MANAGED BY:
JUMAT
17 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 06 September 2021 15:59
Dari Pelantikan Dewan Kesenian Banjarmasin: Main Mamanda, Ibnu Jadi Raja
PANGGUNG SANDIWARA: Agar beda, seremoni pelantikan DK diramaikan pementasan Mamanda. Seni teater asli Banjar. Bahkan wali kota ikut bermain.

Pelantikan Dewan Kesenian Banjarmasin periode 2021-2026 diramaikan dengan pementasan kesenian tradisi Mamanda. Ikut bermain, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina berperan sebagai raja.

-- Oleh: WAHYU RAMADHAN, Banjarmasin

Di sebuah kerajaan, sang perdana menteri memerintahkan dua prajuritnya. Yakni Harapan Satu dan Harapan Dua untuk menyambut kedatangan sang raja.

Hari itu, bukan hari yang biasa. Karena raja akan melantik Dewan Kesenian (DK) Banjarmasin.

Namun, sebelum pengukuhan, perdana menteri merasa perlu menanyakan kesiapan penyambutan. Dari segi dekorasi keratin hingga kesiapan pengamanan.

Kesimpulannya, segala persiapan sudah matang. Perdana menteri puas dengan pekerjaan kedua prajuritnya. Satu per satu pengurus inti DK dipanggil naik ke atas panggung.

Waktu penyambutan pun tiba. Ibnu Sina tampil gagah.

Mengenakan laung dan sasirangan, raja menyibak tirai, melewati dua prajurit yang menghunus pedang.
Ketika raja sudah berdiri di tempatnya, pelantikan pun dimulai.

Demikianlah cuplikan pementasan Mamanda di aula Kayuh Baimbai, Balai Kota, Sabtu (4/9) siang.

Ketua DK Banjarmasin periode 2021-2026, Hajriansyah menjelaskan, konsep berbeda itu diniatkan untuk menghidupkan nilai-nilai seni di acara seremonial pemko.

"Konsep pelantikan seperti ini sudah dibicarakan jauh-jauh hari. Dan disetujui oleh wali kota," jelasnya seusai dilantik.

Sementara itu, wali kota mengaku baru pertama kali terlibat pementasan seperti ini. Tapi ia mengaku cukup puas dengan hasilnya.

"Cuma, tadi saya kurang menghayati peran saja," selorohnya tergelak.

Ia berharap, pertunjukan seperti ini bakal lebih sering. Tak hanya di peringatan hari jadi kota, bahkan rapat paripurna di gedung DPRD.

“Tentu kalau keadaan sudah normal. Tidak pada masa pandemi,” tukas Ibnu.

Selain pertunjukan itu, acara pelantikan DK juga diisi orasi kebudayaan dan deklamasi puisi.

DK Bukan EO

Ketua DK, Hajriansyah mengatakan, program kerja untuk tahun ini sudah diajukan ke pemko dan dewan.
Baginya, sudah mewakili keenam komite bidang di DK: sastra, musik, seni rupa, tari, teater, hingga perfilman dan fotografi.

Sayangnya, terkendala masalah klasik, yakni anggarannya tidak ada.

Sedianya, DK sangat tergantung pada dana hibah dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

“Tapi lantaran waktunya mepet dan pelantikan juga baru sekarang, maka anggarannya tak bisa diusulkan. Jadi nanti diusulkan kembali pada tahun 2022 depan," jelasnya.

Lantas, apakah DK bakal vakum? Dengan tegas ia menampiknya. Hajri menjamin, DK masih bisa berkegiatan. Minimal menggelar diskusi atau seminar.

"Karena DK bukan event organizer (EO). Sudah menjadi tugasnya untuk mendorong kawan-kawan seniman berkarya. Memancing semangat kawan-kawan agar kuantitasnya lebih banyak dan kualitasnya lebih baik,” ujarnya optimis.

Sedangkan Ibnu Sina menyatakan, ia sudah berpesan kepada Disbudpar untuk mendukung DK.

“Tadi sudah dikomunikasikan sama pak kadis. Semoga bisa didukung anggarannya,” ujarnya.

Bagi Ibnu, DK adalah mitra pemko. Terutama dalam pemulihan ekonomi akibat pandemi, ekonomi kreatif dan seni budaya tak bisa dipisah-pisahkan.

“Salah satu upaya kami, memberikan panggung kepada seniman, baik online maupun offline,” tutupnya. (fud/ema)


BACA JUGA

Selasa, 14 September 2021 15:50

Syahridin, Kepala Desa Inspiratif dari Balangan

Keberadaan Pasar Budaya Racah Mampulang dan titian bambu atas sawah…

Selasa, 14 September 2021 15:44

Cerita Balai Bini Pengambangan: Diusulkan Cagar Budaya, Pernah Ditawar Turis Korea

Rumah almarhum pembakal Haji Sanusi di Kelurahan Pengambangan RT 11…

Kamis, 09 September 2021 13:56

Rumbih, Pengayuh Becak Populer yang Menjadi Youtuber

Sudah menjadi ciri khasnya, kemana-mana selalu bersama becak. Itu lah…

Kamis, 09 September 2021 12:27

Cerita Agen Koran di Era Digital: Malah Lebih Untung Menjual yang Bekas

Di era senja media cetak, ada agen koran di Banjarmasin…

Rabu, 08 September 2021 13:31

Sedotan Purun, Kerajinan Desa Banyu Hirang Yang Mendunia

Isu lingkungan mengurangi sampah plastik membuka peluang usaha sedotan organik…

Rabu, 08 September 2021 12:22

Menengok Fasilitas Isoter di Mulawarman: Cukup Bawa Perkakas Mandi

Seorang perawat berjalan melintasi lorong gedung. Berhenti di depan sebuah…

Senin, 06 September 2021 15:59

Dari Pelantikan Dewan Kesenian Banjarmasin: Main Mamanda, Ibnu Jadi Raja

Pelantikan Dewan Kesenian Banjarmasin periode 2021-2026 diramaikan dengan pementasan kesenian…

Jumat, 03 September 2021 15:42

Kisah dari Tempat Pembuangan Akhir: Karena Tuhan Maha Adil

Gunungan sampah berarti gunungan rezeki. Hidung mereka sudah berhenti mengeluh.…

Selasa, 31 Agustus 2021 12:19

2.021 Nasi Bungkus Dimasak, PPKM yang Malah Disambut Gembira

PPKM yang satu ini memang beda. Singkatan dari Polisi, Pers…

Rabu, 18 Agustus 2021 08:26

Rayakan 17-an di Tengah PPKM, Remaja Kelayan: Tahun ini Lomba Bertahan Hidup

Kabar duka di tengah perayaan hari kemerdekaan. Data per tanggal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers