Waga Heran, Jalan Amblas Dekat Galian PDAM, Pekerja Menduga Gara-gara ini

BANJARMASIN - Warga Kampung Melayu Darat, Randin mengaku heran. Lubang…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:59

Ibnu Sina - Rusian Bersaing Ketat Dibursa Calon Ketua Demokrat Kalsel

BANJARMASIN - Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Demokrat  Kalsel digelar…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:54

Jembatan Antasari Bakal Ditutup Total, ini Alasannya

BANJARMASIN - Sudah berusia tua dan tak lagi mulus, Jembatan…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:47

Antisipasi Banjir, Longsor dan Putting Beliung, ini yang Dilakukan BPBD HSS

KANDANGAN – Untuk mengantisipasi bencana banjir dan tanah longsor sampai…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:45

Harga Batubara Melonjak, Tambang Liar di Tanah Bumbu Makin Marak

TANBU - Penambangan batu bara ilegal kembali marak terjadi. Hal…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:38

Akses Darat di Kuripan Marabahan Akhirnya Terbuka

MARABAHAN - Program prioritas jalan Kutabamara (Kuripan-Tabukan-Bakumpai-Marabahan) terus digenjot.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers