MANAGED BY:
RABU
20 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Jumat, 17 September 2021 18:45
Sebentar Lagi Wisata Kampung Kuin Kacil Dibuka

Terkadang Disangka Bukan Wilayah Banjarmasin

PESONA KUIN KACIL: Jalan kampung dilukis. Dihiasi jukung dan tanggui. Kuin Kacil siap menyambut para wisatawan. | FOTO: ENDANG SYARIFUDDIN/RADAR BANJARMASIN

Dulu Kuin Kacil cuma daerah terpencil di pinggiran kota. Sekarang kampung di Banjarmasin Selatan itu sedang bersolek untuk menjadi objek wisata alam.

-- Oleh: ENDANG S, Banjarmasin

Soal jarak, kampung di Kelurahan Mantuil itu dekat saja. Hanya empat kilometer dari pusat kota. Masalahnya cuma jalan-jalan yang dilalui masih rusak.

Patokan paling gampang, setelah gerbang Jembatan Antasan Pulau Bromo, belok saja ke kiri. Ikuti jalan sampai bertemu pertigaan. Dari situ ambil kanan.

Ketika penulis mampir, Scout 3 Penjuru bersama warga tampak sibuk mengecat jalan. Ada pula yang membenahi jembatan.

Scout 3 Penjuru merupakan tim yang membantu Pemko Banjarmasin dan masyarakat di sana dalam menata lingkungannya.

Jika Anda bosan dengan pemandangan urban perkotaan, lanskap di sini sungguh menyegarkan. Selain masih asri, ada tempat makan di tengah sawah dan mini outbound. Ditambah sejumlah spot foto untuk ber-selfie.

“Prosesnya sudah 70 persen,” kata perwakilan Scout 3 Penjuru, Hendri Gunadi, Rabu (15/9).

Diceritakannya, pengembangan kampung wisata ini digagas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarmasin. Mulai dikerjakan sejak awal September tadi.

Jika tak ada aral, penataan kampung seluas 360 ribu meter persegi itu selesai pada 20 September. Bukan rampung sepenuhnya, karena penggarapannya bertahap.

“Saat ini yang digarap baru 5 ribu meter persegi,” sebutnya.

Untuk menjadi destinasi wisata alam, Kuin Kacil didukung banyak faktor. Seperti lingkungan yang masih hijau dan udaranya sejuk, adatnya juga masih kuat. Terutama dalam tradisi menanam dan memanen padi.

Ditambah dengan dukungan pokdarwis (kelompok sadar wisata) setempat. Jika potensi ini dilewatkan, tentu sayang.

Sementara itu, Ketua RT 14 Mantuil, Ifansyah mengatakan, warganya bersemangat karena pariwisata bakal meningkatkan taraf perekonomian mereka. “Warga bisa membuka usaha untuk menyambut pelancong,” ujarnya.

Diakuinya, masyarakat di pusat kota banyak yang belum menyadari bahwa Kuin Kacil merupakan bagian dari Banjarmasin.

Terkadang orang salah paham, mengira kampung ini masuk wilayah Kabupaten Banjar. “Semoga kampung kami terus berkembang,” harapnya. (fud/ema) 


BACA JUGA

Sabtu, 16 Oktober 2021 15:26

Dari Banjar Mural Festival 2021; Menggantung Harapan di Dinding Beton

Di depan penonton, sosok seniman perempuan itu tampil mengumbar senyum.…

Rabu, 13 Oktober 2021 16:13

Noer Arief, Imam Masjid yang Sukses Bisnis Budidaya Lebah Kelulut

Selalu ada jalan untuk usaha apapun. Intinya kegigihan dan ketelatenan.…

Rabu, 13 Oktober 2021 15:56

Baru Kulit, Belum Menyentuh Isi

Parang Bungkul dan Lais adalah nama senjata tajam yang populer…

Selasa, 12 Oktober 2021 14:52

Si Pencabut 40 Nyawa

Parang tua itu tampak berkarat dimakan usia. Dipajang tanpa gagang…

Jumat, 08 Oktober 2021 15:16

Dulu Kandang Itik, Sekarang Tempat Lahirnya Hafiz Quran

Pondok Pesantren (Ponpes) Dhiyaul Ulum berdiri tahun 2019. Di lokasi…

Jumat, 08 Oktober 2021 13:56

Beda Anak Dulu dan Sekarang

Usianya sudah 66 tahun. Tetap setia mengajar anak kampung mengaji.…

Rabu, 06 Oktober 2021 10:37

Nasib Guru Pendidikan Agama Islam yang Terancam Tak Diperpanjang Kontraknya

Memakai seragam hitam putih dan peci hitam, Fahriadi berjalan pelan…

Kamis, 30 September 2021 09:59

Kala Ilung Tutup Semua Rawa di Paminggir, Penumpang Sampai Terpaksa Bermalam di Kapal

Kecamatan Paminggir hanya bisa diakses dengan angkutan sungai. Nah bagaimana…

Rabu, 29 September 2021 12:48

Berpenghasilan Rp600ribu Perbulan Untuk Biaya Sekolah

Mungkin Nurman bisa menjadi inspirasi pelajar lain. Memanfaatkan lingkungan sekitar,…

Senin, 27 September 2021 13:11

Geliat Bisnis Benda Pusaka di Banjarmasin, Disukai Tak Sekadar karena Hikmah

Sejak dahulu, lumrah mengaitkan benda pusaka dengan hikmah. Seiring waktu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers