MANAGED BY:
RABU
20 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 21 September 2021 14:18
Indikator Menurun tapi Status Malah Naik, Semua Bingung Level PPKM

BANJARMASIN - Prediksi optimistis Satgas Covid-19 Kalsel tak terbukti. Banjarmasin dan Banjarbaru masih berstatus PPKM level 4 atau diperpanjang kembali hingga 4 Oktober mendatang. Menariknya, malah Kotabaru yang dinyatakan turun ke level 3.

Padahal sepekan lalu, Banjarmasin dan Banjarbaru disampaikan Menko Perekonomian yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartanto sudah turun ke level 3. Sebaliknya, Kotabaru bertahan di level 4.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalsel M Muslim mengaku bingung soal penetapan status PPKM hasil evaluasi dari pemerintah pusat kemarin. “Bingung juga saya kalau itu benar. Memang sampai ini saya belum menerima surat pemberitahuannya,” ucap Muslim.

Dia menegaskan, dari hasil asessmen bersama Kementerian Kesehatan pada 16 September lalu, untuk Banjarmasin dan Banjarbaru dinyatakan turun level. “Ini yang membuat saya bingung dan belum bisa menjawab panjang lebar,” imbuhnya.

Dia meminta menunggu kepastian dari pemerintah pusat soal ini. Berikut beberapa catatannya. “Kita tunggu besok,” tandasnya.

Sebelumnya, Muslim meyakini Kotabaru yang pada pekan lalu masih dinyatakan level 4 akan turut turun ke level 3 mengikuti Banjarmasin dan Banjarbaru. Dasarnya adalah, kasus Covid-19 di Kotabaru disebut sudah mulai tertangani. Baik transmisi penularan, hingga kapasitas responnya.

Sementara, Airlangga dalam konferensi persnya Senin (20/9) petang menyampaikan, dua kota di Kalsel, yakni Banjarmasin dan Banjarbaru masih berstatus level 4. Diberlakukan hingga 4 Oktober mendatang.

Dia menjelaskan, PPKM level 4 masih diberlakukan di 10 kabupaten/kota, karena terkait dengan aglomerasi, jumlah penduduk, maupun tingkat vaksinasi masih di bawah 50 persen.

Adapun daerah yang masih melaksanakan PPKM Level 4 selain Banjarmasin dan Banjarbaru adalah Aceh Tamiang, Pidie (Aceh), Bangka (Bangka Belitung); Padang (Sumatera Barat), Balikpapan, Kutai Kartanegara (Kalimantan Timur); Tarakan dan Bulungan (Kalimantan Utara).

Di Banjarmasin sendiri, untuk capaian vaksinasi memang masih di bawah 50 persen. Atau tepatnya 34,51 persen per Minggu (19/9). Rinciannya, vaksin pertama baru 43,73 persen, vaksin kedua 25,43 persen dan vaksin ketiga baru 0,74 persen.

Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin juga ikut mempertanyakan status PPKM Kota Banjarbaru. "Kami tidak memahami indikator yang menjadikan Banjarbaru masih tetap berada di level 4," ujarnya kemarin.

Wakil Wali Kota Wartono juga mengaku masih bingung atas apa yang membuat Banjarbaru ditetapkan pada level atas pembatasan itu. Jika dilihat, indikator capaian vaksinasi masyarakat, persentase BOR dan angka kematian yang relatif menurun--tak ada alasan Banjarbaru level 4.

Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa perpanjangan PPKM kembali dilakukan guna menjaga momentum pengendalian pandemi virus Corona di tanah air.

Luhut mengatakan, PPKM akan terus dilaksanakan hingga seluruh indikator menunjukkan level yang aman. Seluruh pelaksanaan PPKM akan dievaluasi rutin secara mingguan dan keputusan perpanjangan atau penurunan level PPKM pada wilayah pulau Jawa dan Bali akan dilakukan setiap 2 minggu sekali dari semula seminggu sekali. Sementara wilayah lain di luar Jawa dan Bali akan ditetapkan tetap setiap 2 minggu sekali.

"Pandemi COVID-19 di Indonesia telah terkendali. Tetapi presiden mengingatkan kami agar super waspada. Bukan tidak mungkin ada gelombang ketiga," kata Luhut dalam paparan media yang digelar secara virtual, Senin (20/9/2021).

Adapun dalam pengumuman kali ini disampaikan bahwa ada penambahan jumlah kawasan yang turun ke PPKM level 3, bahkan ada juga yang turun ke level 2. "Tak ada lagi kabupaten kota di Jawa-Bali yang berada di level 4," sambung Luhut.

Sementara, pada wilayah dengan status PPKM Level 3 dan 2, ada sejumlah pelonggaran pembatasan yang diberikan. Bioskop boleh beroperasi namun dengan batasan kapasitas 50% dan hanya mereka yang berkategori hijau pada aplikasi PeduliLindungi boleh masuk. (mof/by/ran)


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 14:35

Jembatan Basit Baru Ditutup Langsung Macet, Demi Jokowi Lubang Jalan pun Ditambal

BANJARMASIN - Pasca ditutupnya satu lajur di Jembatan Basit, kemarin…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:31

SMA/SMK Perdana Belajar Tatap Muka, Tidak Ada Istirahat, Makan pun di Kelas

BANJARBARU - Sejumlah SMA/SMK piloting di Kalsel, kemarin (18/10) akhirnya…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:29

Pandemi Melandai, Festival Budaya Terapung Bisa Terlaksana

Pandemi yang melandai membuat sektor pariwisata akhirnya bergeliat lagi. Festival…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:12

Al Jihad Sudah Cabut Stiker Pembatas Saf, Sabilal Muhtadin Belum

BANJARMASIN - Tidak hanya Masjidil Haram dan Masjid Nabawi saja…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:07

Waga Heran, Jalan Amblas Dekat Galian PDAM, Pekerja Menduga Gara-gara ini

BANJARMASIN - Warga Kampung Melayu Darat, Randin mengaku heran. Lubang…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:59

Ibnu Sina - Rusian Bersaing Ketat Dibursa Calon Ketua Demokrat Kalsel

BANJARMASIN - Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Demokrat  Kalsel digelar…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:54

Jembatan Antasari Bakal Ditutup Total, ini Alasannya

BANJARMASIN - Sudah berusia tua dan tak lagi mulus, Jembatan…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:47

Antisipasi Banjir, Longsor dan Putting Beliung, ini yang Dilakukan BPBD HSS

KANDANGAN – Untuk mengantisipasi bencana banjir dan tanah longsor sampai…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:45

Harga Batubara Melonjak, Tambang Liar di Tanah Bumbu Makin Marak

TANBU - Penambangan batu bara ilegal kembali marak terjadi. Hal…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:38

Akses Darat di Kuripan Marabahan Akhirnya Terbuka

MARABAHAN - Program prioritas jalan Kutabamara (Kuripan-Tabukan-Bakumpai-Marabahan) terus digenjot.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers