MANAGED BY:
RABU
20 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 20 Agustus 2021 10:57
Intensitas Hujan Menurun, Titik Api Mulai Sering Muncul di Lahan-Lahan Kalsel
BERMUNCULAN: Petugas saat memadamkan kebakaran lahan beberapa waktu lalu. | FOTO: BPBD KALSEL FOR RADAR BANJARMASIN

BANJARBARU - Menurunnya intensitas hujan, membuat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam beberapa hari terakhir mulai bermunculan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel sampai harus mengerahkan heli water bombing untuk melakukan pemadaman.

Kabid Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kalsel, Abriansyah Alam mengatakan, akhir-akhir ini hampir setiap hari ada titik api di sejumlah wilayah. Yakni, di Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut hingga Hulu Sungai Selatan. "Di Hulu Sungai Selatan paling sering," katanya.

Sedangkan dalam beberapa hari terakhir dia menyebut, titik api muncul di Martapura Barat, Kabupaten Banjar dan di Liang Anggang, Banjarbaru. "Untuk memadamkan hotspot yang muncul beberapa hari terakhir kami sampai harus melakukan water bombing," sebutnya.

Lanjutnya, kebakaran lahan yang cukup luas dalam beberapa hari terakhir berada di Liang Anggang. Di kawasan ini titik api luasannya mencapai 60 hektare. "Alhamdulilah, sudah 40 hektare yang dipadamkan. Sekarang sisa asap tipis," ujarnya.

Disinggung sudah ada berapa total luasan karhutla tahun ini, Abri menuturkan pihaknya masih belum menghitungnya. "Kami masih menunggu laporan dari Satgas udara dan darat untuk menghitung luasan yang terbakar," tuturnya.

Namun, menurutnya karhutla tahun ini lebih luas dibandingkan 2020 lalu. Sebab, cuaca kali ini cukup panas. "Kalau tahun lalu kemarau basah, heli water bombing sampai tidak beroperasi lantaran tidak ada hotspot," bebernya.

Melihat titik api mulai bermunculan, Abri mengatakan, pihaknya telah meminta tambahan heli water bombing ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membantu satu unit heli yang sudah ada.

"Dua unit heli water bombing mungkin akan cukup untuk melakukan satgas udara. Sembari kita melihat perkembangan lagi, kalau hotspot semakin banyak, kita minta heli lagi," katanya.

Selain meminta tambahan heli water bombing, Abri menyampaikan, untuk mengatasi meningkatnya titik api yang muncul, Satgas udara juga lebih intens melakukan patroli.

"Heli patroli sekarang berpatroli dua kali sehari, pagi dan sore. Sebelumnya hanya pagi. Karena, ada kecenderungan titik api muncul pada sore hari," ucapnya.

Sementara itu, terkait musim Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Banjarbaru, Goeroeh Tjiptanto melalui Staf Data dan Informasi, Khairullah menyatakan, sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan saat ini sudah memasuki musim Kemarau. "Kecuali sebagian Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru," katanya.

Untuk prakiraan kapan musim hujan tiba, dia menuturkan bahwa saat ini masih dalam draft. Jika sudah fix akan segera mereka sosialisasikan ke masyarakat.

"Namun jika dilihat dari normalnya, secara umum awal musim hujan untuk wilayah Kalimantan Selatan berkisar antara awal Oktober sampai awal November," tuturnya.

Terkait sifat musim, Khairullah menuturkan, panas pada musim kemarau tahun ini berada di atas normal. "Tahun ini musim kemarau secara umum di atas normal dibandingkan biasanya (normalnya). Jika dibandingkan, tahun 2020 masih lebih basah," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 20:37

Sindikat Penagihan Online Dibongkar Polisi

KOTABARU- Sindikat kantor penagihan di Desa Semayap, Kotabaru, digulung polisi,…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:22

Nenek Tanpa Identitas Tewas Ditabrak, Sehari Dua Kecelakaan Lalu Lintas di Rantau

RANTAU – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi lagi di Tapin,…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:17

Yaa Allah..! Pengendara Masuk Kolong Mini Bus

BARABAI - Seorang pengendara motor bernama Misransyah (54) mengalami kecelakaan…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:09

1.640,14 gram Sabu Dilarutkan ke Drainase, Hasil Tangkapan Dua Bulan

BANJARMASIN - Barang bukti hasil tangkapan Satres Narkoba Polresta Banjarmasin…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:41

Dipukul, Balas Menikam Hingga Tewas, Satu Persatu Pelaku Dicokok

BANJARMASIN - Tiga orang pelaku pengeroyok yang menewaskan Ahmad Muzakir…

Senin, 18 Oktober 2021 21:50

Heboh..! Fortuner Remuk Ditimpa Kontainer

  BANJARBARU - Warga Banjarbaru dibuat heboh. Pasalnya, satu unit…

Senin, 18 Oktober 2021 16:11

Mayat Bayi Ditemukan di Tepi Laut

KOTABARU -  Temuan mayat bayi di pinggir laut Desa Hilir…

Senin, 18 Oktober 2021 16:10

Ditinggal Pergi, Rumah Ludes Terbakar

PELAIHARI - Rumah yang dihuni Rafi'i di Jalan Lok Serapang…

Senin, 18 Oktober 2021 15:47

Mahasiswi Korban Jambret Luka di Pipi, Tiga Hari Pelaku dan Penadah Berhasil Diringkus

BANJARBARU - Sepekan silam, tepatnya Ahad (10/10) dinihari, Gang Purnama…

Sabtu, 16 Oktober 2021 13:52

Puluhan Kasus Narkoba Diungkap Polres Kotabaru

KOTABARU- Dalam lima bulan terakhir, jajaran Polres Kotabaru gencar memerangi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers