MANAGED BY:
SELASA
19 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 18 September 2021 09:45
Pemkab Tanah Laut
3000 Vaksin Untuk Ponpes dan Madrasah Di Tanah Laut
BERSAMA: Foto bersama Bupati Tala HM Sukamta dengan Kabinda Kalse serta jajaran Forkopimda Tala setelah mengikuti monitoring vaksinasi secara virtual oleh Presiden Joko Widodo | Foto: Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin

PELAIHARI - Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mencapai herd immunity di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes), Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Kalsel bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel menggelar vaksinasi massal. 

Vaksinasi ini dilaksanakan di Gedung Ponpes Asy Syuhada Putri Pelaihari, Kamis (16/9) dihadiri langsung oleh Kepala Badan Intelejen Negara (Kabinda) Daerah Kalsel dan Bupati Tanah Laut HM Sukamta serta jajaran Forkopimda Tanah Laut.

Kegiatan vaksinasi massal ini tidak hanya dilakukan di Kabupaten Tanah Laut, tetapi juga dilakukan di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar (Martaputa) untuk provinsi Kalsel.

"Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama antara BIN Daerah Kalsel, Pemkab Tanah Laut, Pemprov Kalsel, dan Ponpes yang ada di Tanah Laut," ucap Kabinda Kalsel Brigjen Pol Dr Heri Armanto Sutikno, SH., M.Si setelah mengikuti kegiatan monitoring vaksinasi massal oleh Presiden Republik Indonesia secara virtual.

Selanjutnya, Heri mengatakan vaksinasi yang diberikan sebanyak 3000 dosis dan berjalan dengan lancar. Khusus kegiatan vaksinasi di Ponpes Asy Syuhada, diberikan kepada 1100 santri dan santriwati yang terbagi dibeberapa Ponpes disekitar Ponpes Asy Syuhada.

"Seperti Ponpes Darul Qur'an, MTsN 4 Tanah Laut, MAN Insan Cendekia, Ponpes Syirajul Huda," sebutnya.

Kegiatan vaksinasi ini tidak hanya dilaksanakan di Ponpes yang berada di Kecamatan Pelaihari, tetapi juga dilaksanakan di Ponpes luar Pelaihari, seperti Ponpes Darussalim Bati-Bati dan Ponpes Nurul Hijrah Jorong.

"Ponpes Bati-Bati 200 dosis, Ponpes Nurul Hijrah Jorong 300 dosis dan MTsN 2 sebanyak 450 dosis. Kemudian di Kabupaten Banjar kita juga melakukan vaksinasi secara door to door, khususnya masyarakat slum area atau daerah kumuh itu sebanyak 1500 dosis dan juga di Banjarmasin tepatnya di Kecamatan Banjarmasin Selatan juga sebanyak 1500 dosis," ungkap Heri.

Kabinda Kalsel ini menargetkan vaksinasi selesai selama dua hari, yaitu dari hari Kamis hingga hari Jum'at,"Apabila target vaksinasi belum tercapai, maka akan dilanjutkan ke hari berikutnya, sehingga target vaksinasi sebanyak 6000 secara keseluruhan bisa tercapai," tutupnya.

Sementara itu, Bupati Tanah Laut mengucapakan terimakasih kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan jajaran BIN yang sudah memprogramkan vaksinasi di Ponpes.

"Ini sudah sejak lama menjadi kerisauan kita mengenai vaksinasi di Ponpes, kita ingin melindungi para Kyai, Ulama, Ustadz, Ustadzah, dan Santrinya. Karena santri-santri ini akan menjadi calon ulama-ulama kita, ini yang harus kita lindungi," ucapnya.

Orang nomor satu di Tanah Laut ini berharap seluruh Ponpes di Tanah Laut dapat melakukan vaksinasi, sehingga pembelajaran tatap muka (PTM) bisa dilaksanakan dengan aman.

"Pembelajaran Ponpes berbeda dengan pembelajaran di sekolah umum, ada hal-hal yang tidak bisa dilakukan secara daring. Kita berharap Ponpes yang lain segera mengikuti langkah Ponpes Asy Syuhada, Darussalim, Nurul Hijrah dan Sirajul Huda untuk melakukan vaksinasi," harapnya.

Lebih lanjut Sukamta mengatakan, apabila Tanah Laut mendapatakan vaksin yang cukup, maka seluruh sekolah umum terutama SLTP dan SLTA kita wajibkan melaksanakan vaksinasi.

"Mereka yang tidak vaksin, maka pembelajaran tetap daring, sedangkan yang sudah vaksin  pembelajaran dapat dilakukan secara PTM," tegasnya.

Pimpinan Ponpes Asy Syuhada Ahmad Syarifuddin berharap dengan dilaksanakannya vaksinasi ini, PTM di Ponpes Asy Syuhada dapat dilaksanakan dengan baik. (sal/ema)


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 14:35

Jembatan Basit Baru Ditutup Langsung Macet, Demi Jokowi Lubang Jalan pun Ditambal

BANJARMASIN - Pasca ditutupnya satu lajur di Jembatan Basit, kemarin…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:31

SMA/SMK Perdana Belajar Tatap Muka, Tidak Ada Istirahat, Makan pun di Kelas

BANJARBARU - Sejumlah SMA/SMK piloting di Kalsel, kemarin (18/10) akhirnya…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:29

Pandemi Melandai, Festival Budaya Terapung Bisa Terlaksana

Pandemi yang melandai membuat sektor pariwisata akhirnya bergeliat lagi. Festival…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:12

Al Jihad Sudah Cabut Stiker Pembatas Saf, Sabilal Muhtadin Belum

BANJARMASIN - Tidak hanya Masjidil Haram dan Masjid Nabawi saja…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:07

Waga Heran, Jalan Amblas Dekat Galian PDAM, Pekerja Menduga Gara-gara ini

BANJARMASIN - Warga Kampung Melayu Darat, Randin mengaku heran. Lubang…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:59

Ibnu Sina - Rusian Bersaing Ketat Dibursa Calon Ketua Demokrat Kalsel

BANJARMASIN - Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Demokrat  Kalsel digelar…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:54

Jembatan Antasari Bakal Ditutup Total, ini Alasannya

BANJARMASIN - Sudah berusia tua dan tak lagi mulus, Jembatan…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:47

Antisipasi Banjir, Longsor dan Putting Beliung, ini yang Dilakukan BPBD HSS

KANDANGAN – Untuk mengantisipasi bencana banjir dan tanah longsor sampai…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:45

Harga Batubara Melonjak, Tambang Liar di Tanah Bumbu Makin Marak

TANBU - Penambangan batu bara ilegal kembali marak terjadi. Hal…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:38

Akses Darat di Kuripan Marabahan Akhirnya Terbuka

MARABAHAN - Program prioritas jalan Kutabamara (Kuripan-Tabukan-Bakumpai-Marabahan) terus digenjot.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers