MANAGED BY:
SELASA
19 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 08 September 2021 13:06
Lama Tertunda, Pilkades Sudah Boleh Digelar Dengan Protokol Ketat

BANJARBARU - Berdasarkan pengumuman Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), sejumlah daerah di Kalsel mengalami penurunan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Dengan begitu, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di kabupaten yang keluar dalam daftar PPKM level 4, dapat digelar.

"Selama PPKM level 4, kabupaten tidak boleh menggelar pilkades. Tapi kalau levelnya turun, secara otomatis diperbolehkan melaksanakan pilkades," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel, Zulkipli.

Senin (6/9) malam, pemerintah pusat mengumumkan bahwa di Kalsel hanya ada tiga daerah yang melanjutkan PPKM level 4. Dua di antaranya merupakan kota, yakni Banjarmasin dan Banjarbaru. Sedangkan sisanya Kabupaten Kotabaru.

Dengan begitu, saat ini hanya tersisa satu kabupaten yang belum dapat menggelar pilkades. "Level 3 sudah boleh, tapi yang paling aman daerah PPKM level 2," beber Zulkipli.

Dia mengungkapkan, tahun ini ada 628 desa dari delapan kabupaten yang akan melaksanakan Pilkades. Yakni, Barito Kuala (163 desa), Hulu Sungai Tengah (150 desa), Banjar (140 desa), Hulu Sungai Utara (73 desa), Tabalong (46 desa), Tanah Laut (26 desa), Balangan (19 desa) dan Kotabaru (11 desa).

"Dari delapan desa itu baru Kabupaten Banjar, Hulu Sungai Tengah dan Barito Kuala yang sudah menyelesaikannya. Sedangkan kabupaten lainnya belum," ungkapnya.

Dua kabupaten yang belum selesai melaksanakan pilkades, sebelumnya terpaksa ditunda sementara lantaran masuk dalam daftar PPKM level 4. Yakni, Tanah Laut dan Kotabaru. Saat ini, tersisa Kotabaru yang masih memberlakukan PPKM level 4.

Zulkifli menegaskan, meski beberapa kabupaten turun level, pilkades tetap dilakukan dengan protokol kesehatan secara ketat. Yakni, membatasi kapasitas orang yang hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS). "Kapasitas maksimal 500 pemilih, supaya tidak terjadi kerumunan," tegasnya.

Sistem pengawasan protokol kesehatan di TPS kata dia melibatkan sejumlah unsur. Mulai dari TNI, Polri, pemerintah desa, kecamatan dan lain-lain. "Karena di tengah wabah, jadi menjaga prokes menjadi fokus dalam pelaksanaan Pilkades," katanya.

Dia berharap, kepala desa yang terpilih nantinya bisa mendorong pembangunan di desa agar lebih maju lagi. "Apabila desa itu hasil pilihan dari demokrasi rakyat, maka otonomi desa bisa berkembang," bebernya.

Sementara itu, sebelumnya Bupati Tanah Laut Sukamta berharap, Pilkades yang sudah mereka rencanakan pada bulan November mendatang pelaksanaannya tidak tertunda lagi. "Pilkades laksanakan November ini dengan baik," sebutnya.

Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Tanah Laut sendiri ucapnya, saat ini banyak berasal dari perkantoran dan perusahaan. Tetapi secara keseluruhan ritme perkembangan kasusnya berada di kategori aman.

"Sebagai tindaklanjut pencegahan penyebaran Covid-19, maka kegiatan dinas luar daerah dibatasi. Sekarang tidak saya izinkan yang ke luar daerah Jawa, Sumatera, dan Bali," tegas Sukamta. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 14:35

Jembatan Basit Baru Ditutup Langsung Macet, Demi Jokowi Lubang Jalan pun Ditambal

BANJARMASIN - Pasca ditutupnya satu lajur di Jembatan Basit, kemarin…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:31

SMA/SMK Perdana Belajar Tatap Muka, Tidak Ada Istirahat, Makan pun di Kelas

BANJARBARU - Sejumlah SMA/SMK piloting di Kalsel, kemarin (18/10) akhirnya…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:29

Pandemi Melandai, Festival Budaya Terapung Bisa Terlaksana

Pandemi yang melandai membuat sektor pariwisata akhirnya bergeliat lagi. Festival…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:12

Al Jihad Sudah Cabut Stiker Pembatas Saf, Sabilal Muhtadin Belum

BANJARMASIN - Tidak hanya Masjidil Haram dan Masjid Nabawi saja…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:07

Waga Heran, Jalan Amblas Dekat Galian PDAM, Pekerja Menduga Gara-gara ini

BANJARMASIN - Warga Kampung Melayu Darat, Randin mengaku heran. Lubang…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:59

Ibnu Sina - Rusian Bersaing Ketat Dibursa Calon Ketua Demokrat Kalsel

BANJARMASIN - Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Demokrat  Kalsel digelar…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:54

Jembatan Antasari Bakal Ditutup Total, ini Alasannya

BANJARMASIN - Sudah berusia tua dan tak lagi mulus, Jembatan…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:47

Antisipasi Banjir, Longsor dan Putting Beliung, ini yang Dilakukan BPBD HSS

KANDANGAN – Untuk mengantisipasi bencana banjir dan tanah longsor sampai…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:45

Harga Batubara Melonjak, Tambang Liar di Tanah Bumbu Makin Marak

TANBU - Penambangan batu bara ilegal kembali marak terjadi. Hal…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:38

Akses Darat di Kuripan Marabahan Akhirnya Terbuka

MARABAHAN - Program prioritas jalan Kutabamara (Kuripan-Tabukan-Bakumpai-Marabahan) terus digenjot.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers