MANAGED BY:
SELASA
19 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 16 September 2021 16:02
Wali Kota Banjarbaru Belum Keluarkan Edaran, Meski Pusat Sudah Umumkan PPKM Turun Level
KENA SANKSI: Dua remaja kedapatan tak memakai masker ketika pemeriksaan giat PPKM level IV di Kota Banjarbaru beberapa waktu lalu. | Foto: Muhammad Rifani/Radar Banjarmasin

BANJARBARU - Pemerintah pusat melalui Sekretariat Kabinet menginformasikan ada penurunan level PPKM di Kota Banjarbaru. Yang mana, dari hasil evaluasi mingguan, Banjarbaru tak lagi di level IV.

Kendati kabar ini sudah menyebar cepat dan sudah dikantongi warga Banjarbaru kebanyakan. Pemerintah Kota Banjarbaru sampai kemarin belum mengeluarkan edaran resmi ihwal penurunan tersebut.

Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin ketika dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa secara resminya ia tak bisa ujug-ujug memproklamirkannya. Sebab, menurutnya ia belum menerima instruksi resmi tertulis dari pusat.

"Memang dari berita yang kita ketahui bahwa ada penurunan level di Banjarbaru. Dari Sekretariat Kabinet juga berita yang kita terima bahwa ada assessment lanjutan dan turun level," jawabnya.

Saat ini, Pemko dan juga unsur Forkopimda Banjarbaru tegas Aditya masih menunggu instruksi resmi berupa inmendagri. Yang mana selama ini jadi dasar penentuan status PPKM di daerah.

"Yang jelas kita masih menunggu keputusan resmi pemerintah pusat. Jika inmendagrinya sudah keluar, maka kita akan keluarkan edaran dan pemberitahuan, termasuk soal tata cara pelaksanaannya," tambahnya.

Selain keputusan dari inmendagri, yang sangat penting untuk diketahui dan ditunggu ucapnya adalah ihwal apa saja perubahan aturan-aturan yang berubah. Mengingat, penurunan level menurutnya tentu ada penyesuaian lagi.

"Ya termasuk aturan atau poin-poin pembatasannya. Untuk sekarang kita belum mengetahui seperti apa, makanya menunggu instruksi pusat dulu. Kita berharap tentu ada penyesuaian lagi," harapnya.

Ditanya kemungkinan faktor apa yang memengaruhi penurunan level di Banjarbaru dari assessment pusat. Aditya sendiri menilai jika indikator-indikator di Banjarbaru terus perlahan melandai.

"Angka persentase BOR (Bed Occupancy Ratio) di RS kita turun drastis, terakhir berada di 10 persen dengan rincian pasien Covid-19 yang dirawat ada 9 orang, ini jauh turun," jelasnya.

Selain BOR di RS rujukan Covid-19, Positivity Rate atau kasus aktif di Banjarbaru sebut Aditya juga ikut turun. Yang mana sekarang menurutnya angka kasus aktif berada di kisaran 350 kasus aktif dari sebelumnya mencapai 1600 per pekannya.

"Sekarang juga capaian vaksinasi kita terbilang tinggi yakni di angka 37 persen. Semoga ini terus membaik ke depannya, ini semua berkat kerjasama semua pihak dan stakeholder," tuntasnya. (rvn/bin/ema)


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 14:35

Jembatan Basit Baru Ditutup Langsung Macet, Demi Jokowi Lubang Jalan pun Ditambal

BANJARMASIN - Pasca ditutupnya satu lajur di Jembatan Basit, kemarin…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:31

SMA/SMK Perdana Belajar Tatap Muka, Tidak Ada Istirahat, Makan pun di Kelas

BANJARBARU - Sejumlah SMA/SMK piloting di Kalsel, kemarin (18/10) akhirnya…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:29

Pandemi Melandai, Festival Budaya Terapung Bisa Terlaksana

Pandemi yang melandai membuat sektor pariwisata akhirnya bergeliat lagi. Festival…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:12

Al Jihad Sudah Cabut Stiker Pembatas Saf, Sabilal Muhtadin Belum

BANJARMASIN - Tidak hanya Masjidil Haram dan Masjid Nabawi saja…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:07

Waga Heran, Jalan Amblas Dekat Galian PDAM, Pekerja Menduga Gara-gara ini

BANJARMASIN - Warga Kampung Melayu Darat, Randin mengaku heran. Lubang…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:59

Ibnu Sina - Rusian Bersaing Ketat Dibursa Calon Ketua Demokrat Kalsel

BANJARMASIN - Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Demokrat  Kalsel digelar…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:54

Jembatan Antasari Bakal Ditutup Total, ini Alasannya

BANJARMASIN - Sudah berusia tua dan tak lagi mulus, Jembatan…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:47

Antisipasi Banjir, Longsor dan Putting Beliung, ini yang Dilakukan BPBD HSS

KANDANGAN – Untuk mengantisipasi bencana banjir dan tanah longsor sampai…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:45

Harga Batubara Melonjak, Tambang Liar di Tanah Bumbu Makin Marak

TANBU - Penambangan batu bara ilegal kembali marak terjadi. Hal…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:38

Akses Darat di Kuripan Marabahan Akhirnya Terbuka

MARABAHAN - Program prioritas jalan Kutabamara (Kuripan-Tabukan-Bakumpai-Marabahan) terus digenjot.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers