MANAGED BY:
SELASA
19 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 16 September 2021 16:00
Mengobati Rindu Siswa, Penilaian Tengah Semester Dilakukan Tatap Muka
LAGI UJIAN: Siswa dan siswi SMP di Banjarmasin menjalani PTS luring dari 15 sampai 27 September. Foto diambil di SMPN 1 Banjarmasin. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

Wajah siswa-siswi SMP di Banjarmasin (15/9) terlihat berseri-seri. Sekian lama belajar daring, akhirnya mereka bisa kembali ke kelas. Meskipun hanya untuk ujian tengah semester.

***

BANJARMASIN – Penilaian tengah semester (PTS) secara tatap muka itu digelar terbatas. Sesuai dengan surat edaran Dinas Pendidikan Banjarmasin tertanggal 14 September.

Edaran itu merupakan jawaban atas permohonan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SMP Negeri Banjarmasin.
Setelah berkonsultasi dengan wali kota, Kepala Disdik Banjarmasin, Totok Agus Daryanto pun memberikan izin untuk pelaksanaan PTS secara offline.

Ujian digelar dari tanggal 15 sampai 27 September mendatang. Radar Banjarmasin mengunjungi SMPN 9 di Jalan Batu Benawa Raya dan SMPN 1 di Jalan Batu Tiban.

Ujian berjalan lancar. Dalam sehari, hanya satu mata pelajaran yang diujikan. Dibagi dalam tiga sesi, siswa kelas VII sampai IX masuk bergantian.

“Dari jam 8 pagi sampai jam 12 siang. Satu kelas maksimal diisi 15 siswa. Kemudian, siswa juga sudah mengantongi izin orang tua,” kata Kepala SMPN 9, Pahri.

Dijelaskannya, dari 850 siswa ada enam siswa yang tak bisa hadir lantaran berhalangan. Ada yang sedang berada di luar daerah bersama keluarganya. Alhasil, mereka harus mengikuti ujian susulan.

Sedangkan bagi siswa yang tak bisa masuk lantaran sakit, maka orang tuanya diminta datang ke sekolah untuk mengambil naskah soal ujian.

“Lalu dikerjakan oleh siswa di rumah. Kelar itu diserahkan lagi ke sekolah. Karena kami tak bisa mengawasi, kami meminta kejujurannya saja. Kalau secara online, kami takut terkendala jaringan,” tambahnya.

Pahri juga menyebut sebagian besar muridnya telah menjalani vaksinasi, meskipun belum 100 persen. Mengingat ada siswa yang berusia di bawah 12 tahun atau karena baru saja menjalani isolasi mandiri.

Serupa dengan yang terlihat di SMPN 1. Di sini, siswa masuk bergiliran untuk mengikuti PTS offline.

Kepala sekolah Gusti Khairur Rahman menjelaskan, pihaknya tidak menyediakan PTS online. Artinya, bagi yang tak bisa berhadir mesti mengikuti ujian susulan.

Alasannya, tak efisien menyiapkan ujian daring karena pesertanya terlalu sedikit. “Cuma sekitar delapan orang saja yang tidak bisa berhadir (di ujian sekolah),” ucapnya.

Lebih jauh, ia melihat sambutan antusias dari siswa dan orang tua.

Sebelumnya, siswanya juga sudah mendatangi puskesmas-puskesmas untuk menerima vaksin COVID-19. Maka ia yakin penularan masif di sekolahnya bisa dicegah.

“PTM telah menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu. Karena kemarin sudah sempat PTM tapi kembali dihentikan,” ujarnya. Dihentikan lantaran pemerintah pusat menetapkan status PPKM level 4 untuk Banjarmasin.

“Siswa dan guru sudah jenuh luar biasa karena tak bisa turun ke sekolah,” tutup Khairur.
Lantas, bagaimana tanggapan para siswa? Tentu bahagia. Bisa mengobati rindu anak-anak untuk kembali ke sekolah.

“Jadi lebih bersemangat mengerjakan soal ujian,” ucap Angelica Caroline, siswi kelas VIII SMPN 9.

Angelica juga tak khawatir dengan corona. Semua berkat perlindungan ganda dari prokes dan vaksin. “Kalau pesan orang tua, selalu rajin cuci tangan, jaga jarak dan jangan berkerumun,” tambahnya.

Senada dengan siswi SMPN 1, Nazila. Saking semangatnya kembali ke sekolah, ia menyebut soal ujian mendadak menjadi mudah.

“Orang tua di rumah menyuruh membawa hand sanitizer sendiri dan jangan pernah melepas masker kecuali sangat perlu,” ungkapnya. (war/at/fud)

Disdik Langsung Tancap Gas

SELEPAS PTS offline, Dinas Pendidikan Banjarmasin mengalihkan fokusnya ke pembelajaran tatap muka (PTM). Pembukaan sekolah serentak itu ditarget mencakup PAUD, SD dan SMP di bawah naungan Disdik.

Karena ujian tengah semester berakhir pada 27 September, maka sepekan setelah liburan, PTM bisa digelar pada awal Oktober mendatang.

“Setelah PTS, maka langsung PTM. Hal yang sama juga berlaku untuk jenjang SD,” kata Kepala Disdik Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, kemarin (15/9).

PTS untuk SD baru dimulai pada 20 September nanti. Juga secara offline dan berlangsung selama sepekan.

Disdik berani memasang target itu lantaran Banjarmasin sudah keluar dari PPKM level 4. Sesuai aturan, level 3 cukup untuk menggelar PTM secara terbatas.

Namun, Totok menekankan, bukan berarti pemko meremehkan pandemi. “Bila ada siswa yang tertular COVID-19, PTM di sekolah bersangkutan bakal segera dihentikan selama 14 hari,” tegasnya. Dengan catatan terbukti penularan terjadi di lingkungan sekolah.

Terpisah, Radar Banjarmasin mengkonfirmasi kesiapan PTM kepada Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SMP, Saifuddin Zuhri.

Ia menunggu saja perintah dari Disdik. “Bila diinstruksikan PTM, kami siap saja. Sudah sejak jauh-jauh hari kami menyiapkan diri,” yakinnya. (war/fud/ema)


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 14:35

Jembatan Basit Baru Ditutup Langsung Macet, Demi Jokowi Lubang Jalan pun Ditambal

BANJARMASIN - Pasca ditutupnya satu lajur di Jembatan Basit, kemarin…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:31

SMA/SMK Perdana Belajar Tatap Muka, Tidak Ada Istirahat, Makan pun di Kelas

BANJARBARU - Sejumlah SMA/SMK piloting di Kalsel, kemarin (18/10) akhirnya…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:29

Pandemi Melandai, Festival Budaya Terapung Bisa Terlaksana

Pandemi yang melandai membuat sektor pariwisata akhirnya bergeliat lagi. Festival…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:12

Al Jihad Sudah Cabut Stiker Pembatas Saf, Sabilal Muhtadin Belum

BANJARMASIN - Tidak hanya Masjidil Haram dan Masjid Nabawi saja…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:07

Waga Heran, Jalan Amblas Dekat Galian PDAM, Pekerja Menduga Gara-gara ini

BANJARMASIN - Warga Kampung Melayu Darat, Randin mengaku heran. Lubang…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:59

Ibnu Sina - Rusian Bersaing Ketat Dibursa Calon Ketua Demokrat Kalsel

BANJARMASIN - Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Demokrat  Kalsel digelar…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:54

Jembatan Antasari Bakal Ditutup Total, ini Alasannya

BANJARMASIN - Sudah berusia tua dan tak lagi mulus, Jembatan…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:47

Antisipasi Banjir, Longsor dan Putting Beliung, ini yang Dilakukan BPBD HSS

KANDANGAN – Untuk mengantisipasi bencana banjir dan tanah longsor sampai…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:45

Harga Batubara Melonjak, Tambang Liar di Tanah Bumbu Makin Marak

TANBU - Penambangan batu bara ilegal kembali marak terjadi. Hal…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:38

Akses Darat di Kuripan Marabahan Akhirnya Terbuka

MARABAHAN - Program prioritas jalan Kutabamara (Kuripan-Tabukan-Bakumpai-Marabahan) terus digenjot.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers