MANAGED BY:
MINGGU
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Jumat, 17 September 2021 13:38
Shafa Nur Anisa, Putri Cilik Kalsel 2021 dari Tapin

Terasa Spesial Karena Desain Baju Dari Ibu

MEMBANGGAKAN: Shafa Nur Anisa berhasil memborong tiga gelar pada Pemilihan Putri Cilik Kalsel 2021. | FOTO: IST

Shafa Nur Anisa menorehkan prestasi membanggakan untuk Kabupaten Tapin. Ia berhasil meraih terbaik pada pemilihan Putri Cilik Kalimantan Selatan 2021. Seperti apa perjuangannya?

-- Oleh: RASIDI FADLI, Rantau

Minggu 12 September tadi merupakan hari yang bahagia buat Shafa Nur Anisa. Remaja berumur 12 tahun ini berhasil jadi yang terbaik pada pemilihan Putri Cilik Kalsel 2021.

Tak tanggung-tanggung ada tiga gelar diborongnya. Gelar utama sebagai putri cilik Kalsel 2021, putri cilik Kalsel Sosial Media 2021, dan putri cilik Kalsel Favorit 2021.

Shafa begitu panggilan akrabnya, sempat tidak menyangka dirinya bisa meraih yang terbaik. Menurutnya persaingan antar peserta begitu ketat. Dari segi bakat maupun lenggok di catwalk semua peserta sangat bagus."Tapi Alhamdulillah saya jadi terbaik pada pemilihan bergengsi ini," jelas dara kelahiran 7 Agustus 2008 silam.

Dia mengakui perjalanan untuk menang dalam pemilihan ini cukup berliku. Sebelum ikut karantina dan malam grand final, dia terlebih dahulu membuat beberapa video promosi.

"Persiapan juga sangat intensif, mulai berlatih publik speaking, catwalk maupun pengetahuan lainnya," tutur putri tunggal pasangan Achmad Ebet Riadi dan Fathurrahmah ini. Belum lagi menjawab pertanyaan-pertanyaan dari juri.
.

"Jujur saat menjawab pertanyaan sedikit tegang, tapi alhamdulillah bisa dengan lancar, karena sebelumnya memang giat belajar," beber siswi Kelas 6 SDN Rangda Malingkung 1.

Pengalaman yang tidak bisa dilupakan yakni saat karantina. Banyak yang dipelajari di sana mulai dari beauty class, publik speaking, personal branding, catwalk dan pageant dan deep interview."Banyak ilmu yang saya dapatkan," akunya.

Prestasi yang diraih terasa spesial buat Shafa, karena baju yang dipakainya saat malam grand final, merupakan desain dari ibunya."Sangat berterimakasih kepada kedua orang tua dan masyarakat Tapin yang sudah membantu sekaligus mendukung saya," ungkapnya.

Lantas bagaimana persiapan mewakili Kalsel tingkat Nasional pada ajang yang sama, Shafa mengaku akan lebih giat belajar. Terutama dalam pengetahuan umum."Yang lebih penting, belajar dengan tekun bahasa Inggris," tutur pemmbaca buku dan penghobi olahraga ini.

Sementara Achmad Ebet Riadi, merasa bangga atas prestasi yang diraih putri semata wayangnya. Apalagi prestasi ini mengharumkan Bumi Ruhuy Rahayu."Kedepannya semoga Shafa bisa terus mengukir prestasi yang terbaik bagi keluarga maupun Banua," jelasnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Publikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Tapin ini menceritakan anaknya memang sering berprestasi.

"Dari kelas 1 sampai 6 selalu juara kelas, pernah juga juara fashion pemanfaatan barang bekas se-Tapin, pernah juara tiga lomba etnik budaya se-Kalsel dan banyak lagi yang lainnya," tuturnya yang mengatakan sebagai orang tua, ia dan istrinya selalu mendukung penuh aktivitas positif Shafa.(by/ran)


BACA JUGA

Jumat, 22 Oktober 2021 17:21

Cerita Jarkuni si Penarik Becak, Wong Cilik dengan Pesan Besar

Sebagai penarik becak, kehidupan Jarkuni memang serba sulit. Tapi bukan…

Sabtu, 16 Oktober 2021 15:26

Dari Banjar Mural Festival 2021; Menggantung Harapan di Dinding Beton

Di depan penonton, sosok seniman perempuan itu tampil mengumbar senyum.…

Rabu, 13 Oktober 2021 16:13

Noer Arief, Imam Masjid yang Sukses Bisnis Budidaya Lebah Kelulut

Selalu ada jalan untuk usaha apapun. Intinya kegigihan dan ketelatenan.…

Rabu, 13 Oktober 2021 15:56

Baru Kulit, Belum Menyentuh Isi

Parang Bungkul dan Lais adalah nama senjata tajam yang populer…

Selasa, 12 Oktober 2021 14:52

Si Pencabut 40 Nyawa

Parang tua itu tampak berkarat dimakan usia. Dipajang tanpa gagang…

Jumat, 08 Oktober 2021 15:16

Dulu Kandang Itik, Sekarang Tempat Lahirnya Hafiz Quran

Pondok Pesantren (Ponpes) Dhiyaul Ulum berdiri tahun 2019. Di lokasi…

Jumat, 08 Oktober 2021 13:56

Beda Anak Dulu dan Sekarang

Usianya sudah 66 tahun. Tetap setia mengajar anak kampung mengaji.…

Rabu, 06 Oktober 2021 10:37

Nasib Guru Pendidikan Agama Islam yang Terancam Tak Diperpanjang Kontraknya

Memakai seragam hitam putih dan peci hitam, Fahriadi berjalan pelan…

Kamis, 30 September 2021 09:59

Kala Ilung Tutup Semua Rawa di Paminggir, Penumpang Sampai Terpaksa Bermalam di Kapal

Kecamatan Paminggir hanya bisa diakses dengan angkutan sungai. Nah bagaimana…

Rabu, 29 September 2021 12:48

Berpenghasilan Rp600ribu Perbulan Untuk Biaya Sekolah

Mungkin Nurman bisa menjadi inspirasi pelajar lain. Memanfaatkan lingkungan sekitar,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers