MANAGED BY:
MINGGU
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 11 September 2021 13:00
Agar Niat Baik Tak Jadi Ilegal, Penggalangan Dana untuk Korban Banjir Harus Kantongi Izin
UTANG BUDI: Bantuan dari warga Kalteng untuk warga Banjarmasin, Januari lalu. Sekarang saatnya untuk membalas budi. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN – Kemarin (10/9) sore, hampir tak ada perempatan lampu merah di Banjarmasin yang sepi dari acara penggalangan dana untuk masyarakat Kalteng.

Mahasiswa, relawan damkar dan LSM turun ke jalan. Menggalang donasi untuk membantu tetangga yang sedang dilanda musibah banjir. Ini gerakan solidaritas yang luar biasa.

Namun, penggalangan sumbangan berkelompok tak bisa sembarangan. Ada aturan yang telah ditetapkan Pemko Banjarmasin. Intinya harus mengantongi izin.

“Prosedur itu ada guna meminimalisir peluang penyelewengan dana,” kata Kepala Dinas Sosial Banjarmasin, Iwan Ristianto kemarin.

Disebutkannya, baru ada tujuh komunitas yang telah melapor dan memperoleh izin pemko. Selebihnya? “Ya ilegal,” jawabnya. Iwan berjanji akan berkoordinasi dengan Satpol PP perihal masalah ini.

Ditekankannya, Dinsos tak pernah membatasi aksi solidaritas tersebut. Syarat untuk mendapatkan izinnya juga terbilang gampang.

Yang penting struktur organisasinya jelas dan ada penanggungjawabnya. “Maka izinnya bakal langsung kami proses dan terbitkan,” jaminnya.

Tentu izin itu bisa dicabut. Contoh jika penggalangan digelar di pinggir jalan dan membahayakan pengendara.

Maka tujuh izin yang telah diterbitkan Dinsos menyebutkan dengan jelas lokasi penggalangan dana yang dibolehkan. Seperti di lingkungan kampus, permukiman atau pasar.

“Kalau ngeyel, penyelenggaranya bisa diproses,” ancamnya.

Izin itu juga hanya berlaku selama tiga hari. Setelah penggalangan selesai, hasilnya wajib dilaporkan ke Dinsos. Selanjutnya disalurkan kepada korban bencana.

“Dinsos hanya mengeluarkan izin dan menerima laporan hasil kegiatan,” tutup Iwan.

Dua pekan sudah banjir merendam Kalteng. Menimpa 23 kecamatan, 123 kelurahan dan desa, 12.006 keluarga atau 17.759 jiwa. Termasuk ribuan rumah, sekolah, gereja dan masjid. Saat ini ada 109 keluarga yang mengungsi ke posko-posko darurat. (gmp/fud/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Oktober 2021 19:38

Jembatan Basit Batal Diberi Nama Tokoh Kalsel

BANJARMASIN - Jembatan Basit yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo…

Sabtu, 23 Oktober 2021 19:34

2022, TPA Banjarbakula Kenakan Tarif

BANJARBARU - Sejak diresmikan Presiden RI Joko Widodo pada Februari…

Sabtu, 23 Oktober 2021 19:32

Saatnya Buka Semua Sekolah Belajar Tatap Muka

BANJARBARU - Melihat semakin melandainya kasus Covid-19 di Banua, Dinas…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:41

Jokowi: Jembatan Alalak, Tahan Gempa dan Kuat Sampai 100 Tahun

BANJARMASIN - Presiden RI Joko Widodo, (21/10) akhirnya meresmikan Jembatan…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:39

Presiden Pantau Vaksinasi, Mahasiswa Demo

BANJARMASIN – Sebelum meresmikan Jembatan Basit Presiden RI Joko Widodo…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:35

Vaksinasi Lansia di Banjarbaru, Meski Tinggi Masih Ada yang Anti

BANJARBARU - Di tingkat Kalsel, cakupan vaksinasi untuk kategori lanjut…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:19

Menahan Dingin dan Hujan Demi Presiden

BANJARMASIN - Menuju Jembatan Sungai Alalak, Presiden Joko Widodo sempat…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:15

Kartu Merah untuk Jokowi-Ma’ruf, ke Banjarmasin Jokowi Disambut Demo Mahasiswa

BANJARMASIN – Mahasiswa dari berbagai kampus di Banjarmasin menggelar aksi…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:09

Vaksinasi Massal Pelajar Digelar

BATULICIN – Desa Persiapan Hidayah Makmur bersama Kodim 1022 TNB…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:08

Bupati Zairullah Bangga Investasi Lokal

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar ikut menghadiri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers