MANAGED BY:
MINGGU
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 08 September 2021 10:31
Antisipasi Banjir, Bangun Kolam Regulasi Rp 300 M
BANJIR: Seorang anak dituntut melewati banjir. Ini terjadi di Jalan Tengkarau, Kecamatan Barabai saat banjir besar di HST awal tahun lalu. | FOTO: JAMALUDDIN/RADAR BANJARMASIN

BARABAI- Kolam regulasi pengendali banjir akan dibangun di daerah aliran sungai (DAS) antara Desa Aluan Besar, Kecamatan Batu Benawa dan Desa Mandingin Kecamatan Barabai, Hulu Sungai Tengah (HST). Luasnya mencapai 57,29 hektare.

Progresnya sudah sampai pembebasan lahan. Anggran yang sudah disiapkan sebanyak Rp 13 miliar. Jumlah persil ada 190 persil, pembagiannya di Desa Aluan Besar ada 64 persil dan di Desa Mandingin 126 persil.

"Penentuan harga tanah dari tim appraisal. Jadi kita belum tahu anggaran pembebasan lahan ini cukup atau tidak," kata Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman HST, Pandiansyah, Selasa (7/9).

Pandi (sapaan akrabnya) ingin secepatnya pembebesan lahan ini dapat selesai. Karena program pembangunan fisik kolam regulasi sudah dimulai 2022. "Mudahan paling lambat awal 2022 pembebasan lahan ini sudah selesai," harapnya.

Dana pembangunan kolam regulasi ini diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 300 miliar lebih. "Selain pembangunan fisik juga sudah termasuk dengan dua kegiatan, yakni rehabilitasi sungai dan saluran sekunder pengendalian banjir," pungkasnya.

Pj Sekda HST, Muhammad Yani menjelaskan, program pembangunan kolam regulasi ini merupakan proyek pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR. Terkait anggaran pembebasan lahan memang dibebankan kepada pemerintah daerah.

"Kira-kira habisnya Rp 25 - 30 miliar untuk pembebasan lahan. Untuk menutupi kekurangan itu kita minta bantuan kepada Pemerintah Provinsi Kalsel dan kita sudah membangun komunikasi terkait ini," jelasnya.

Dengan adanya kolam ini, diharapkan bisa meminimalisir banjir jika sewaktu-waktu terjadi lagi. "Kolam ini jelas bisa mengurangi risiko banjir. Dan bisa memberikan manfaat lain nantinya, seperti pengairan ke persawahan," pungkasnya. (mal/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Oktober 2021 19:38

Jembatan Basit Batal Diberi Nama Tokoh Kalsel

BANJARMASIN - Jembatan Basit yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo…

Sabtu, 23 Oktober 2021 19:34

2022, TPA Banjarbakula Kenakan Tarif

BANJARBARU - Sejak diresmikan Presiden RI Joko Widodo pada Februari…

Sabtu, 23 Oktober 2021 19:32

Saatnya Buka Semua Sekolah Belajar Tatap Muka

BANJARBARU - Melihat semakin melandainya kasus Covid-19 di Banua, Dinas…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:41

Jokowi: Jembatan Alalak, Tahan Gempa dan Kuat Sampai 100 Tahun

BANJARMASIN - Presiden RI Joko Widodo, (21/10) akhirnya meresmikan Jembatan…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:39

Presiden Pantau Vaksinasi, Mahasiswa Demo

BANJARMASIN – Sebelum meresmikan Jembatan Basit Presiden RI Joko Widodo…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:35

Vaksinasi Lansia di Banjarbaru, Meski Tinggi Masih Ada yang Anti

BANJARBARU - Di tingkat Kalsel, cakupan vaksinasi untuk kategori lanjut…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:19

Menahan Dingin dan Hujan Demi Presiden

BANJARMASIN - Menuju Jembatan Sungai Alalak, Presiden Joko Widodo sempat…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:15

Kartu Merah untuk Jokowi-Ma’ruf, ke Banjarmasin Jokowi Disambut Demo Mahasiswa

BANJARMASIN – Mahasiswa dari berbagai kampus di Banjarmasin menggelar aksi…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:09

Vaksinasi Massal Pelajar Digelar

BATULICIN – Desa Persiapan Hidayah Makmur bersama Kodim 1022 TNB…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:08

Bupati Zairullah Bangga Investasi Lokal

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar ikut menghadiri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers