MANAGED BY:
JUMAT
17 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 14 September 2021 15:36
Kasus Melandai, Satu Hari Tak Ada Kematian Covid
KEJAR TARGET: Suasana vaksinasi di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel beberapa waktu lalu. Dalam sehari ada 17 ribu warga Kalsel yang divaksin. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN - Evaluasi status PPKM memang baru akan dilakukan pekan depan oleh pemerintah pusat. Akan tetapi Gugus Tugas Covid-19 Kalsel sudah yakin tak ada lagi PPKM Level 4 di Kalsel.

Keyakinan ini bukan tanpa bukti. Sejauh ini tiga daerah di Kalsel (Banjarmasin, Banjarbaru dan Kotabaru) yang berstatus level 4 sudah melakukan penanganan yang baik, dengan hasil yang juga menggembirakan.“Tetap kita tunggu dari pemerintah pusat. Saya yakin hasilnya nanti bagus,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalsel, M Muslim.

Muslim mengatakan semua penilaian itu adalah hasil asessmen Kementerian Kesehatan akhir pekan tadi. Memang mereka melihat ada tren kasus yang membaik.

Tren membaik tak hanya dari indikator transmisi penularan, juga indikator kapasitas peningkatan respon. “Kalau kita bisa mempertahankan dua indikator ini dalam sepekan, saya yakin status PPKM level 4 akan turun ke level 3,” ucapnya.

Meski dua indikator ini menunjukkan tren yang bagus, tracking kasus konfirmasi masih belum maksimal dilaksanakan. Selain tracking, testing pun masih disebut lemah. “Jumlah tracking masih belum sampai 80 persen dari target,” bebernya.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kalsel kemarin, penambahan kasus baru hanya sebanyak 26 orang. Penambahan kasus baru di Banjarmasin kian hari makin terjun bebas. Kemarin hanya ditemukan 11 kasus baru.

Banjarbaru yang juga berstatus PPKM level 4, kasus barunya hanya ditemukan sebanyak 4 orang. Sedangkan Kotabaru hanya 2 orang. “Angka temuan kasus baru sangat turun drastis, ini yang patut kita syukuri,” ujar Muslim.

Menariknya, kemarin tak ada laporan kasus meninggal dunia karena Covid-19. Sementara, kasus sembuh dilaporakan sebanyak 287 orang. “Dalam tujuh hari terakhir, kasus positif menurun 38,1 persen. Sedangkan kasus aktif juga mengalami penurunan hingga 34,7 persen,” tandasnya.

Sehari, 17 Ribu Warga Divaksin

Vaksinasi Covid-19 di Kalsel terus digenjot karena capaiannya masih jauh dari target. Dinas Kesehatan Kalsel mendata, dari total 3.161.137 sasaran, baru sekitar 19 persen yang sudah disuntik vaksin.

Namun, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel M Muslim meyakini, dalam beberapa hari ke depan realisasi vaksinasi akan semakin meningkat. Ini seiring dengan bertambahnya progres harian yang dicapai.

"Sekarang realisasi lebih bagus dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Rata-rata, sehari kita bisa menyuntikan vaksin ke 17 ribuan warga," katanya kepada sejumlah awak media, kemarin (13/9).

Sebenarnya capaian itu masih di bawah target. Sebab, mereka menginginkan dalam sehari bisa menyuntik 18 ribu warga. "Namun dengan sinergitas semua pihak, target pasti tercapai. Seperti halnya tanggal 7 (September) tadi, sehari kita bisa memberikan vaksin kepada 25 ribu warga," sebutnya.

Dalam vaksinasi sendiri, Muslim menyampaikan, ada enam sasaran kelompok yang menjadi fokus mereka. Yakni, petugas pelayanan publik, tenaga kesehatan, lansia, masyarakat rentan, remaja dan umum.

Dari enam sasaran itu, baru kelompok petugas pelayanan publik dan tenaga kesehatan yang progresnya sudah 100 persen lebih. Sedangkan sisanya, masih tergolong rendah. "Capaian rendah ada di kelompok lansia, masyarakat rentan, remaja dan umum," ungkap Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalsel itu.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor serius menyoroti percepatan vaksinasi di Banua. Bahkan, dirinya meminta Polda Kalsel mengawasi penggunaan vaksin agar tidak ada yang menyimpannya. “Jangan sampai ada (vaksin) yang disimpan atau tersimpan,” ujar Paman Birin.

Dia meminta Polda Kalsel menelaah jika terjadi kasus penyimpanan vaksin. Karena menurutnya, vaksinasi perlu terus didorong angka pencapaiannya. "Karena ini sebagai salah satu upaya mencegah tertularnya Covid-19," katanya.

Dia mengungkapkan, pandemi Covid-19 sudah dialami masyarakat lebih dari satu tahun. Namun,hingga kini belum ada temuan obat untuk menyembuhkannya secara total.

Kondisi ini kata Paman Birin, membuat manusia di seluruh dunia menjadi susah dan terbatas dalam melakukan aktivitas seperti biasa, termasuk di Indonesia.

Dalam periode kepemimpinan yang kedua di Kalsel ini, dia mengaku sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Forkopimda serta pihak terkait untuk membahas percepatan penanganan Covid-19 di Kalsel.

Termasuk ingin menurunkan PPKM level 4 yang masih ada di tiga daerah yakni Kota Banjarmasin, Banjarbaru dan Kabupaten Kotabaru.

“Dalam situasi seperti ini tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, harus berkolaborasi karena ini menyangkut nyawa manusia dan jadi tanggung jawab besar bagi semuanya,” tegas Paman Birin.

Sinergitas atau gotong royong lanjutnya, jadi hal yang mutlak dilakukan untuk keluar dari masalah ini.

Dia menyakini, para kepala daerah dan Forkopimda di 13 kabupaten/kota, merupakan orang-orang cerdas yang mampu berkomunikasi mencari solusi terbaik. (mof/ris/ran/ema)


BACA JUGA

Jumat, 17 September 2021 08:32
Pemkab Tanah Laut

Bupati Terima Bantuan Korban Banjir

PELAIHARI - Kepedulian dari berbagai kalangan terhadap bencana banjir yang…

Jumat, 17 September 2021 08:31
Pemkab Tanah Laut

Atlet PON Resmi Dilepas

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut HM Sukamta bersama Ketua Komite…

Jumat, 17 September 2021 08:25
Pemkab Tanah Bumbu

Ahli Waris Menerima Santunan

BATULICIN – Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagri) Kabupaten Tanah Bumbu…

Jumat, 17 September 2021 08:23
Pemkab Tanah Bumbu

Petani Gunung Tinggi Gelar Syukuran

BATULICIN – Kelompok Tani Sejahtera di Kelurahan Gunung Tinggi menggelar…

Kamis, 16 September 2021 19:11

Geram, Risma Sampai Pukul Meja karena Banyak Program Bantuan Tidak Tersalur

BANJARBARU - Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini marah besar ketika…

Kamis, 16 September 2021 19:08

Warga Minta Jembatan Alalak Dibuka Sebelum Diresmikan

BANJARMASIN - Kontrak kerja pekerjaan Jembatan Sungai Alalak resmi berakhir…

Kamis, 16 September 2021 18:57

Suka-Duka Bank Sampah Sekumpul yang Mampu Bertahan Hingga 10 Tahun

Katanya sampah bernilai ekonomis. Namun retorika itu sangat sulit. Terlebih…

Kamis, 16 September 2021 16:02

Wali Kota Banjarbaru Belum Keluarkan Edaran, Meski Pusat Sudah Umumkan PPKM Turun Level

BANJARBARU - Pemerintah pusat melalui Sekretariat Kabinet menginformasikan ada penurunan…

Kamis, 16 September 2021 16:00

Mengobati Rindu Siswa, Penilaian Tengah Semester Dilakukan Tatap Muka

Wajah siswa-siswi SMP di Banjarmasin (15/9) terlihat berseri-seri. Sekian lama…

Kamis, 16 September 2021 15:56

Banjarmasin Pasang Status Waspada Banjir

BANJARMASIN – Hasil koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers