MANAGED BY:
SABTU
23 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 10 September 2021 14:40
Vaksinasi Pelajar di 11 SMP Menunggu Izin Orang Tua
SEMANGAT VAKSIN: Antrean pelajar SMPN 24 Banjarmasin menunggu giliran divaksin, kemarin (9/9) pagi. Sekolah ini berada di Jalan Sultan Adam, Banjarmasin Utara. | FOTO: ENDANG SYARIFUDDIN/RADAR BANJARMASIN

Vaksinasi siswa SMP tahap 1 dimulai Dinas Pendidikan Banjarmasin sejak kemarin (9/9).

****

BANJARMASIN – Vaksinasi digelar di masing-masing sekolah. Pada hari pertama vaksinasi pelajar, ada 11 sekolah yang melaksanakan vaksinasi.

Yakni SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 7, SMPN 8, SMPN 9, SMPN 10, SMPN 15, SMPN 24, SMPN 26 dan SMPN 30 Banjarmasin.

Pantauan Radar Banjarmasin di SMPN 24 di Jalan Sultan Adam, Banjarmasin Utara, sejak jam 7 pagi sudah banyak siswa yang mengantre.

Salah satunya Nazla Dwiliani, siswi kelas 7B itu sudah lama ingin divaksin. “Demi kesehatan dan melindungi diri juga,” tuturnya.

Putri dari pasangan Sarmili dan Mulyani ini sudah tak sabar ingin kembali ke kelas. Dan vaksinasi bisa mempercepat keinginannya terwujud.

Bagi Nazla, belajar daring memang kurang efektif. “Banyak kekurangannya,” tambahnya.

Namun, dari sekian siswa yang mengantre, ternyata masih banyak yang belum mendapatkan izin dari orang tuanya.

Dari 708 siswa kelas VII sampai IX, baru sekitar 30 persen yang mau divaksin pada gelombang pertama ini. “Yang terdata mau divaksin baru 217 siswa,” kata kepala sekolah Susilo Rahayu.

Tapi ia menjamin, ini bukan lantaran penolakan atau sikap anti vaksin. Lebih karena masalah teknis.
Banyak orang tua yang belum mengisi formulir daring vaksinasi tersebut. “Mungkin juga sebelumnya sudah ada yang divaksin di luar,” ujarnya.

Tentu saja ia berharap semua orang tua akan mengizinkan putra dan putrinya untuk divaksin. “Pada gelombang kedua nanti, jumlahnya akan bertambah,” tutup Susilo.

Berbeda dengan SMPN 2, di sana ada naik-turun minat vaksinasi.

Dalam survei kepada orang tua siswa, awalnya ada 600 siswa yang diizinkan. Tapi pada survei kedua turun menjadi 500 siswa saja.

“Belakangan, pada survei ketiga malah naik lagi,” kata kepsek Satoli.

Ada 681 siswa yang belajar di sekolah di Jalan Batu Benawa Raya, Banjarmasin Tengah itu. Satoli menargetkan, semuanya bisa divaksin.

“Sementara pada tahap satu ini, mudah-mudahan 250 siswa dari kelas VIII dan IX bisa divaksin semuanya,” tutupnya.

Pasang Target 100 Persen

KEPALA Dinas Pendidikan Banjarmasin, Totok Agus Daryanto menargetkan vaksinasi 100 persen untuk pelajar SMP.

Total ada 19 ribu siswa SMP di Banjarmasin. “Sementara yang sudah mendapatkan persetujuan orangnya berjumlah 10.402 siswa,” sebutnya.

Totok meyakini, bukan lantaran tak setuju, tapi karena orang tua siswa belum mengisi atau menerima formulir daring vaksinasi tersebut.

Untuk hari pertama kemarin (9/9), Disdik menargetkan 7.783 siswa.

Rinciannya, yang sudah mengantongi izin orang tua ada 5.760 siswa atau sekitar 74,01 persen. Sementara yang belum diizinkan sebanyak 1.627 atau 20,99 persen.

Di lapangan, dari 11 SMP tempat vaksinasi, muncul ketimpangan. Ada yang ramai sekali, ada yang agak sepi.

“Di beberapa sekolah, masih sedikit yang divaksin. Karena masih menunggu persetujuan para orang tua,” jelasnya.

Dengan beberapa gelombang di depan, kalau pun target 100 persen tak tercapai, setidaknya mayoritas siswa sudah divaksin. “Kami berharap setidaknya 70 persen,” pungkasnya.

Diwartakan sebelumnya, Dinas Kesehatan Banjarmasin merekomendasikan kebijakan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) kepada wali kota. Karena Dinkes yakin, mengacul hasil evaluasi mingguan, PPKM di Banjarmasin sudah turun ke level 3.

Rencana itu kandas karena pemerintah pusat menyatakan ibu kota Kalimantan Selatan ini masih berada di level 4. (gmp/fud/ema)


BACA JUGA

Jumat, 22 Oktober 2021 17:41

Jokowi: Jembatan Alalak, Tahan Gempa dan Kuat Sampai 100 Tahun

BANJARMASIN - Presiden RI Joko Widodo, (21/10) akhirnya meresmikan Jembatan…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:39

Presiden Pantau Vaksinasi, Mahasiswa Demo

BANJARMASIN – Sebelum meresmikan Jembatan Basit Presiden RI Joko Widodo…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:35

Vaksinasi Lansia di Banjarbaru, Meski Tinggi Masih Ada yang Anti

BANJARBARU - Di tingkat Kalsel, cakupan vaksinasi untuk kategori lanjut…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:19

Menahan Dingin dan Hujan Demi Presiden

BANJARMASIN - Menuju Jembatan Sungai Alalak, Presiden Joko Widodo sempat…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:15

Kartu Merah untuk Jokowi-Ma’ruf, ke Banjarmasin Jokowi Disambut Demo Mahasiswa

BANJARMASIN – Mahasiswa dari berbagai kampus di Banjarmasin menggelar aksi…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:09

Vaksinasi Massal Pelajar Digelar

BATULICIN – Desa Persiapan Hidayah Makmur bersama Kodim 1022 TNB…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:08

Bupati Zairullah Bangga Investasi Lokal

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar ikut menghadiri…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:07

Perencanaan Titik Awal Keberhasilan Pembangunan

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut (Tala) HM Sukamta membuka secara…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:06

Bupati Tala Siap Mendukung Pembangunan Madrasah

TAKISUNG - Selain pengetahuan umum yang diajarkan di madrasah, pengetahuan…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:02

Awas, Kasus DBD di Banjarmasin Mulai Meningkat

BANJARMASIN - Belum bebas dari pandemi COVID-19, warga Kota Banjarmasin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers