MANAGED BY:
MINGGU
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Senin, 16 Agustus 2021 11:06
Permen Kambing dari Daun Kelor
PAKAN TERNAK: Kelompok Tani Maju Bersama Sejahtera diajarkan bagaimana cara membudidayakan daun kelor untuk mendukung usaha ternak kambing dan ketahanan kesehatan keluarga. | FOTO: RAHMAT

BANJARBARU - Kelor saat ini dikenal dengan nama tanaman ajaib (The Miracle of Tree), karena kandungan nutrisinya yang tinggi dan lengkap serta mempunyai banyak manfaat. Karena itu, di Indonesia banyak yang membudidayakannya. Tak terkecuali di Kalimantan Selatan.

Bahkan diungkapkan Dosen Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru Dr Ir Nursyam Andi Syarifuddin MP, daun kelor bisa dibudidayakan untuk mendukung usaha ternak kambing dan ketahanan kesehatan keluarga. Terutama di masa pandemi Covid-19 ini.

“Daun kelor ini banyak sekali manfaatnya. Makanya disebut The Miracle of Tree,” ujarnya didampingi dosen lainnya Drh Muhammad Riyadhi MSi dan Prof Dr Ir Muhammad Rizal MSi di sela kegiatan program Pengabdian Kepada Masyarakat pada Kelompok Tani Maju Bersama Sejahtera Cindai Alus, Sabtu (14/8) tadi.

Menarik Nursyam dan rekannya membuat permen kambing dari daun kelor sebagai pakan kambing. Dijelaskannya, permen kambing ini merupakan suplemen Urea Moringa Molasses Multinutrient Block (UMMMB).

UMMMB adalah pakan suplemen yang khusus diolah dalam bentuk blok dengan bahan utama daun kelor ditambah zat nutrisi lainnya serta bahan perekat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi kambing, baik untuk pertumbuhan, produksi, maupun untuk reproduksi.

“UMMMB dapat berfungsi meningkatkan pertumbuhan, libido dan kualitas sperma. Dengan demikian, pemberian UMMMB pada kambing PE di Kelompok Tani Maju Bersama Sejahtera diharapkan bisa memperbaiki pertumbuhan dan reproduktivitasnya,” ujarnya.

Selain diajarkan bagaimana membuat pakan permen kambing, dosen Faperta ini juga memberikan penyuluhan dan demplot percontohan budidaya kelor. Penyuluhan budidaya kelor melibatkan seluruh anggota Kelompok Tani Maju Bersama Sejahtera dan juga Kelompok Yasinan Ibu-ibu di RT 05 yang memelihara ternak kambing.

“Kita juga ajarkan bagaimana praktek pengolahan dan pendampingan pembuatan dan pengemasan berbagai produk olahan dari daun kelor berupa pembuatan daun kelor kering, pembuatan serbuk daun kelor, pembuatan kue bolu yang mengandung daun kelor, pembuatan agar-agar yang mengandung daun kelor, dan pembuatan es kream mengandung daun kelor serta pembuatan teh daun kelor serta kapsul daun kelor,” pungkasnya. (mat/bin/ema)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers