MANAGED BY:
SABTU
23 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 12 Agustus 2021 12:31
Satu Nakes Meninggal Dunia, 15 Positif di Puskesmas Tanta
Foto ilustrasi nakes

TANJUNG – Satu orang tenaga kesehatan (Nakes) meninggal dunia, dan 15 orang nakes terkonfirmasi positif Covid-19, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tanta di Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong menutup pelayanan untuk sementara waktu.

Kepala UPT Puskesmas Tanta, Novian menjelaskan, penutupan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tersebut sejak Selasa 10 Agustus 2021 kemarin, dan akan dibuka kembali pada Senin 16 Agustus 2021 mendatang. “Senin ini buka lagi,” katanya, Rabu (11/8).

Ia menjelaskan, saat ini setiap harinya bangunan Puskesmas dilakukan sterilisasi menggunakan penyemprotan disinfektan dan sinar UVI. Sehingga, ketika pelayanan mulai dibuka kembali lebih aman dari penularan Covid-19.

Terkait sejumlah tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19, ditemukan ketika dilakukan pemeriksaan sebelumnya. Mereka diantaranya, kalangan dokter, perawat dan bidan. “Perawat tiga orang, dokter empat orang dan bidan yang paling banyak,” jelasnya.

Sedangkan untuk yang meninggal dunia, Novian memberitahukan, itu terjadi beberapa hari sebelumnya. Yaitu tenaga kesehatan perawat gigi.

Dengan kondisi masif penularan tersebut, saat ini manajemen Puskesmas Tanta terus melakukan monitoring terhadap seluruh tenaga kesehatannya. Untung saja, semua yang terkonfirmasi positif masih gejala ringan. “Tapi jika ada yang bergejala berat akan kami arahkan ke rumah sakit,” tegasnya.

Selain juga akan melakukan evaluasi terhadap penularan yang terjadi. Apakah berasal dari internal tenaga kesehatan sendiri atau datang dari pasien yang dirawat.

Sementara untuk pelayanan ke masyarakat, dialihkan untuk mendatangi Puskesmas terdekat untuk gejala ringan. Namun untuk gejala berat tetap ke rumah sakit.

Bagaimana dengan pelayanan kesehatan selanjutnya, setelah disterilisasi? Mengenai hal itu, pria yang juga dokter ini akan memastikan pelayanan yang diberikan menerapkan protokol kesehatan lebih ketat dari sebelumnya. “Yang jelas, lebih ketat untuk skrining pasien. Pelayanan lebih diperketat,” imbuhnya. (ibn/ema)


BACA JUGA

Jumat, 22 Oktober 2021 17:41

Jokowi: Jembatan Alalak, Tahan Gempa dan Kuat Sampai 100 Tahun

BANJARMASIN - Presiden RI Joko Widodo, (21/10) akhirnya meresmikan Jembatan…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:39

Presiden Pantau Vaksinasi, Mahasiswa Demo

BANJARMASIN – Sebelum meresmikan Jembatan Basit Presiden RI Joko Widodo…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:35

Vaksinasi Lansia di Banjarbaru, Meski Tinggi Masih Ada yang Anti

BANJARBARU - Di tingkat Kalsel, cakupan vaksinasi untuk kategori lanjut…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:19

Menahan Dingin dan Hujan Demi Presiden

BANJARMASIN - Menuju Jembatan Sungai Alalak, Presiden Joko Widodo sempat…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:15

Kartu Merah untuk Jokowi-Ma’ruf, ke Banjarmasin Jokowi Disambut Demo Mahasiswa

BANJARMASIN – Mahasiswa dari berbagai kampus di Banjarmasin menggelar aksi…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:09

Vaksinasi Massal Pelajar Digelar

BATULICIN – Desa Persiapan Hidayah Makmur bersama Kodim 1022 TNB…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:08

Bupati Zairullah Bangga Investasi Lokal

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar ikut menghadiri…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:07

Perencanaan Titik Awal Keberhasilan Pembangunan

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut (Tala) HM Sukamta membuka secara…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:06

Bupati Tala Siap Mendukung Pembangunan Madrasah

TAKISUNG - Selain pengetahuan umum yang diajarkan di madrasah, pengetahuan…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:02

Awas, Kasus DBD di Banjarmasin Mulai Meningkat

BANJARMASIN - Belum bebas dari pandemi COVID-19, warga Kota Banjarmasin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers