MANAGED BY:
RABU
20 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 25 Agustus 2021 13:34
Kapan Jalan Banjarbaru-Batulicin Rampung?
TERKENDALA ANGGARAN: Pembangunan proyek jalan bebas hambatan Banjarbaru - Batulicin, baru-baru tadi. Besarnya anggaran yang diperlukan di tengah pandemi Covid-19, membuat Pemprov Kalsel tidak bisa merampungkan pembangunan jalan sepanjang 125 kilometer tersebut. | FOTO: DINAS PUPR KALSEL

BANJARBARU - Dimulai secara bertahap sejak 2016, hingga kini proyek jalan bebas hambatan Banjarbaru - Batulicin masih berjalan. Besarnya anggaran yang diperlukan di tengah pandemi Covid-19, membuat Pemprov Kalsel tidak bisa merampungkan pembangunan jalan sepanjang 125 kilometer ini dengan cepat.

Karena dibangun secara bertahap dengan anggaran seadanya, Dinas Pekerjaan dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel pun tidak tahu kapan bisa merampungkan mega proyek tersebut.

"Belum bisa diprediksi kapan selesainya. Yang jelas setiap tahun kalau ada anggaran akan dikerjakan," kata Kabid Bina Marga pada Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib.

Dia mengungkapkan, jalan bebas hambatan Banjarbaru - Batulicin masih memerlukan anggaran besar. Karena ada beberapa titik badan jalan yang masih memerlukan jembatan dan box culvert. "Kemudian pengaspalannya juga sangat panjang, 100 kilometer lebih," ungkapnya.

Pemprov sendiri kata Yasin masih harus membiayai pembangunan dengan APBD, sebab belum ada investor yang bersedia berinvestasi untuk jalan tersebut.

"Mungkin karena dihitung lalu lintas ke sana masih sepi. Kecuali suatu saat nanti Ibu kota negara di Kaltim sudah jadi dan kawasan industri Batulicin berkembang, maka lalu lintas ke sana akan ramai," katanya.

Meski belum ada investor, dia menyebut Pemprov Kalsel akan terus membangun jalan bebas hambatan secara bertahap. Tahun ini sendiri anggaran puluhan miliar dikucurkan untuk jalan tersebut.

Disampaikan Yasin, tahun ini proyek yang dilakukan di jalan bebas hambatan fokus pada pemasangan box culvert. "Karena ada banyak badan jalan dilintasi oleh aliran sungai, sehingga diperlukan banyak box culvert," ucapnya.

Dia menuturkan, tahun ini proyek pemasangan box culvert dilakukan di tiga titik. Yang pertama di Awang Bangkal sebanyak 5 box culvert dengan pagu Rp5,2 miliar. Kemudian di Sei Baru -Kusan, 3 box culvert dengan pagu Rp8,5 miliar. "Lalu di Temunih-Kusan ada 3 box culvert yang dipasang, dengan pagu Rp2,9 miliar," tuturnya.

Di samping memasang box culvert, Yasin mengatakan, pihaknya juga mengerjakan pengaspalan badan jalan bebas hambatan di ujung jalan di Batulicin. "Tepatnya di Kodeco 58, ada pengaspalan 3 kilometer dengan pagu Rp17,5 miliar," katanya.

Disinggung bagaimana proyek infrastruktur lain di Bidang Bina Marga di tengah refocusing anggaran yang dilakukan Pemprov Kalsel, Yasin menyebut semua pekerjaan fisik mereka tidak ada yang tertunda, karena sudah lebih dulu dilelang.

"Proyek yang kena refocusing, proyek yang belum dilelang. Sedangkan kami sudah melakukan lelang sebelum ada refocusing anggaran," sebutnya.

Salah satu proyek yang masih berjalan tahun ini kata Yasin yakni pembangunan tiga jembatan di Jalan Mataraman - Sungai Ulin. Yaitu, Jembatan Mali-Mali, Jembatan Mundam dan Jembatan Jingah Habang.

"Pembangunan tiga jembatan ini menggunakan DAK (dana alokasi khusus) sekitar Rp39 miliar," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel Nurul Fajar Desira menuturkan, lanjutan pembangunan Jalan Mataraman - Sungai Ulin merupakan salah satu pekerjaan yang masuk dalam program prioritas pada tahun ini.

"Karena untuk mengurangi kemacetan di Jalan A Yani dari Martapura menuju Hulu Sungai," tuturnya.

Selain ruas itu, dia menyebut proyek lain yang jadi prioritas ialah pembangunan lanjutan jalan bebas hambatan Banjarbaru-Batulicin dan penanganan akses ke makam Datu Kelampayan. "Juga beberapa proyek lain yang menjadi kewenangan provinsi," sebutnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 14:35

Jembatan Basit Baru Ditutup Langsung Macet, Demi Jokowi Lubang Jalan pun Ditambal

BANJARMASIN - Pasca ditutupnya satu lajur di Jembatan Basit, kemarin…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:31

SMA/SMK Perdana Belajar Tatap Muka, Tidak Ada Istirahat, Makan pun di Kelas

BANJARBARU - Sejumlah SMA/SMK piloting di Kalsel, kemarin (18/10) akhirnya…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:29

Pandemi Melandai, Festival Budaya Terapung Bisa Terlaksana

Pandemi yang melandai membuat sektor pariwisata akhirnya bergeliat lagi. Festival…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:12

Al Jihad Sudah Cabut Stiker Pembatas Saf, Sabilal Muhtadin Belum

BANJARMASIN - Tidak hanya Masjidil Haram dan Masjid Nabawi saja…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:07

Waga Heran, Jalan Amblas Dekat Galian PDAM, Pekerja Menduga Gara-gara ini

BANJARMASIN - Warga Kampung Melayu Darat, Randin mengaku heran. Lubang…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:59

Ibnu Sina - Rusian Bersaing Ketat Dibursa Calon Ketua Demokrat Kalsel

BANJARMASIN - Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Demokrat  Kalsel digelar…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:54

Jembatan Antasari Bakal Ditutup Total, ini Alasannya

BANJARMASIN - Sudah berusia tua dan tak lagi mulus, Jembatan…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:47

Antisipasi Banjir, Longsor dan Putting Beliung, ini yang Dilakukan BPBD HSS

KANDANGAN – Untuk mengantisipasi bencana banjir dan tanah longsor sampai…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:45

Harga Batubara Melonjak, Tambang Liar di Tanah Bumbu Makin Marak

TANBU - Penambangan batu bara ilegal kembali marak terjadi. Hal…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:38

Akses Darat di Kuripan Marabahan Akhirnya Terbuka

MARABAHAN - Program prioritas jalan Kutabamara (Kuripan-Tabukan-Bakumpai-Marabahan) terus digenjot.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers