MANAGED BY:
SELASA
19 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Sabtu, 28 Agustus 2021 10:13
Kain Kafan pun Langka, Akibat Tingginya Angka Kematian di Banjarmasin
KAIN SISA: Beberapa meter kain kafan yang tersisa di salah satu toko di Pasar Sentra Antasari. Kondisi ini sudah berlangsung sebulan lamanya. | FOTO: ENDANG SYARIFUDDIN/RADAR BANJARMASIN

Tingginya angka kematian selama pandemi membuat permintaan kain kafan melonjak. Stok kain pembungkus jenazah itu menipis. Bahkan di beberapa toko stoknya sudah kosong.

***

BANJARMASIN - Contoh di Pasar Sentra Antasari. Salah seorang pedagang kain, Amel mengatakan, kain kaci merek Camel itu hanya tersisa beberapa meter saja. Padahal pelanggannya perlu banyak.

“Sudah hampir sebulan kosong begini,” ujarnya (27/8). Ia biasanya memesan dari Jawa. Tapi toko grosir di sana juga kewalahan menghadapi permintaan pasar. Akhirnya, pelanggan di Banjarmasin sempat tak kebagian. “Di sana kan banyak juga yang meninggal gara-gara covid,” tambahnya.

Sebenarnya, ada merek lain. Harganya juga lebih murah, Rp180 ribu per rol (satu rol 27,3 meter). “Tapi kualitasnya lebih kasar. Makanya kurang diminati,” jelasnya.

Kalau pun stoknya ada, harganya sudah naik. “Kenaikannya Rp40 ribu per rol. Jadi kalau normalnya dapat Rp190 ribu, sekarang dijual Rp239 ribu per rol,” sebutnya.

Senada dengan salah seorang pemilik toko alat-alat kematian di Jalan Pangeran Antasari, Amah.

Stok di tokonya tersisa kain kafan untuk ukuran anak kecil. “Kalau ukuran dewasa, sudah habis. Tapi kabarnya pasokannya sudah tiba di Banjarmasin,” ujarnya. Sementara Wahyu, pedagang besar di Pasar Sudimampir, melihat konsumen mencari kain putih biasa sebagai pengganti kain kafan.

“Saya sebenarnya tak khusus menjual kain kafan. Tapi karena di toko-toko alat kematian sudah kosong, makanya mereka beralih kemari untuk mencari kain lain,” jelasnya. Mau tak mau, harga per meternya pun lebih mahal. “Kain ini biasanya dipakai untuk ibadah umrah. Mutunya lebih bagus. Rp40 ribu per meter,” tutupnya.

Empat RT Masuk Zona Merah

Zona merah kembali muncul di ibu kota Provinsi Kalsel ini. Dalam peta penularan COVID-19 terbaru yang dirilis Dinas Kesehatan Banjarmasin, zona merah muncul di empat RT di empat kelurahan.

Muncul di Kelurahan Sungai Miai dan Alalak Utara di Banjarmasin Utara, Telaga Biru di Banjarmasin Barat, dan Kelurahan Pemurus Dalam di Banjarmasin Selatan. Juru Bicara Satgas COVID-19 Banjarmasin, Machli Riyadi menerangkan, zona merah ditetapkan lantaran di satu RT ada lebih dari lima buah rumah yang penghuninya positif terinfeksi COVID-19.

Ditambahkannya, tenaga pelacak telah menelusuri kontak erat. Bersama babinsa dan bhabinkamtibmas yang merupakan satgas di tingkat kelurahan.

"Statusnya, mereka yang terkonfirmasi positif sedang menjalani isolasi mandiri. Satgas di tkelurahan akan memantau kondisinya. Apabila memburuk langsung dirujuk ke rumah sakit," janjinya.

Seperti diketahui, PPKM level 4 diperpanjang sampai 6 September. Kemunculan zona merah ini akan mengganggu upaya pemko untuk menurunkan level PPKM. Maka Machli berharap masyarakat bisa membantu. “Dengan berdisiplin dalam menjalankan prokes,” pungkasnya.

Catatan DPRD untuk PPKM

Legislatif menilai, masih banyak aturan dalam PPKM yang tidak ditegakkan. Seperti yang diungkapkan Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali.

Baru-baru ini dewan memonitor ke lapangan. Apakah PPKM benar-benar efektif seperti yang selama ini kerap diklaim wali kota.

"Kami melihat belum maksimal. Masih ada pembiaran terhadap kerumunan. Misalkan di kafe-kafe," ujarnya (27/8).

Padahal menurutnya, bila sudah ada ketentuan atau aturan yang melarang adanya kerumunan, maka sudah semestinya aturan ditegakkan. Dalam surat edaran wali kota sudah jelas, kafe hanya boleh buka sampai jam 9 malam.

“Fakta di lapangan, masih ada yang buka sampai larut. Maka kami meminta tolong untuk disamaratakan. Jangan sampai terkesan ada keberpihakan atau tebang pilih,” tekannya.

“Dampak pandemi ini dirasakan semua. Kasihan masyakarakat yang benar-benar menjalankan aturan. Yang disiplin prokes maupun tidak, sama-sama terdampak. Jadi sekali lagi dalam menegakkan aturan jangan tebang pilih,” pesannya.

Politikus Partai Golkar itu juga menyentil aparat, khususnya Satpol PP. "Dibantu TNI dan Polri. Tapi tetap Satpol PP yang seharusnya berada di garda terdepan untuk penegakan perda," tambahnya.

Soal kinerja pemko, Matnor menekankan pentingnya 3T (testing, pelacakan kasus dan perawatan) untuk menurunkan level PPKM di Banjarmasin. (gmp/war/fud/ema)


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 14:03

Suplai Normal, Harga Gas 3 Kg Eceran Malah Mahal, Tanggungjawab Siapa ?

BANJARMASIN - Harga gas elpiji 3 kilogram di eceran masih…

Senin, 18 Oktober 2021 06:25

Kemeja Thrift Shop Masih Digemari

BANJARMASIN - Thrift shop menjadi kian ramai belakangan ini. Terutama…

Senin, 18 Oktober 2021 06:22

Raup Jutaan Perbulan dari Copotan Onderdil Kendaraan

BANJARMASIN - Bisnis otomotif bukan sekadar jual beli motor atau…

Senin, 18 Oktober 2021 06:17

Potensi Industri Halal Sangat Besar

BANJARBARU - Besarnya jumlah konsumen produk halal di Indonesia dapat…

Senin, 18 Oktober 2021 06:14

Waspada..! Jangan Tertipu Pinjaman Koperasi

BANJARBARU - Layanan pinjaman online (pinjol) ilegal semakin mengkhawatirkan. Terbaru,…

Senin, 18 Oktober 2021 06:08

Pertalite Sering Kosong di SPBU Banjarbaru

BANJARBARU - Bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite akhir-akhir ini…

Minggu, 17 Oktober 2021 08:01

Dongkrak Literasi Perbankan Syariah, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Bersama Awak Media

BANJARBARU - PT Bank Syariah Indonesia Regional Banjarmasin, Rabu (13/10)…

Sabtu, 16 Oktober 2021 06:54

Kominfo Dorong Peralihan ke TV Digital di Provinsi Bali

BALI - Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar koordinasi dengan Dinas…

Jumat, 15 Oktober 2021 07:19

Jasa Kontruksi juga Dapat Insentif PPh Final

BANJARBARU - Salah satu insentif pajak yang diberikan oleh pemerintah…

Jumat, 15 Oktober 2021 07:18

OJK Dorong Bank Kalsel Percepat Isi Kekosongan Dirut

BANJARMASIN - Posisi Direktur Utama Bank Kalsel masih kosong sejak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers