MANAGED BY:
MINGGU
28 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 28 Agustus 2021 11:09
Di Kalsel, Heli Bom 3 Juta Liter Air
BAWA BOM AIR: Heli pengebom air saat bersiap menuju titik hotspot dari bandara. | FOTO: DOK/RADAR BANJARMASIN

BANJARBARU - Didatangkan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kasel, heli water bombing bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) hingga kini sudah beroperasi 70 jam.

Kepala Sub Bidang Kedaruratan BPBP Provinsi Kalsel, S Dinarja mengatakan, selama beroperasi heli water boombing jenis MI8 tersebut sudah menyiramkan 30 juta liter air. "Paling sering memadamkan api di daerah Banua Enam dan sekitarnya," katanya.

Namun, dia mengungkapkan selama berada di Banua fokus heli tetap dioperasikan di kawasan sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor dan sekitarnya. "Misalnya di Liang Anggang, Gambut, Martapura Barat, dan sekitarnya," ungkapnya.

Disampaikannya, kawasan sekitar bandara ditetapkan menjadi ring satu penanganan karhutla. Sebab, area tersebut apabila terjadi kebakaran asapnya dapat mengganggu penerbangan.

Meskipun pada September 2021 nanti diprediksi akan memasuki musim hujan, namun menurut Dinarja, Satgas masih akan terus rutin melakukan patroli. "Karena status Siaga Karhutla di Kalsel masih mengacu dari 1 Juni hingga 30 November 2021," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kalsel, Abriansyah Alam mengatakan, akhir-akhir ini hampir setiap hari ada titik api di sejumlah wilayah. Yakni, di Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut hingga Hulu Sungai Selatan. "Di Hulu Sungai Selatan paling sering," katanya.

Sedangkan dalam beberapa hari terakhir dia menyebut, titik api muncul di Martapura Barat, Kabupaten Banjar dan di Liang Anggang, Banjarbaru. "Untuk memadamkan hotspot yang muncul beberapa hari terakhir kami sampai harus melakukan water bombing," sebutnya.

Lanjutnya, kebakaran lahan yang cukup luas dalam beberapa hari terakhir berada di Liang Anggang. Di kawasan ini titik api luasannya mencapai 60 hektare. "Alhamdulilah, sudah 40 hektare yang dipadamkan. Sekarang sisa asap tipis," ujarnya.

Disinggung sudah ada berapa total luasan karhutla tahun ini, Abri menuturkan pihaknya masih belum menghitungnya. "Kami masih menunggu laporan dari Satgas udara dan darat untuk menghitung luasan yang terbakar," tuturnya.

Namun, menurutnya karhutla tahun ini lebih luas dibandingkan 2020 lalu. Sebab, cuaca kali ini cukup panas. "Kalau tahun lalu kemarau basah, heli water bombing sampai tidak beroperasi lantaran tidak ada hotspot," bebernya.

Melihat titik api mulai bermunculan, Abri mengatakan, pihaknya telah meminta tambahan heli water bombing ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membantu satu unit heli yang sudah ada.

"Dua unit heli water bombing mungkin akan cukup untuk melakukan satgas udara. Sembari kita melihat perkembangan lagi, kalau hotspot semakin banyak, kita minta heli lagi," katanya.

Selain meminta tambahan heli water bombing, Abri menyampaikan, untuk mengatasi meningkatnya titik api yang muncul, Satgas udara juga lebih intens melakukan patroli.

"Heli patroli sekarang berpatroli dua kali sehari, pagi dan sore. Sebelumnya hanya pagi. Karena, ada kecenderungan titik api muncul pada sore hari," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Minggu, 28 November 2021 14:01

Desa Haruyan Seberang Lumpuh, Ketinggian Air Sampai Pinggang

BARABAI- Warga yang tinggal di bantaran Sungai Haruyan kebanjiran. Paling…

Minggu, 28 November 2021 10:34

Cucu dan Istri Staf Ahli Bupati Tala Meninggal

TAMBANG ULANG - Sebuah mobil sedan mengalami kecelakaan di ruas…

Sabtu, 27 November 2021 09:32

KPK Sita Aset Mobil Abdul Wahid

AMUNTAI - Kurang lebih satu minggu, KPK melakukan pengembangan penyidikan…

Sabtu, 27 November 2021 09:18

Baru Selesai, Embung Makan Korban

BATU AMPAR - Bocah enam tahun bernama Nusaibah tewas tenggelam…

Sabtu, 27 November 2021 09:15

Tega Setubuhi Anak Tetangga

RANTAU – Sungguh tega ulah pria berinisial S (52). Ia…

Sabtu, 27 November 2021 09:05

Simpan Sabu Hampir Satu Kilogram, Warga Handil Bakti Ditangkap

BANJARMASIN - Aliansyah ditangkap di luar batas kota, Kertak Hanyar…

Jumat, 26 November 2021 15:04

Properti Abdul Wahid Mulai Disita, Dua Saksi Kasus Tutup Usia

AMUNTAI - Bangunan klinik kesehatan milik Bupati HSU Abdul Wahid…

Jumat, 26 November 2021 15:00

Baliho Massif, Tak Ada yang Melapor

BANJARBARU - Mafia tanah kini nampaknya menjadi perhatian serius Kejaksaan…

Jumat, 26 November 2021 14:41

Bantah Kadinkes, Bakeuda: Acara HKN Sudah Dianggarkan Rp27,5 Juta

BANJARMASIN - Panitia perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) sebenarnya tak…

Jumat, 26 November 2021 14:32

Tolak Upah Murah, Buruh: Apakah Gubernur Berani?

BANJARMASIN - Ribuan buruh berdemo di depan gedung DPRD Kalsel…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers