MANAGED BY:
JUMAT
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Rabu, 25 Agustus 2021 13:32
Soal Bantuan Subsidi Upah, Pekerja Diminta Menunggu

BANJARMASIN - Meski pengetatan PPKM dilakukan namun pekerja formal di Kalsel tak mendapat bantuan subsidi upah (BSU) dari Kementerian Tenaga Kerja. Padahal ini program untuk daerah yang berstatus PPKM level IV. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalsel, Siswansyah mengungkapkan, pihaknya sudah berupaya agar pekerja formal di Kalsel yang daerahnya berstatus PPKM level IV juga masuk dalam program BSU ini. “Sudah kami kirim surat permohonan ke pemerintah pusat,” ujarnya kemarin.

Surat permohonan tersebut disampaikan ke Menteri Tenaga Kerjaan dengan ditembuskan pula ke Sekjen Kemenaker serta Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker pada 6 Agustus lalu. “Dengan surat itu, tentu kita hanya bisa menunggu. Memang kabarnya, pekerja formal di Kalsel akan mendapat di bulan September nanti untuk subsidi upah bulan Juli dan Agustus. Tunggu saja,” kata Siswansyah.

Tak masuknya Kalsel sebagai daerah penerima bantuan terang Siswansyah dilatarbelakangi penerapan PPKM Level 3 dan 4 di Kalsel sesudah peraturan Menteri Ketenagakerjaan keluar. “Ini persoalannya, Kalsel kemarin baru saja menerapkan PPKM Level 3 dan 4, sehingga tak masuk dalam program ini. Semoga saja bulan depan dibayarkan,” tandasnya.

Dia menegaskan, penerima program ini adalah pekerja formal yang perusahaanya terdaftar di Kementerian Tenaga Kerja. Selain itu, perusahaan tersebut juga aktif sebagai peserta BPJS Ketenaga Kerjaan. “Tak semua pekerja. Hanya pekerja formal yang akan mendapatkan subsidi upah ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sekretaris BPD PHRI Kalsel Nurul Fahmi menyayangkan Kalsel tidak tercantum di daftar penerima BSU yang dikeluarkan oleh Menaker ini. Untuk diketahui, besaran subsidi upah ini nilainya sebesar Rp500 ribu per bulan yang dibayar sekaligus untuk 2 bulan dengan total Rp1 juta per pekerja. “Uang senilai itu sangat berarti bagi pekerja kita yang sudah banyak dirumahkan,” ujarnya. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers