MANAGED BY:
RABU
20 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Rabu, 25 Agustus 2021 13:15
Lomba Nyanyi Nasional Tingkat SD dan SMP, Piala Diborong Peserta Banjarmasin
SELAMAT: Juara pertama untuk kategori SD, Loveeta Layla Janna dari SD Kartika V-6. | FOTO: ENDANG SYARIFUDDIN/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN – Sahabat Indonesia Satu Provinsi Kalsel menggelar lomba nyanyi nasional tingkat SD dan SMP.

Lagu yang dibawakan ‘NKRI Harga Mati’. Karena mengambil momen perayaan kemerdekaan republik ke-76.
Lomba virtual itu diikuti 23 pelajar SD dan 10 pelajar SMP.

Selama dua bulan berkompetisi, akhirnya dewan juri (tiga musikus luar Kalsel dan dua musikus lokal) menetapkan tiga pemenang.

Hasilnya diumumkan kemarin (24/8) di Banjarmasin.

Pada kategori SD, seluruh piala diborong peserta asal Banjarmasin. Juara pertama adalah Loveeta Layla Janna dari SD Kartika V-6, kedua M Auzan Rezki Fakhirin dari SD Kuripan II, dan ketiga Yuni Magalena dari SD Sungai Andai 4.

Sedangkan untuk SMP, juara pertama adalah Kezia Jessica Istiara dari SMPN 137 Jakarta, kedua Mayoela Chantiqa Wijaya dari SMPN 14 Banjarbaru, dan ketiga Truly Fisichela Ramadhani dari SMPN 1 Sidoarjo.

Ketua Sahabat Indonesia Satu Provinsi Kalsel, Dharma PTR Maluegha mengatakan, event ini ada karena keprihatinan atas generasi muda yang lebih fasih menyanyikan lagu-lagu Barat.

Lebih sedikit lagi yang mengetahui lagu-lagu anak atau daerah.

“Kalau hanya tahu lagu-lagu dewasa, kan kasihan. Mereka akan kehilangan sejarah. Padahal mereka calon penerus bangsa,” kata dokter bedah plastik itu.

Penasehat Sahabat Indonesia Satu Kalsel, Hesly Juniarto menambahkan, komunitas seniman dan budayawan memiliki kewajiban untuk menjaga semangat nasionalisme.

“Menanamkan toleransi di tengah NKRI ini. Sudah menjadi tugas kita,” timpal Hesly.

Salah seorang pemenang, Loveeta tak menyangka bisa menjadi juara pertama. “Senang sekali,” kata putri pasangan Yefta Marantika dan Rianthie ini.

Soal resep kemenangan, menurutnya tak ada persiapan khusus. Ia hanya rutin berlatih di rumah.

“Enggak ada latihan khusus, tapi memang sudah sering mengikuti lomba,” tuturnya. (gmp/fud/ema)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers